Sungguh Malang Bayi Ini Dijuluki Alien, Kenapa ya?

Ririn Indriani, Risna Halidi

Kamis, 01 Juni 2017 | 19:36 WIB
Sungguh Malang Bayi Ini Dijuluki Alien, Kenapa ya?
Ilustrasi. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Bayi laki-laki berusia lima bulan asal India ini dijuluki sebagai 'alien' karena terlahir dengan jumlah kaki yang tak biasa yaitu empat.

Bayi yang terlahir pada Januari tersebut memiliki saudara kembar parasit yang menempel pada bagian tulang belakangnya. Dokter setempat awalnya bingung mengapa dia memiliki anggota badan ekstra, dan bersikeras bahwa ibunya, Surekha Muli (22) telah dikutuk.

Muli dan suaminya Pratap, terpaksa menunggu selama berbulan-bulan sebelum diizinkan menjalani operasi penyelamatan. "Saya merasa sangat buruk saat orang-orang datang untuk melihat anak saya, seolah-olah dia orang asing. Mereka sering menyampaikan komentar dan mengatakan bahwa saya pantas mendapatkannya, karena saya dikutuk. Saya tidak berdaya tapi saya tidak kehilangan harapan," ucap Muli menuturkan kesedihannya.

"Saya bahkan tidak bisa mengungkapkan kebahagiaan saya dengan kata-kata dan saya tidak dapat berterima kasih kepada dokter atas bantuan dan usaha mereka untuk menyelamatkan anak saya. Saya merasa diberkati untuk melihat anak saya normal sekarang. Keluarga kita sekarang lengkap dan hidup dan bisa terus berlanjut," ungkapnya bahagia.

Namun kini, Muli dan suaminya mulai bisa tersenyum, karena buah hatinyaberhasil menjalani operasi pengangkatan dua kaki ekstranya itu.

Sekadar diketahui, pasangan suami istri ini tinggal di sebuah desa kecil di Gujarat, India barat. Mereka terlalu miskin untuk melakukan metode ultrasound selama kehamilannya. Akibatnya, Muli sama sekali tidak menyadari kondisi janin dalam kandungannya sampai ia dilarikan ke rumah sakit setempat untuk persalinan.

Melihat tungkai ekstra pada anak perempuannya telah menghancurkan Muli dan suaminya, Pratap. Pratap sendiri hanyalah seorang petani yang memperoleh penghasilan 1 rupe atau sekitar Rp 15 ribu per hari. Dokter sendiri tidak yakin apakah bayi Muli bisa bertahan dan memaksa keluarga tersebut untuk mencari pertolongan medis dari berbagai sumber.

Salah satu dokter di rumah sakit akhirnya memutuskan agar bayi Muli melakukan operasi saat sang bayi sudah lebih kuat untuk menurunkan risiko potensial yang berbahaya.

"Kami tidak dapat mengambil kesempatan (melakukan operasi) pada anak itu karena dia terlalu kecil untuk menjalani operasi besar. Anak yang cacat secara fisik dengan empat kaki tidak bisa bertahan terlalu lama. Dia bisa mengaturnya sampai sekarang tapi dia pasti akan berjuang di kemudian hari," terang Dr Rakesh Joshi, seorang ahli bedah anak di India.

"Untuk menghindari masalah jantung dan kematian, kami ingin anak itu berusia setidaknya tiga bulan sebelum kami benar-benar bisa membawanya untuk operasi," imbuhnya.

Bayi Muli akhirnya selamat dari operasi kompleks untuk mengangkat anggota badan ekstra dalam operasi selama lima jam oleh enam dokter, pada 24 Mei kemarin.

Awalnya bayi malang itu memiliki berat 16,3 lbs atau sekitar 7,4kg sebelum operasi. Kini, berat bayi Muli berkisar pada 5,6 kg.

Dr Joshi, yang belum pernah melihat kasus semacam itu sebelumnya, menambahkan jika ia sangat terkejut dengan kondisi ini.

"Dia baik-baik saja sekarang dengan dua kaki. Dia makan dengan benar dan merespons dengan baik untuk menjalani perawatan pascaoperasi. Kami berharap bisa membebaskannya dari rumah sakit dalam dua hari. Ini adalah tantangan besar untuk mengatasinya dan kami sangat senang bisa melakukannya dengan sukses," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Tolak Susui Bayinya karena Mirip Alien

Ibu Tolak Susui Bayinya karena Mirip Alien

News | Jum'at, 24 Maret 2017 | 08:18 WIB

Ini Kelainan Bawaan Terbanyak pada Bayi di Indonesia

Ini Kelainan Bawaan Terbanyak pada Bayi di Indonesia

Health | Senin, 20 Maret 2017 | 16:04 WIB

Kekurangan Asam Folat Ibu Hamil Bisa Bikin Bayi Lahir Cacat

Kekurangan Asam Folat Ibu Hamil Bisa Bikin Bayi Lahir Cacat

Health | Senin, 23 Mei 2016 | 01:00 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×