"Indiana Jones" Menemukan Kalkulator Tertua di Dunia

Dythia Novianty

Minggu, 27 Agustus 2017 | 14:50 WIB
"Indiana Jones" Menemukan Kalkulator Tertua di Dunia
Kalkulator tertua di dunia. [Mirror]

Suara.com - Sebuah tablet tanah liat Babilonia berusia 3.700 tahun yang ditemukan oleh Indiana Jones, sebenarnya telah dinyatakan sebagai tabel trigonometri paling awal dan paling akurat di dunia.

Matematikawan percaya bahwa tablet, yang dikenal sebagai Plimpton 322, mungkin telah digunakan oleh ahli matematika kuno untuk menghitung bagaimana membangun istana, kuil dan membangun kanal.

Penelitian baru menunjukkan orang-orang Babel mengalahkan orang-orang Yunani dengan penemuan trigonometri, lebih dari 1.000 tahun.

Tablet tersebut ditemukan pada awal 1900-an di wilayah yang sekarang berada di selatan Irak oleh agen arkeolog, diplomat dan barang antik Edgar Banks, merupakan tokoh dibalik karakter fiktif Indiana Jones.

Ini memiliki empat kolom dan 15 baris angka yang tertulis di dalamnya, dalam skrip runcing pada waktu menggunakan sistem basis 60 atau seksagesimal.

Dr Daniel Mansfield, dari Universitas New South Wales (UNSW) di Australia, mengatakan Plimpton 322 telah membingungkan matematikawan selama lebih dari 70 tahun, karena disadari itu berisi pola khusus angka yang disebut Pythagoras tiga kali lipat.

"Misteri besar itu, sampai sekarang, adalah tujuannya, mengapa para ahli Taurat kuno melakukan tugas rumit untuk menghasilkan dan memilah-milah angka pada tablet," ujarnya.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa Plimpton 322 menggambarkan bentuk segitiga sudut kanan menggunakan jenis trigonometri baru berdasarkan rasio, bukan sudut dan lingkaran," kata dia.

Menurut Mansfield, tablet ini tidak hanya berisi tabel trigonometri tertua di dunia. Ini juga satu-satunya tabel trigonometri yang benar-benar akurat, karena pendekatan Babilonia yang sangat berbeda terhadap aritmatika dan geometri.

baca juga

"Ini berarti memiliki relevansi yang besar untuk dunia modern kita. Matematika babel mungkin telah ketinggalan zaman selama lebih dari 3000 tahun, namun memiliki aplikasi praktis dalam survei, grafis komputer dan pendidikan. Ini adalah contoh langka dunia kuno yang mengajarkan kita sesuatu yang baru," bebernya.

Dia menambahkan, Plimpton 322 adalah alat ampuh yang bisa digunakan untuk mensurvei bidang atau membuat perhitungan arsitektural untuk membangun istana, kuil atau langkah piramida.

Studi baru yang dilakukan Mansfield dan rekan UNSW, Associate Professor Norman Wildberger, diterbitkan dalam jurnal Historia Mathematica.

Tabel trigonometri memungkinkan orang untuk menggunakan satu rasio yang diketahui dari sisi segitiga siku kanan untuk menentukan dua rasio tak diketahui lainnya.

Astronom Yunani Hipparchus telah lama dianggap sebagai bapak trigonometri, dengan tabel akordnya, di sebuah lingkaran dianggap sebagai tabel trigonometri tertua.

Tapi Dr Wildberger berkata Plimpton 322 mendahului Hipparchus lebih dari 1.000 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Unik, Vihara Ditemukan di Mesir

Unik, Vihara Ditemukan di Mesir

Tekno | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 07:58 WIB

Tiga Makam Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Mesir

Tiga Makam Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Mesir

Tekno | Rabu, 16 Agustus 2017 | 07:30 WIB

Kontroversi, Museum Mesir Ubah Nama Artefak Firaun

Kontroversi, Museum Mesir Ubah Nama Artefak Firaun

Tekno | Selasa, 15 Agustus 2017 | 09:58 WIB

Terkini

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:23 WIB

4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol

4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:05 WIB

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:03 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB