7 Planet Paling Ekstrem di Alam Semesta

Liberty Jemadu

Selasa, 13 Juni 2017 | 14:54 WIB
7 Planet Paling Ekstrem di Alam Semesta
Ilustrasi planet-planet di antariksa (Shutterstock).

Suara.com - Baru-baru ini para ilmuwan mengumumkan keberadaan sebuah planet terpanas yang pernah ditemukan di dalam sejarah. KELT-9b, nama planet itu bahkan lebih panas dari beberapa bintang di alam semesta.

Tetapi eksplorasi alam semesta yang kini masih berlangsung sebenarnya telah menemukan banyak hal aneh, yang sebelumnya tak terbayangkan oleh para penghuni Bumi.

Berikut adalah tujuh planet paling ekstrem yang pernah ditemukan manusia dalam sejarah:

1. Planet Terpanas
Penemuan KELT-9b pertama kali dibahas oleh para ilmuwan dalam jurnal Nature pada awal Juni ini. Suhu di permukaannya diperkirakan sekitar 4.300 derajat Celcius, lebih panas dari suhu permukaan sejumlah bintang di alam semesta.

KELT-9b mengorbit bintang induk yang bernama KELT-9. Ukuran bintang ini 2,5 kali lebih besar dibanding Matahari kita dan suhunya sekitar 10.000 derajat Celcius.

KELT-9b sendiri mengorbiti induknya, KELT-9, pada jarak yang jauh lebih dekat dibandingkan dengan jarak antara Merkurius dengan Matahari. Dalam tata surya kita, Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan Matahari.

Jarak antara Merkurius dengan Matahari sekitar 57,9 juta km. Suhu di permukaan Merkurius pada siang hari sekitar 430 derajat Celcius, sementara suhu permukaan Matahari sendiri sekitar 5.500 derajat Celcius.

Saat ini belum diketahui pasti jarak antara KELT-9b dengan induknya, tetapi ia hanya butuh waktu 1,5 hari untuk mengitari KELT-9; bandingkan dengan Merkurius yang butuh 88 hari untuk mengelilingi Matahari.

KELT-9b sendiri adalah tipe planet gas, seperti Yupter.

2. Planet Terdingin
Juga dinamai "Hoth", nama sebuah planet berpermukaan es dalam film "Star Wars", OGLE-2005-BLG-390Lb merupakan planet terdingin yang pernah ditemukan manusia di alam semesta.

Suhu di permukaan planet, yang ukurannya 5,5 kali besar Bumi, sekitar -223 derajat Celcius.

Jarak OGLE-2005-BLG-390Lb dari bintang induknya sebenarnya tak begitu jauh. Jika dibandingkan dengan tata surya kita, OGLE-2005-BLG-390Lb kira-kira berada di antara Mars dan Yupiter.

Yang membuatnya lebih dingin adalah induknya sendiri, sebuah bintang kerdil berukuran kecil, dan bersuhu dingin.

OGLE-2005-BLG-390Lb diperkirakan tak memiliki atsmofer, apalagi kehidupan, karena semua gas di sekitar permukaan planet itu membeku.

3. Planet Terbesar
Bintang biasanya berukuran lebih besar dari planet-planet yang mengindukinya. Tak hanya itu, bintang biasanya menyala atau terbakar akibat proses fusi yang dipicu oleh gaya gravitasi besar di intinya.

Matahari kita, misalnya, berkobar-kobar akibat proses fusi yang mengubah hidrogen menjadi helium.

Tetapi ada juga bintang yang disebut "brown dwarf", yang ukurannya cukup besar untuk memicu proses fusi, tetapi sekaligus tak cukup besar untuk mempertahankan pembakaran tersebut.

Planet DENIS-P J082303.1-491201 b ukurannya sekitar 28,5 kali Yupiter dan merupakan planet terbesar dalam daftar planet-planet yang pernah ditemukan badan antariksa Amerika Serikat (NASA).

Saking besarnya, planet itu bahkan jadi objek perdebatan: apakah ia tergolong sebagai planet atau harus diklasifikasikan sebagai brown star.

Ironisnya, bintang yang menjadi induk J082303.1-491201 b sendiri adalah sebuah brown star.

4. Planet Terkecil
Hanya sedikit lebih besar dari bulan kita dan lebih kecil dari Merkurius, Planet Kepler-37b merupakan planet terkecil di luar tata surya kita yang pernah ditemukan manusia.

Sayang, planet yang memiliki permukaan berbatu seperti Bumi itu mengorbit pada jarak yang sangat dekat dengan bintang induknya, bahkan jauh lebih dekat dari jarak Merkurius ke Matahari.

Alhasil ia terlalu panas untuk digenangi air dan karenanya kemungkinan besar tak memiliki kehidupan.

5. Planet Tertua
PSR B1620-26 b dengan usia 12,7 miliar tahun, adalah planet tertua yang diketahui hingga saat ini. Planet gas yang ukurannya 2,5 kali lebih besar dari Yupiter itu hanya "sedikit" lebih tua dari alam semesta, yang usianya kini diperkirakan sudah 13,8 miliar tahun.

PSR B1620-26 b diketahui berinduk pada sepasang bintang: sebuah bintang neutron dan yang lain lagi sebuah "white dwarf" (bintang kerdil putih).

6. Planet Termuda
Planet V830 Tauri b usianya baru 2 juta tahun. Bintang induknya diperkirakan berukuran sama dengan Matahari kita, tetapi punya panjang radiusnya dua kali lipat - itu artinya bintang tersebut belum mencapai bentuk finalnya.

Planet itu, yang berupa bola gas raksasa, diduga masih akan terus bertambah besar, karena akan bertabrakan dengan objek-objek antariksa lain seperti asteroid.

7. Cuaca Terburuk
Berbeda dengan enam planet lainnya yang berada di luar tata surya kita (exoplanet), maka pemegang gelar planet dengan cuara terburuk adalah tetangga kita sendiri: Venus.

Ukuran Venus mirip Bumi, tetapi atmofernya merupakan awan-awan asam sulfur yang sangat berbahaya.

Atmosfer Venus diketahui bergerak mengelilingi planet itu lebih cepat dari rotasi planet itu sendiri. Angin di permukaan Venus diperkirakan berkecepatan 360km/jam, setara dengan angin topan di Bumi. Di kedua kutubnya selalu ditemukan angin siklon bermata ganda.

Atmosfernya diperkirakan 100 kali lebih rapat ketimbang di Bumi dan 95 persennya terdiri dari karbon dioksida. Kondisi ini menyebabkan efek rumah kaca yang menciptakan suhu setara 462 derajat Celcius di permukannya - jauh lebih panas dari permukaan Merkurius yang berada lebih dekat dengan Matahari. (Phys.org/Conversation)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belajar Mencintai Alam dari Film David Attenborough: A Life on Our Planet

Belajar Mencintai Alam dari Film David Attenborough: A Life on Our Planet

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 12:21 WIB

Urutan Tata Surya dan Ciri-ciri Planet yang Bisa Kamu Hafalkan

Urutan Tata Surya dan Ciri-ciri Planet yang Bisa Kamu Hafalkan

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Review Kingdom of the Planet of the Apes: Kebangkitan Era Baru Kaum Primata

Review Kingdom of the Planet of the Apes: Kebangkitan Era Baru Kaum Primata

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

Penjelasan NASA Bumi Tidak Mengelilingi Matahari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Belum Mati, Ternyata Planet Venus Aktif Secara Geologis

Belum Mati, Ternyata Planet Venus Aktif Secara Geologis

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:30 WIB

LHS 1140b, Planet Mirip Bumi yang Terbukti Memiliki Atmosfer

LHS 1140b, Planet Mirip Bumi yang Terbukti Memiliki Atmosfer

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 14:17 WIB

7 Sepatu Jalan Wanita Termurah di Planet Sports, Astec hingga Skechers Diskon Sampai 50 Persen

7 Sepatu Jalan Wanita Termurah di Planet Sports, Astec hingga Skechers Diskon Sampai 50 Persen

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:10 WIB

Sepatu On Running Lagi Diskon 30 Persen di Planet Sports, Ini 4 Model yang Layak Dilirik

Sepatu On Running Lagi Diskon 30 Persen di Planet Sports, Ini 4 Model yang Layak Dilirik

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:21 WIB

Mnet Luncurkan Girls Planet 2 pada 2027, Siap Cetak Girl Group Global Baru

Mnet Luncurkan Girls Planet 2 pada 2027, Siap Cetak Girl Group Global Baru

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:35 WIB

Hidup Kedua di Planet Kepler-186F

Hidup Kedua di Planet Kepler-186F

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 14:50 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×