Rahasia Kehidupan 1200 Tahun Silam terungkap di Hutan Bangladesh

Reza Gunadha

Selasa, 13 Maret 2018 | 08:57 WIB
Rahasia Kehidupan 1200 Tahun Silam terungkap di Hutan Bangladesh
Artefak yang ditemukan peneliti di hutan di Bangladesh. [Anadolu Agency]

Suara.com - Tim peneliti menemukan tanda-tanda peradaban manusia dari 1.000 hingga 1.200 tahun lalu, di hutan mangrove terbesar dunia di Bangladesh.

Mereka menemukan bekas bangunan-bangunan kuno di lima titik berbeda di hutan Sundarbans, dan sejumlah artefak lainnya.

Penemuan itu diungkapkan melalui penelitian mendalam yang dilakukan Ism Azam, seorang pakar sejarah independen.

Sufi Mostafizur Rahman, ahli arkeologi di Universitas Jahangirnagar dan direktur kelompok riset Oitihya Onneswan (Explore the Heritage), mengatakan penemuan ini menyingkap lembaran baru mengenai sejarah Bangladesh.

"Bila diteliti lebih dalam, kami mungkin bisa mengetahui fakta-fakta baru tentang Sundarbans dan kawasan ini. Masih belum jelas kapan struktur-struktur itu didirikan di sini,” tutur Rahman seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (13/3/2018).

Sedangkan arkeolog Shohrab Uddin mengatakan, hal ini menambah dimensi baru mengenai sejarah Sundarbans.

"Karena daerah ini sangat terpencil, tidak banyak yang diketahui tentang sejarah Sundarbans. Namun penemuan Ism Azam ini membuka pintu kesempatan untuk pelajaran baru," tambahnya.

Penemuan hutan terpencil

Melalui observasi dan analisis terhadap struktur-struktur yang ditemukan itu, Rahman memperkirakan mereka dibangun di antara abad ke-8 dan ke-12, sekitar masa kejayaan Kerajaan Pala di India.

baca juga

Walau struktur-struktur itu tampak seperti ruang kerja atau tempat perdagangan, dia yakin mereka juga digunakan sebagai tempat tinggal.

Peneliti Ism Azam bermukim selama tujuh tahun di hutan terpencil itu untuk menghitung jumlah populasi harimau. Ketika melakukan itu lah dia menemukan tanda-tanda peradaban kuno.

"Saya menemukan situs ini pada 2015. Kemudian saya menemukan benda-benda keramik, tembikar dan artefak lainnya," kata Azam.

Namun, Azam tidak memiliki ilmu yang memadai mengenai sejarah Sundarbans jadi harus menunggu kunjungan kelompok arkeolog yang bisa memastikan temuannya itu.

Arkeolog Shohrab Uddin mengatakan, lokasi itu dulu ditempati oleh penduduk yang memproduksi dan berdagang garam. Namun, lama-lama hancur karena menghadapi bencana alam dan serangan musuh.

Kerja sama asing

Uddin bekerja sama dengan kelompok sejarahwan dari Bremen University di Jerman untuk meneliti penemuan itu lebih jauh.

Bersama, mereka menemukan tungku dan perkakas kuno yang digunakan untuk memproduksi garam, tepatnya di kawasan Katka di Sundarbans.

Salah satu situs yang ditemukan berusia 250-300 tahun, satu lagi berusia 600 tahun dan yang terakhir diperkirakan berasal dari 1.000 tahun lalu.

Para peneliti juga menemukan bukit yang dilengkapi sistem purifikasi air dan drainase - yang menunjukkan kemajuan teknologi pada jaman dahulu. Dari 250 hingga 1.000 tahun lalu, penduduk asli Sundarbans memproduksi garam yang kemudian diekspor ke Asia Timur dan Eropa.

Sundarbans adalah daerah hutan yang luas di Teluk Bengal dan tercatat sebagai salah satu keajaiban alam dunia. Pada 1997, lokasi itu ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PBB Minta Kasus Rohingya Dibawa ke Mahkamah Internasional

PBB Minta Kasus Rohingya Dibawa ke Mahkamah Internasional

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 05:35 WIB

Musikus Maher Zain Hantar Makanan ke Kamp Pengungsi Rohingya

Musikus Maher Zain Hantar Makanan ke Kamp Pengungsi Rohingya

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 12:56 WIB

Parah! Lelaki Ini Masturbasi di Kursi Penumpang Pesawat

Parah! Lelaki Ini Masturbasi di Kursi Penumpang Pesawat

News | Minggu, 04 Maret 2018 | 23:59 WIB

Bangladesh Mulai Pulangkan Ribuan Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Bangladesh Mulai Pulangkan Ribuan Pengungsi Rohingya ke Myanmar

News | Sabtu, 17 Februari 2018 | 06:40 WIB

Kabur dari Myanmar, 3 Bocah Rohingya Tewas Tenggelam

Kabur dari Myanmar, 3 Bocah Rohingya Tewas Tenggelam

News | Jum'at, 09 Februari 2018 | 14:38 WIB

Terkini

5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang

5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:07 WIB

Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar

Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:38 WIB

Apa Bedanya Pad sama Tablet? Ini Perbedaan Sistem Operasi, Hardware, hingga Harga

Apa Bedanya Pad sama Tablet? Ini Perbedaan Sistem Operasi, Hardware, hingga Harga

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bocoran Tablet Gaming iQOO Terungkap, Usung Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru

Bocoran Tablet Gaming iQOO Terungkap, Usung Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:45 WIB

Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026

Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:10 WIB

Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?

Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:06 WIB

4 HP dengan Baterai Badak 8000 mAh Lebih, Layar AMOLED 144 Hz Kuat 2 Hari Tanpa Cas

4 HP dengan Baterai Badak 8000 mAh Lebih, Layar AMOLED 144 Hz Kuat 2 Hari Tanpa Cas

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:05 WIB

Harga HP Terus Naik, Ini 4 Pilihan Terbaru Rp1 Jutaan dengan Performa Mantap

Harga HP Terus Naik, Ini 4 Pilihan Terbaru Rp1 Jutaan dengan Performa Mantap

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:52 WIB

4 Rekomendasi HP Murah dengan Fitur NFC, Mudahkan Top-Up E-Toll

4 Rekomendasi HP Murah dengan Fitur NFC, Mudahkan Top-Up E-Toll

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:33 WIB

WhatsApp Segera Luncurkan Username, Pengguna Tak Lagi Perlu Bagikan Nomor Telepon

WhatsApp Segera Luncurkan Username, Pengguna Tak Lagi Perlu Bagikan Nomor Telepon

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:24 WIB

×