Kapan Persahabatan di Facebook Sebaiknya Disudahi?

Liberty Jemadu

Rabu, 17 Januari 2018 | 05:30 WIB
Kapan Persahabatan di Facebook Sebaiknya Disudahi?
Ilustrasi aplikasi media sosial Facebook (Shutterstock).

Suara.com - Keberadaan berita palsu telah menjadi kekhawatiran di mana-mana.

Namun, banyak yang merasa masalah ini lebih personal: apa yang harus kita lakukan jika saudara, atau teman lama terus-terusan memposting sesuatu yang bertentangan dengan budi pekerti kita?

Salah satu pilihannya adalah, menghapus pertemanan (unfriend). Namun jika kita hidup dalam lingkungan yang terisolasi atau ruang gema (echo chamber) juga bisa mengkhawatirkan. Sebagai peneliti yang bekerja di bidang etika teknologi sosial, saya merujuk ke sumber yang tampaknya mustahil: Aristoteles.

Kehidupan Yunani klasik memang tidak seperti dunia sekarang yang dipenuhi ponsel pintar dan media sosial. Namun Aristoteles sudah lama akrab dalam perjuangan membangun dan memelihara hubungan sosial di tengah iklim politik yang penuh perdebatan.

Nilai persahabatan

Masalah pertama adalah, mendefinisikan apa itu pertemanan sejati. Aristoteles berargumen bahwa, "persahabatan sempurna adalah persahabatan antara orang-orang baik, dan bersama dalam kebajikan."

Sepintas, hal itu berarti bahwa persahabatan adalah soal kesamaan, yang terjalin ketika orang-orang yang bersepaham berkumpul. Ini bisa menjadi masalah, karena menurut Anda berpikir persahabatan yang baik itu justru menghargai perbedaan. Ini juga bisa jadi alasan orang dengan mudah menghapus pertemanan dengan orang lain yang berbeda pandangan politik.

Namun Aristoteles tidak bilang bahwa teman harus “mirip”. Yang dikatakannya adalah, sahabat bisa berbeda, dan sekaligus berbagi kehidupan yang baik, asalkan tiap orang berbudi luhur dengan caranya sendiri. Dengan kata lain, satu-satunya kemiripan yang diperlukan yakni keduanya berbudi.

Yang dimaksudnya dengan “berbudi” adalah sifat orang baik, karakter seperti keberanian dan kebaikan hati yang membantu orang berbuat baik kepada sesama, diri sendiri dan menjalani kehidupan yang baik. Sifat seperti itu membantu manusia berkembang sebagai hewan sosial dan rasional.

Menghargai perbedaan

Sekali lagi, jika Anda berpikir bahwa karakteristik ini tampak sama untuk tiap orang, Anda mungkin khawatir bahwa ini artinya teman harus sangat mirip. Namun bukan itu yang dimaksud Aristoteles tentang sifat kebajikan.

Menurutnya, sifat yang baik terdiri dari sifat manusia biasa dalam jumlah tepat—tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit.

Keberanian, misalnya, adalah jalan tengah antara kelebihan dan kekurangan rasa takut. Terlalu takut akan membuat orang tidak membela apa yang mereka hargai, sedangkan terlalu berani akan mengundang cedera yang tidak perlu.

Namun yang dianggap sebagai jalan tengah itu relatif pada tiap orang, tidak mutlak.

Contohnya, jumlah asupan makanan yang tepat bagi atlet berprestasi berbeda dengan atlet pemula. Demikian pula halnya dengan keberanian dan kebajikan lain. Yang dianggap sebagai jumlah ketakutan yang tepat bergantung pada apa yang perlu dibela, dan sumber daya yang ada untuk pertahanan.

Jadi keberanian bisa sangat berbeda bagi masing-masing orang. Setiap kita bisa memiliki gaya moralnya sendiri. Ini memberi ruang untuk menghargai perbedaan teman di media sosial, sekaligus alasan untuk berhati-hati dalam mengeklik “unfriend”

Hidup bersama

Bagi Aristoteles, berbagi hidup adalah kunci untuk menjelaskan mengapa persahabatan itu penting bagi kita dan mengapa karakter yang baik penting bagi persahabatan.

Teman, kata Aristoteles, "bertindak dan berbagi dalam hal-hal yang memberi mereka rasa hidup bersama. Karenanya persahabatan orang jahat beralih menjadi hal jelek (karena ketidakstabilan, mereka bersatu dalam upaya buruk, selain itu mereka jadi jahat karena menjadi mirip satu sama lain), sedangkan persahabatan orang-orang baik itu baik, diperkuat dengan pertemanan mereka."

Bagi Aristoteles, kebajikan didefinisikan oleh sifat-sifat yang membantu Anda berkembang sebagai hewan yang rasional dan sosial. Menjadi diri sendiri membantu Anda menjalani kehidupan yang baik.

Jika yang terjadi adalah sebaliknya, menurut Aristoteles ini durjana. Sifat durjana adalah jumlah karakteristik yang tidak tepat: sebagai contoh, terlalu banyak rasa takut atau terlalu sedikit perhatian bagi orang lain.

Sifat durjana bisa membuat hidup orang lebih buruk secara keseluruhan, meski terasa lebih menyenangkan dalam jangka pendek. Pengecut tidak bisa membela apa yang dihargainya, dan dengan demikian mencelakakan dirinya dan bukan cama hal-hal yang harusnya dia lindungi. Orang egois membuat dirinya tidak mampu berteman dekat dan merampas kebaikan manusia yang penting dari dirinya sendiri.

Perbedaan tidaklah jelek. Perbedaan bahkan bisa memperkaya kehidupan kita. Namun berteman dengan orang durjana membuat kita semakin buruk, karena kita peduli mereka dan ingin hidup mereka baik serta karena pengaruh mereka terhadap kita.

Bagaimana kita menggunakan Facebook secara bijak dan baik?

Apa yang saya pelajari dari hal ini adalah, kita tidak boleh menganggap perbedaan dengan teman menimbulkan masalah bagi persahabatan (baik politik maupun bukan).

Namun pada saat yang bersamaan, karakter itu penting. Interaksi berulang kali, bahkan pada media sosial, bisa membentuk karakter kita dari waktu ke waktu.

Jadi, haruskah kita menghapus koneksi dengan teman Facebook? Jawabannya pendek dan tidak memuaskan: “tergantung”.

Facebook memang membuat orang terhubung, tapi menciptakan jarak psikologis dan fisik. Sekarang orang jadi lebih mudah berbagi pemikiran (bahkan pemikiran-pemikiran yang banyak orang tak mau membaginya secara langsung).

Selain itu, orang juga bisa memutuskan diri (disconnect) dari orang lain, bahkan ketika ini sulit dilakukan saat berhadapan langsung, akibat tekanan sosial.

Untuk mencari tahu kapan saatnya berbagi, atau memutuskan diri, mungkin orang perlu melatih kebajikan. Namun seperti yang telah saya jelaskan, kebajikan tidak memberi panduan seragam dalam bertindak. Yang dianggap sebagai kebajikan tergantung dari rincian keadaan.

Penolong navigasi

Ada beberapa faktor yang tampak relevan. Media sosal membuat orang lebih bahagia jika mereka menggunakannya untuk berinteraksi, ketimbang jadi pengamat pasif.

Koneksi dan percakapan yang berbeda-beda bisa memperkaya kehidupan seserang. Di Facebook, kita memiliki sebuah kesempatan untuk mengalami “berita dan opini yang berbeda secara ideologis.”

Terkadang, menghapus pertemanan atau meng-unfriend seorang rekan kerja atau kerabat membantu memelihara perdamaian, tapi ini bisa seperti tindakan pengecut. Dan berdebat dengan seseorang di internet hanya memperkuat sikap agresif kita sendiri, membuat kita lebih buruk dalam jangka panjang.

Yang ingin kita lakukan adalah memiliki percakapan yang baik, yang memperkuat koneksi yang bagus.

Namun di sini pun kita perlu tetap peka pada detail konteks. Ada percakapan lebih baik terjadi dengan terpisah jarak sementara yang lainnya tanpa terpisah jarak.

Pada akhirnya, alasan-alasan untuk berhubungan atau tidak berhubungan berakar dari perhatian akan karakter kita sendiri, dan beberapa lagi terkait karakter orang lain. Kita punya alasan untuk memupuk kemauan yang berani dan welas asih untuk mempertimbangkan pandangan orang lain, serta mewaspadai kecenderungan kita untuk menghina postingan (dan orang) yang kita tidak setuju.

Namun kita juga ingin teman kita menjadi orang baik.

Yang perlu kita ingat adalah, detail itu penting. Saya pikir masalah ini jadi pelik karena tidak ada jawaban yang mudah atau seragam. Namun dengan menggunakan pedoman dari Aristoteles, kita bisa menemukan cara untuk terhubung yang membuat kita lebih baik, baik secara perorangan maupun bersama.

Artikel ini sebelumnya telah ditayangkan di The Conversation.

The Conversation

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta

Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta

News | Selasa, 01 September 2026 | 20:55 WIB

Ulasan Drama Genius Girlfriend: Kisah Pendewasaan dan Persahabatan yang Tulus

Ulasan Drama Genius Girlfriend: Kisah Pendewasaan dan Persahabatan yang Tulus

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan

Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Mengulas Bridge to Terabithia, Novel yang Ajarkan Anak tentang Kehilangan

Mengulas Bridge to Terabithia, Novel yang Ajarkan Anak tentang Kehilangan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:55 WIB

"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan

"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:20 WIB

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:12 WIB

The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II

The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:50 WIB

Novel Safe Harbor: Perjuangan Imigran Muda dalam Balutan Puisi Indah

Novel Safe Harbor: Perjuangan Imigran Muda dalam Balutan Puisi Indah

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:27 WIB

Ulasan Let Go: Kisah Persahabatan Remaja yang Tetap Hangat Meski Dibaca Ulang

Ulasan Let Go: Kisah Persahabatan Remaja yang Tetap Hangat Meski Dibaca Ulang

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Tetap Tenang Jangan Panik, Ini 6 Langkah Lindungi Diri dari Abu Vulkanik

Tetap Tenang Jangan Panik, Ini 6 Langkah Lindungi Diri dari Abu Vulkanik

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:57 WIB

Bukan Sekadar Pindah Markas, Ini Alasan Java United Dibawa ke Semarang

Bukan Sekadar Pindah Markas, Ini Alasan Java United Dibawa ke Semarang

Jawa Tengah | Minggu, 06 September 2026 | 09:53 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai Depok dan Bogor, Warga Pakai Masker-Kurangi Aktivitas

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai Depok dan Bogor, Warga Pakai Masker-Kurangi Aktivitas

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:51 WIB

PSSI Pekanbaru Resmi Dilantik, Ungkap Strategi Bina Pemain Muda sejak Dini

PSSI Pekanbaru Resmi Dilantik, Ungkap Strategi Bina Pemain Muda sejak Dini

Riau | Minggu, 06 September 2026 | 09:48 WIB

Jateng Diibaratkan Gadis Cantik, Exco PSSI Khairul Anwar Siap Maju Calonkan Diri Pimpin PSSI Jateng

Jateng Diibaratkan Gadis Cantik, Exco PSSI Khairul Anwar Siap Maju Calonkan Diri Pimpin PSSI Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 06 September 2026 | 09:43 WIB

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Menyebar Hingga ke Jakarta dan Depok

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Menyebar Hingga ke Jakarta dan Depok

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:33 WIB

Promo Belanja Minimal Rp350 Ribu di Lilla by Sociolla Langsung Dapat Cashback

Promo Belanja Minimal Rp350 Ribu di Lilla by Sociolla Langsung Dapat Cashback

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 09:33 WIB

17 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 September: Dapatkan Pemain OVR Tinggi dan Gems Gratis

17 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 September: Dapatkan Pemain OVR Tinggi dan Gems Gratis

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 09:32 WIB

Daftar Rumus Volume Semua Bangun Ruang, Lengkap dengan Contoh Soal

Daftar Rumus Volume Semua Bangun Ruang, Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 09:31 WIB

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Selimuti Ruas Jalan Protokol Bandarlampung

Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Selimuti Ruas Jalan Protokol Bandarlampung

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 09:30 WIB

×