Mungkin Alien Ada di Tiga Tempat Ini, Salah satunya di Indonesia!

Dythia Novianty

Selasa, 13 Juni 2017 | 16:11 WIB
Mungkin Alien Ada di Tiga Tempat Ini, Salah satunya di Indonesia!
Ilustrasi alien. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan berhasil mengidentifikasi titik api penyerang tumbuhan dan hewan di seluruh dunia. Tim penelitian ini dipimpin oleh Inggris.

Kepulauan dan wilayah pesisir daratan menjadi tempat-tempat yang paling mungkin untuk dijajah oleh spesies asing. Mereka mengumumkan di tiga tempat ini merupakan lokasi paling mungkin menemukan spesies asing atau bahkan alien.

Ketiga tempat tersebut meliputi Kepulauan Hawaii, Pulau Utara Selandia Baru dan Pulau Bali di Indonesia.

Penyerbu Inggris termasuk parkit berkepala mawar India, yang sekarang ditemukan di London. Tupai abu-abu, laba-laba jambul palsu, dan balsam Himalaya, yang telah menjadi pemandangan umum di sepanjang sungai.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa pulau-pulau dan wilayah pesisir daratan mengandung jumlah tanaman asing dan hewan asing yang lebih tinggi, Dan ini mungkin karena daerah-daerah ini memiliki titik masuk utama seperti pelabuhan," kata peneliti utama Dr Wayne Dawson, dari University of Durham.

Menurutnya, secara umum, daerah yang lebih kaya dan populasi manusia yang lebih padat juga memiliki spesies yang lebih asing. Namun efek di pulau-pulau ini lebih kuat.

"Diperlukan lebih banyak pekerjaan untuk memahami apakah efek ini muncul karena lebih banyak spesies diperkenalkan ke daerah hotspot atau karena gangguan manusia di wilayah ini memudahkan pendatang menemukan ruang kosong dan peluang untuk berkembang," ucap dia.

Salah satu contoh dramatis spesies menyerang adalah python Burma, yang telah membuat rumah baru di Florida, AS. Ini yang kemudian membuat wilayah tersebut jadi hotspot teratas di antara wilayah daratan pesisir.

Kepulauan Hawaii, memiliki jumlah spesies asing yang beraneka ragam dari delapan kelompok yang dipelajari.

baca juga

Di Selandia Baru, sekitar setengah dari kehidupan tanaman yang ditanam di Pulau Norwegia berasal dari tempat lain.

"Sementara spesies telah dipindahkan ke seluruh dunia sepanjang sejarah, semakin banyak spesies akan diperkenalkan saat dunia semakin terhubung, dan populasi manusia terus bertambah," tambah Dawson.

Menurutnya, banyak dari spesies yang masuk ini berguna dan tidak akan membangun dan menyebar di rumah baru mereka. Namun, beberapa yang lainnya melakukan hal sebaliknya, dengan berbagai tingkat dampak pada spesies dan ekosistem penduduk.

Penelitian ini dilaporkan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution. [Mirror]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengakuan Mengejutkan Mantan Astronot NASA Soal Keberadaan Alien

Pengakuan Mengejutkan Mantan Astronot NASA Soal Keberadaan Alien

Tekno | Rabu, 07 Juni 2017 | 14:50 WIB

Sungguh Malang Bayi Ini Dijuluki Alien, Kenapa ya?

Sungguh Malang Bayi Ini Dijuluki Alien, Kenapa ya?

Health | Kamis, 01 Juni 2017 | 19:36 WIB

Objek yang Diduga Struktur Raksasa Alien Kembali Beraksi

Objek yang Diduga Struktur Raksasa Alien Kembali Beraksi

Tekno | Senin, 22 Mei 2017 | 20:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×