Pemasangan Kabel Optik Bawah Laut Palapa Ring Barat Resmi Dimulai

Dythia Novianty, Aditya Gema Pratomo

Senin, 07 Agustus 2017 | 14:14 WIB
Pemasangan Kabel Optik Bawah Laut Palapa Ring Barat Resmi Dimulai
Presiden Joko Widodo memberikan arahan pelaksanaan Proyek Palapa Ring. [Antara]

Suara.com - Pemasangan kabel serat optik bawah laut untuk Proyek Palapa Ring Paket Barat resmi dimulai. Penggelaran kabel optik sisi laut paket barat akan terbagi menjadi 2 gelombang.

Penggelaran kabel serat optik laut batch 1 dengan total panjang kabel sekitar 1.242 km, meliputi segmen Tanjung Bembam Batam – Tarempa (sepanjang 369 km), segmen Tarempa – Ranai (322 km), segmen Ranai – Singkawang, dan segmen Sekanah Daik Lingga – UQJ Bintan Tanjung Bembam (199 km).

Tahap kedua meliputi segmen Batam – Karimun – Tebing Tinggi – Bengkalis – Siak dan segmen Daik Lingga – KualaTungkal.

“Dari pembangunan Palapa Ring Barat ada sisi darat dan sisi lautnya, saya diberitahu kalau sisi darat sepenuhnya telah selesai. Sekarang betul-betul kabel optik nya yang digelar di sisi laut, kabel optik di tarik digelar di bawah laut sampai ke landing stasiun tujuan. Kabel bawah laut ada yang ditanam untuk menghindari kerusakan dari aktivitas kapal-kapal bersandar," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam keterangan resminya kepada Suara.com.

Proses penggelaran kabel di tahap 1 dilakukan dengan kapal berjenis vessel Limin Venture yang berbendera Indonesia . Walaupun mempunyai kapasitas penyimpanan kabel sepanjang 1.500 km, namun kapal yang memiliki 3 tangki penyimpanan kabel tersebut hanya bisa menggelar kabel dengan batas kedalaman minimum 20 meter saja.

Untuk pembangunan Proyek Palapa Ring Paket Barat sendiri terdapat beberapa tahapan dalam pelaksanaannya, mulai dari proses akuisisi lahan, pekerjaan civil, mechanical dan electrical Network Operation Center (NOC) dan Beach Man Hole (BMH), penggelaran kabel serat optik darat, penggelaran kabel serat optik laut, instalasi perangkat aktif, dan Network Management System.

Seluruh penggelaran kabel serat optik laut batch 1 ditargetkan akan selesai pada akhir Desember 2017 mendatang. Sementara, penggelaran kabel serat optik laut batch 2 rencananya akan segera dilaksanakan pada awal September dan ditargetkan rampung pada akhir Desember tahun ini.

Sebagai informasi, Palapa Ring sendiri adalah program yang menghubungkan seluruh ibu kota kabupatan/kota Indonesia dengan kabel optik sepanjang 36.000 km. Proyek ini terbagi dalam tiga paket, yakni barat, tengah dan timur. Diharapkan, proyek ini selesai di tahun 2019.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkominfo: Pembiayaan Palapa Ring Paket Timur Sudah Terpenuhi

Menkominfo: Pembiayaan Palapa Ring Paket Timur Sudah Terpenuhi

Tekno | Rabu, 29 Maret 2017 | 21:23 WIB

Menkominfo: Harus Ada Smartphone 4G Seharga Rp500.000 di 2019

Menkominfo: Harus Ada Smartphone 4G Seharga Rp500.000 di 2019

Tekno | Kamis, 20 Oktober 2016 | 19:37 WIB

Menkominfo Berharap September Ada Pemenang Tender "Palapa Ring"

Menkominfo Berharap September Ada Pemenang Tender "Palapa Ring"

Tekno | Rabu, 27 April 2016 | 02:05 WIB

Terkini

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:09 WIB

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:08 WIB

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:06 WIB

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:05 WIB

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

×