Ngeri! Perestas Diam-diam Nguping Obrolan Pribadi di WhatsApp

Dythia Novianty

Kamis, 11 Januari 2018 | 10:05 WIB
Ngeri! Perestas Diam-diam Nguping Obrolan Pribadi di WhatsApp
Logo WhatsApp. [Shutterstock]

Suara.com - Peretas (hacker) dan mata-mata diam-diam menguping percakapan WhatsApp pribadi Anda. Hal ini diungkap periset keamanan.

Dua tahun lalu, aplikasi obrolan menambahkan 'enkripsi end-to-end' yang dimaksudkan untuk memastikan pesan teracak sehingga hanya bisa dibaca oleh orang-orang yang ingin menerimanya.

Namun, para ahli dari Universitas Ruhr Bochum di Jerman mengatakan bahwa peretas dengan akses ke server WhatsApp berpotensi mengundang anggota baru ke obrolan orang lain, yang memungkinkan mereka untuk mendengarkan percakapan mereka.

"Kerahasiaan kelompok ini rusak begitu anggota yang tidak diundang dapat memperoleh semua pesan baru dan membacanya," kata Paul Rösler, seorang periset Universitas Ruhr.

Siapa pun yang ingin meluncur ke DM orang lain akan memerlukan akses ke server WhatsApp, yang berarti ia harus menjadi peretas yang sangat terampil, pegawai atau anggota badan intelijen.

Mereka juga harus menyembunyikan kehadiran mereka begitu bergabung dalam obrolan.

WhatsApp mengatakan bahwa mereka dengan hati-hati melihat kekurangan dan meyakinkan pengguna bahwa pesan terenkripsi mereka aman.

"Anggota yang ada diberitahukan saat orang baru ditambahkan ke kelompok WhatsApp. Kami membuat pesan agar pesan grup tidak dapat dikirim ke pengguna tersembunyi. Privasi dan keamanan pengguna kami sangat penting bagi WhatsApp. Itu sebabnya kami mengumpulkan sedikit informasi dan semua pesan yang dikirim ke WhatsApp bersifat end-to-end yang dienkripsi," katanya.

Untuk keamanan, pengguna yang paling sensitif dari WhatsApp harus mempertimbangkan untuk tetap berpegang pada percakapan satu lawan satu atau beralih ke aplikasi perpesanan grup yang lebih aman. Jika tidak, mereka harus lebih waspada terhadap pendatang baru yang beralih ke percakapan pribadi. [Metro/Wired]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fitur Baru WhatsApp Ini Permudah Lakukan Panggilan Video

Fitur Baru WhatsApp Ini Permudah Lakukan Panggilan Video

Tekno | Rabu, 10 Januari 2018 | 10:19 WIB

Wah! Instagram Stories Segera Ada di WhatsApp

Wah! Instagram Stories Segera Ada di WhatsApp

Tekno | Kamis, 04 Januari 2018 | 15:30 WIB

WhatsApp Anjlok di Malam Tahun Baru!

WhatsApp Anjlok di Malam Tahun Baru!

Tekno | Senin, 01 Januari 2018 | 10:30 WIB

WhatsApp Dikasih Waktu 15 Hari Hapus Emoji Jari Tengah

WhatsApp Dikasih Waktu 15 Hari Hapus Emoji Jari Tengah

Tekno | Jum'at, 29 Desember 2017 | 11:47 WIB

WhatsApp Terancam Dimejahijaukan Gara-gara Emoji Jari Tengah

WhatsApp Terancam Dimejahijaukan Gara-gara Emoji Jari Tengah

Tekno | Kamis, 28 Desember 2017 | 20:24 WIB

Obrolan di Group WhatsApp Kini Punya Privasi

Obrolan di Group WhatsApp Kini Punya Privasi

Tekno | Selasa, 12 Desember 2017 | 08:37 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×