Wartawan Diminta Tak Jadi Agen Penyebar Hoax

Kamis, 30 November 2017 | 20:15 WIB
Wartawan Diminta Tak Jadi Agen Penyebar Hoax
Ilustrasi berita palsu alias hoax (Shutterstock)

Suara.com - Berita palsu (hoax) makin marak di jagad internet, tak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia. Hoax dapat disebarkan oleh suatu kelompok dengan tujuan-tujuan tertentu atau oleh masyarakat yang tak kritis sehingga terkecoh.

Dalam diskusi "Perang Teknologi Generasi Milenial" pada Kamis (30/11/2017) di Jakarta, Dosen Ilmu Komunikasi London School of Public Relations (LSPR), Edhy Aruman, menjelaskan bahwa hoax dapat diartikan sebagai informasi yang tak benar tapi dibuat seolah-olah benar.

Hoax juga tumbuh subur di tengah kemajuan teknologi informasi serta semakin banyaknya platfotm media sosial. Menurut Edhy, hoax disebarluaskan melalui kampanye disinformasi canggih oleh suatu kelompok. Tujuannya ialah mempengaruhi opini publik dalam isu tertentu.

Bot di media-media sosial adalah salah satu instrumen yang mereka gunakan untuk membagikannya kepada masyarakat luas.

"Orang-orang di media sosial membagikannya tanpa mengecek ulang. Mereka melakukannya karena merasa 'ini cocok dengan saya', 'ini musuh saya', lalu membagikan ke teman satu pandangan. Entah itu benar atau tidak," papar Edhy dalam diskusi yang diadakan organisasi sayap PDI Perjuangan, Taruna Merah Putih, itu.

Ia juga mewanti-wanti agar media massa berhati-hati hingga tak menjadi bagian dalam penyebaran hoax. Pasalnya, saat ini tekanan kepada para wartawan, khususnya wartawan media massa daring, untuk mencari berita dengan kuota terlalu banyak berpotensi membuat mereka tak awas dalam menyaring dan mengonfirmasi informasi.

"Ada yang harus menulis hingga minimal 10 berita sehari. Dari penelitian saya, 80 persen wartawan mendapat inspirasi berita dari internet," tukas Edhy yang juga mantan wartawan di era Orde Baru itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI