Rusia Kasih Ancaman ke Facebook

Dythia Novianty

Kamis, 28 September 2017 | 11:10 WIB
Rusia Kasih Ancaman ke Facebook
Situs Facebook. [shutterstock]

Suara.com - Rusia sebagai salah satu negara yang sangat ketat dengan semua peraturan di negaranya, benar-benar ingin mengendalikan penggunaan internet. Kali ini age komunikasi Rusia mengancam akan memblokir Facebook jika perusahaan tersebut menolak menyimpan datanya di wilayah Rusia.

Alexander Zharov, kepala Badan Komunikasi Federal, mengatakan kepada kantor berita Rusia bahwa mereka akan membuat Facebook mematuhi undang-undang soal data pribadi. Dimana mereka mewajibkan perusahaan asing untuk menyimpannya di Rusia.

Kritikus telah "membanting" undang-undang tersebut, yang mulai berlaku pada tahun 2015, karena berpotensi mengungkap data tersebut ke badan intelijen Rusia.

Namun, Zharov mengatakan bahwa pemerintah Rusia memahami Facebook adalah "layanan unik" namun hal tersebut tidak akan membuatnya menjadi pengecualian. Dia mengancam pasti akan memblokirnya tahun depan jika Facebook tidak mematuhi.

Tahun lalu, Rusia memblokir jaringan sosial yang berfokus pada bisnis LinkedIn, setelah sebuah pengadilan memutuskan perusahaan tersebut telah melanggar undang-undang tentang penyimpanan data. LinkedIn tersedia di Rusia hanya jika diakses melalui server proxy.

Pada langkah terakhir untuk mengurangi kebebasan Internet, parlemen Rusia pada bulan Juli lalu melarang penggunaan jaringan pribadi virtual atau VPN dan layanan proxy Internet lainnya, dengan alasan kekhawatiran tentang penyebaran bahan-bahan ekstremis.

Rusia menggunakan VPN untuk mengakses konten yang diblokir, seperti LinkedIn melalui koneksi perutean melalui server di luar negeri.

Undang-undang yang mewajibkan perusahaan menyimpan data pribadi warga Rusia di negara itu, telah diterapkan secara selektif sejak diberlakukan dua tahun lalu. Hal ini banyak dipandang sebagai upaya Kremlin untuk memperluas kontrol atas Internet.

Aktivis kebebasan internet Rusia telah mendesak perusahaan teknologi internasional untuk menolak seruan pemerintah agar memberi mereka akses ke data pribadi, dengan mengatakan bahwa ini akan merusak keamanan maya bagi jutaan pengguna Rusia.

baca juga

Leonid Levin, ketua komite parlemen mengenai kebijakan komunikasi dan informasi, berharap bahwa tidak akan datang untuk menghalangi Facebook dan bahwa pihak berwenang Rusia akan dapat bernegosiasi dengan perusahaan AS tersebut. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenapa Ada Ikon WhatsApp di Menu Facebook? Ini Penjelasannya

Kenapa Ada Ikon WhatsApp di Menu Facebook? Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 27 September 2017 | 16:54 WIB

Facebook Siapkan Fitur untuk Sembunyikan Teman yang "Berisik"

Facebook Siapkan Fitur untuk Sembunyikan Teman yang "Berisik"

Tekno | Minggu, 17 September 2017 | 13:19 WIB

Facebook Janji Tak Akan Ikut-ikutan Bikin Mobil

Facebook Janji Tak Akan Ikut-ikutan Bikin Mobil

Otomotif | Jum'at, 15 September 2017 | 05:12 WIB

Robot yang Pernah Kabur, "Kenali" Vladimir Putin

Robot yang Pernah Kabur, "Kenali" Vladimir Putin

Tekno | Rabu, 13 September 2017 | 20:50 WIB

Dihantam 'Bapak dari Segala Bom', Menteri Perang ISIS Tewas

Dihantam 'Bapak dari Segala Bom', Menteri Perang ISIS Tewas

News | Senin, 11 September 2017 | 07:38 WIB

Lelaki Ini Posting Ajakan Membunuh Muslim di Facebook

Lelaki Ini Posting Ajakan Membunuh Muslim di Facebook

Tekno | Jum'at, 08 September 2017 | 14:44 WIB

Terkini

34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM

34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 15:07 WIB

Andre Taulany Resmi Menikah dengan Amanda Rigby Hari Ini

Andre Taulany Resmi Menikah dengan Amanda Rigby Hari Ini

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 15:06 WIB

7 Rekomendasi Kompor Gas 1 Tungku untuk Dapur Terbatas, Murah Mulai Rp100 Ribuan

7 Rekomendasi Kompor Gas 1 Tungku untuk Dapur Terbatas, Murah Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:05 WIB

Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan

Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 15:00 WIB

Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng

Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 20 September 2026 | 14:58 WIB

Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature

Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 14:53 WIB

Mitos Photographic Memory ala Sherlock: Menguji Klaim Brain Hacks

Mitos Photographic Memory ala Sherlock: Menguji Klaim Brain Hacks

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 14:50 WIB

Cara Menghilangkan Bau Busuk di Dalam Kulkas Tanpa Bahan Kimia, Panduan Lengkap dan Praktis

Cara Menghilangkan Bau Busuk di Dalam Kulkas Tanpa Bahan Kimia, Panduan Lengkap dan Praktis

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 14:35 WIB

Sopir Travel Tewas Ditembak KKB, Menyelesaikan Konflik Papua Tak Bisa Hanya Andalkan TNI

Sopir Travel Tewas Ditembak KKB, Menyelesaikan Konflik Papua Tak Bisa Hanya Andalkan TNI

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:34 WIB

Riyadh Digempur! Houthi Klaim Dilindungi Donald Trump: AS Ogah Bantu Arab Saudi

Riyadh Digempur! Houthi Klaim Dilindungi Donald Trump: AS Ogah Bantu Arab Saudi

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:30 WIB

×