Manusia Kini Lebih Peduli dengan Anjing Ketimbang Sesama?

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Jum'at, 03 November 2017 | 14:44 WIB
Manusia Kini Lebih Peduli dengan Anjing Ketimbang Sesama?
Ilustrasi kedekatan manusia dengan anjing. (Shutterstock)

Suara.com - Ya, menurut dua penelitian terbaru, manusia kini lebih memiliki rasa empati saat melihat anjing yang sedang berjuang, daripada melihat orang lain yang sedang dalam kesulitan.

Yayasan penelitian medis Harrison's Fund melakukan percobaan dua tahun yang lalu untuk menguji, apakah manusia lebih memilih menyumbangkan uang mereka untuk membantu anjing atau manusia lainnya.

Hasilnya, penelitian mereka menyimpulkan bahwa manusia akan lebih rela mengeluarkan uang mereka untuk anjing daripada orang lain yang sedang membutuhkan.

Dalam penelitian ini, para peneliti mencetak dua iklan, yang keduanya bertuliskan pertanyaan "Maukah Anda memberi lima poundsterling untuk menyelamatkan Harrison dari kematian yang lambat dan menyakitkan?"

Yang membedakan, satu iklan menampilkan gambar Harrison seorang anak kecil, dan satunya lagi gambar Harrison sebagai seekor anjing. Ternyata, Harrison yang bergambar seekor anjinglah yang paling banyak menerima sumbangan.

Gagasan ini juga didukung oleh penelitian, yang melihat empati antara manusia dan anjing, yang menyimpulkan bahwa kita akan lebih kecewa dengan cerita tentang anjing yang dipukuli atau disakiti daripada manusia yang mengalami hal yang sama.

Kali ini, periset Profesor Jack Levin dan Profesor Arnold Arluke, dari Northeastern University di Boston, memberi 240 peserta satu dari empat laporan surat kabar palsu.

Artikel tersebut menggambarkan sebuah serangan tongkat baseball oleh penyerang yang tidak dikenal. Sesampai di tempat kejadian beberapa menit setelah serangan tersebut, seorang petugas polisi menemukan korban dengan satu patah kaki, laserasi beberapa kali, dan pingsan.

Di setiap koran, korbannya berbeda, mulai dari bayi berusia satu tahun, orang dewasa berusia 30 tahun, anak anjing dan  anjing dewasa berusia enam tahun.

Laporan yang diterbitkan di jurnal Society & Animals, mengungkapkan bahwa para peserta diminta untuk menggambarkan emosi mereka dengan menggunakan pertanyaan standar untuk mengukur empati.

Peserta yang membaca cerita tentang bayi berusia satu tahun, anjing atau anak anjing mendapat kadar empati yang sama, namun orang dewasa tidak mendapat tanggapan.

"Responden secara signifikan kurang tertekan ketika manusia dewasa menjadi korban, dibandingkan dengan bayi manusia, anak anjing dan anjing dewasa. Hanya relatif terhadap korban bayi apakah anjing dewasa menerima skor empati yang lebih rendah," kata periset tersebut dilansir Independent.

Mereka menyimpulkan bahwa banyak orang menganggap anjing sama dengan anggota keluarganya. "Subjek tidak melihat anjing mereka sebagai hewan, melainkan sebagai 'bayi berbulu', atau anggota keluarga di samping anak-anak manusia," tulis mereka.

Peneliti menyarankan agar kita lebih cenderung merasakan empati pada korban, jika kita menganggapnya tidak berdaya dan tidak dapat menjaga diri mereka sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Disangka! Chihuahua Imut Ini 'Makan' Majikannya

Tak Disangka! Chihuahua Imut Ini 'Makan' Majikannya

News | Rabu, 01 November 2017 | 08:36 WIB

Dua Efek Memelihara Anjing bagi Anak Pengidap Asma

Dua Efek Memelihara Anjing bagi Anak Pengidap Asma

Health | Minggu, 29 Oktober 2017 | 09:05 WIB

Anjing Jago Memanipulasi Manusia, Ini Buktinya

Anjing Jago Memanipulasi Manusia, Ini Buktinya

Health | Jum'at, 20 Oktober 2017 | 14:07 WIB

Terkini

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 06:05 WIB

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

Bri | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 04:38 WIB

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×