Soal Aturan Baru Servis, Herry: Hanya Hakim dan Tuhan yang Tahu

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Selasa, 13 Maret 2018 | 08:27 WIB
Soal Aturan Baru Servis, Herry: Hanya Hakim dan Tuhan yang Tahu
Marcus Fernaldi Gideon, berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo di sektor ganda putra, hendak melakukan servis ke lawan. [Humas PBSI]

Suara.com - Polemik aturan baru terkait standar tinggi servis yang diberlakukan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) diharapkan Herry Iman Pierngadi tidak berlarut-larut berkepanjangan.

Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI ini menilai para pemain harus secepatnya bisa beradaptasi dengan peraturan baru ini, walaupun tidak sedikit pebulutangkis yang mengeluhkannya.

"Ini merugikan untuk semua pemain, khususnya ganda. Kita harus mencari solusinya, jangan sampai kita terlalu lama menyalahkan aturan baru ini, bagaimanapun juga, aturan ini harus dijalani dan kita harus beradaptasi," ujar Herry, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (13/3/2018).

Aturan standar tinggi servis 115 cm yang diberlakukan oleh BWF, telah mulai diujicobakan pada turnamen bulutangkis German Open 2018 BWF World Tour Super 300, 6-11 Maret lalu.

Kebijakan baru ini akan kembali diuji coba saat perhelatan turnamen bergengsi, All England 2018 BWF World Tour Super 1000 di Arena Birmingham, Inggris, 14-18 Maret mendatang.

"Dengan uji coba di German Open 2018 kemarin, menurut saya, semua balik lagi ke service judge-nya. Jadi kita bergantung pada seseorang, bisa saja dibilang kemenangan ditentukan oleh service judge," tutur Herry.

"Seperti Fajar (Alfian) main dari babak pertama sampai semifinal German Open itu servisnya aman, tapi kenapa di final bisa disalahkan sampai lima kali? Saya lihat posisinya servisnya sama, tingginya sama, semua sama, tapi service judge beda orang," sambungnya.

"Jadi yang menentukan itu service judge, peluang human error juga besar. Kalau perlu ada hawk eye juga, jadi kalau dinyatakan salah, kita bisa challenge dengan bukti yang jelas, ada rekaman, otentik dan bisa dipertanggungjawabkan, ini lebih fair. Kalau sekarang kan penilaian sesaat saja, yang tahu hanya service judge dan Tuhan, dan keputusan ini mutlak, tidak bisa diprotes," pungkas Herry, mengkritisi aturan baru servis.

Baca Juga: Herry: Fajar / Rian Kalah di Final Bagi Saya Bukan Gagal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI