Koperasi Garut Klaim Ubah Sampah Plastik Jadi BBM Setara Premium

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 14 Desember 2017 | 22:48 WIB
Koperasi Garut Klaim Ubah Sampah Plastik Jadi BBM Setara Premium
Penjualan bahan bakan minyak (BBM) di salah satu SPBU Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (18/3).

Suara.com - Koperasi Dangiang di Kabupaten Garut, Jawa Barat mengklaim mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak yang hampir setara dengan premium. Itu untuk kebutuhan memasak maupun dijadikan bahan bakar kendaraan sepeda motor.

"Pertama dicoba dinyalakan dengan api, ternyata bias. Mulai dari situ kami terus melakukan riset dan minyak yang dihasilkan hampir setara premium," kata Sekretaris Koperasi Dangiang, Heri Mochamad Fajar kepada wartawan di Garut, Kamis (14/12/2017).

Sampah plastik selama ini masih menjadi permasalahan pemerintah maupun masyarakat yang tak kunjung selesai dalam penanganannya. Berawal dari keprihatinan sampah plastik yang menumpuk, Heri bersama anggota Koperasi Dangiang lainnya mencoba menanggulangi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak.

"Kami berpikir untuk mengolah sampah plastik ini, lalu melakukan riset dan cari-cari sumber, ternyata sampah plastik itu bisa jadi BBM (bahan bakar minyak)," katanya.

Koperasi Dangiang yang berkantor di Kecamatan Wanaraja selalu berkomitmen mengatasi persoalan lingkungan, salah satunya pemanfaatan sampah sejak berdirinya koperasi tahun 2000.

Anggota dalam koperasi tersebut, kata Heri, membuat alat pembakaran sampah plastik dan penyulingan dengan peralatan sederhana, seperti tong besi, tong plastik dan pipa. Proses pembuatan minyak itu, kata dia, mulai dari pembakaran sampah selama empat jam, kemudian disuling uapnya hingga akhirnya menghasilkan minyak.

"Minyak ini juga sekarang lagi diuji laboratorium Kemenristek, kami masih menunggu hasilnya," katanya.

Menurut dia, pengelolaan sampah plastik tersebut dapat menjadi solusi pemerintah dalam menanggulangi sampah plastik di Garut maupun daerah lainnya. Ia menyebutkan, seluruh proses pembuatan minyak dari sampah plastik tersebut tidak ada yang terbuang atau menyisakan limbah yang tidak bermanfaat.

"Sampah plastik yang tersisa dapat dijadikan bahan aspal, juga briket. Briket ini kami pakai lagi untuk membakar sampah plastik, jadi tidak ada yang terbuang," katanya.

baca juga

Ia menambahkan, selama ini Koperasi Dangiang baru mampu membakar satu kuintal sampah plastik dengan hasil minyak 60 sampai 70 liter. Minyak yang diproduksi koperasi itu, kata dia, dijual seharga Rp7 ribu per liter kepada masyarakat untuk kebutuhan memasak maupun kendaraan sepeda motor.

"Teknologi yang ada di bengkel kerja kami ini dibuat sendiri, tidak ada bantuan dari pemerintah," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lobster Bertato Pepsi Gemparkan Dunia

Lobster Bertato Pepsi Gemparkan Dunia

Tekno | Kamis, 30 November 2017 | 16:12 WIB

Pengamat: Persaingan Pertamina dengan Vivo Langgar Aturan

Pengamat: Persaingan Pertamina dengan Vivo Langgar Aturan

Bisnis | Selasa, 07 November 2017 | 18:48 WIB

Pemerintah Terapkan BBM Satu Harga di Bali

Pemerintah Terapkan BBM Satu Harga di Bali

Bisnis | Senin, 06 November 2017 | 08:59 WIB

Lega, Pemerintah Putuskan Harga BBM Masih Tetap

Lega, Pemerintah Putuskan Harga BBM Masih Tetap

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 00:36 WIB

SKK Migas Ajak Investor Cari Sumur Minyak dan Gas Baru

SKK Migas Ajak Investor Cari Sumur Minyak dan Gas Baru

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2017 | 03:01 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×