Miris, Ditemukan Paus dengan Perut Berisi 80 Kantong Plastik

Dythia Novianty

Senin, 04 Juni 2018 | 06:20 WIB
Miris, Ditemukan Paus dengan Perut Berisi 80 Kantong Plastik
Ilustrasi ikan-ikan paus. (Shutterstock)

Suara.com - Pencemaran air laut akibat plastik semakin parah. Hal ini terungkap dari penemuan ikan paus pilot mati kelaparan dengan perut berisi 80 kantong plastik.

Peristiwa ini didapat dari jajaran foto-foto yang terungkap. Awalnya, paus itu ditemukan dalam keadaan sekarat di sebuah kanal dekat perbatasan Thailand dengan Malaysia.

Digambarkan paus itu kurus dan telah berjuang mencari makan karena perutnya penuh dengan plastik. Dia memuntahkan lima kantong plastik selama upaya penyelamatan yang terbukti sia-sia, karena paus itu akhirnya mati dalam waktu singkat.

Salah satu ahli bedah yang ditugasi mencoba mengobati paus itu mengatakan, itu adalah kasus terburuk hewan yang sekarat akibat polusi plastik yang pernah ia saksikan.

Sebuah otopsi mengungkapkan, 80 kantong plastik yang beratnya mencapai 8 kg di perut makhluk itu.

Masyarakat setempat menggunakan pelampung untuk menjaga ikan paus mengapung setelah pertama kali terlihat. Payung digunakan untuk melindungi binatang dari terik matahari.

Thon Thamrongnawasawat, seorang ahli biologi kelautan dan dosen di Universitas Kasetsart, mengatakan bahwa kantong plastik itu tidak memungkinkan bagi ikan paus untuk memakan makanan bergizi.

"Jika Anda memiliki 80 kantong plastik di perut Anda, Anda mati," katanya.

Sebagai informasi, Thailand adalah salah satu pengguna kantong plastik terbesar di dunia.

baca juga

Thon mengatakan, setidaknya 300 hewan laut termasuk paus pilot, penyu dan lumba-lumba, mati setiap tahun di perairan Thailand setelah menelan plastik.

"Ini masalah besar. Kami menggunakan banyak plastik," katanya.

Ahli bedah Dr Watchara Sakornwimon, yang melakukan bedah mengatakan kepada Sky News, "Kami menemukan banyak kantong plastik di perut, saya kira sekitar 85 kantong plastik. Entah darimana mereka berasal dari negara lain, mereka bukan hanya dari Thailand. Karena lautnya dan dia adalah ikan paus, dia dapat melakukan perjalanan keliling dunia. Jadi, dia bisa makan kantong plastik di mana pun sebelum dia terdampar." [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seekor Paus Selamatkan Peneliti dari Serangan Hiu

Seekor Paus Selamatkan Peneliti dari Serangan Hiu

Tekno | Jum'at, 12 Januari 2018 | 10:39 WIB

Warga Takut Ikan Paus yang Terdampar Ini Mati

Warga Takut Ikan Paus yang Terdampar Ini Mati

News | Kamis, 21 September 2017 | 10:53 WIB

Seekor Paus Naas Terdampar di Pantai Seram

Seekor Paus Naas Terdampar di Pantai Seram

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 07:56 WIB

Bangkai Makhluk Raksasa di Perairan Indonesia Hebohkan Dunia

Bangkai Makhluk Raksasa di Perairan Indonesia Hebohkan Dunia

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 15:34 WIB

400 Ekor Paus Terdampar di Pantai, Ratusan Mati

400 Ekor Paus Terdampar di Pantai, Ratusan Mati

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 15:54 WIB

Ini Hewan Pemilik Jantung Terbesar di Dunia

Ini Hewan Pemilik Jantung Terbesar di Dunia

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2015 | 06:35 WIB

Terkini

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:52 WIB

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:50 WIB

Review Istimewa: Ketika Representasi Disabilitas Belum Benar-Benar Setara

Review Istimewa: Ketika Representasi Disabilitas Belum Benar-Benar Setara

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:50 WIB

Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi

Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi

Bekaci | Kamis, 24 September 2026 | 11:44 WIB

Awas Konflik Agraria! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Percepatan Sertifikasi Lahan Sawah

Awas Konflik Agraria! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Percepatan Sertifikasi Lahan Sawah

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 11:44 WIB

Kenapa Sepatu Lari On Cloud Punya Sol Berongga? Alasannya Bukan Sekadar Estetika

Kenapa Sepatu Lari On Cloud Punya Sol Berongga? Alasannya Bukan Sekadar Estetika

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:41 WIB

×