Seekor Paus Naas Terdampar di Pantai Seram

Dythia Novianty

Selasa, 30 Mei 2017 | 07:56 WIB
Seekor Paus Naas Terdampar di Pantai Seram
Ilustrasi ikan paus terdampar. [BNPB]

Suara.com - Masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat kembali dikejutkan dengan terdamparnya seekor Paus di daerah mereka, tepatnya di Pantai Kepala Lobang, Desa Sole, Kecamatan Huamual Belakang.

Siaran pers Penerangan Kodam XVI/Pattimura, menyatakan raksasa mamalia yang hidup di lautan itu ditemukan pertama kali dalam keadaan masih hidup, tetapi kemudian mati.

Peristiwa paus terdampar di pantai merupakan fenomena alam yang sangat langka.

Pejabat Desa Sole, Ahad Asma mengatakan, paus naas itu ditemukan pertama kali oleh Sharir, nelayan setempat.

Lelaki berusia 34 tahun itu sedang memeriksa speedboatnya di pantai, ketika ia mendengar suara dari benda besar yang menyemburkan air.

Ia lalu mendekat dan mendapati benda besar itu ternyata seekor paus. Dia lalu memberitahukan temuan itu kepada warga desa sehingga mereka beramai-ramai berdatangan ke Pantai Kepala Lobang untuk melihat secara langsung.

Setelah melakukan musyawarah dengan Kepala Desa Sole maupun sejumlah tokoh masyarakat setempat, warga secara bersama-sama mendorong paus tersebut ke laut. Namun karena badannya terlalu besar, hewan itu akhirnya mati karena terlalu lama terdampar di tepi pantai.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Danramil Piru Kapten Inf Atok Laturake mengatakan, paus tersebut memiliki panjangnya 23 meter, lebar sekitar 4 meter. Beratnya belum dapat diketahui.

Penyebab kematian diduga karena pengaruh aktivitas kapal yang kerap melintas di perairan tersebut dan cuaca yang melanda Maluku akhir-akhir ini sangat buruk, yang sangat mengganggu kehidupan biota laut termasuk paus tersebut.

baca juga

Namun demikian, Danramil Atok menyatakan anggotanya juga telah melakukan pemeriksaan, dan menyimpulkan penyebab kematian karena usia yang sudah tua.

Karena usianya yang terbilang sudah tua, menyebabkan ikan paus tersebut dengan mudahnya terseret arus laut dan terbawa oleh ombak hingga ke tepi pantai.

Saat ini, bangkai paus besar itu masih berada di Pantai Batu Lobang dan menjadi tontonan masyarakat sekitar.

Menurut Danramil Atok, masyarakat masih bingung harus melakukan apa dan mereka khawatir bangkai paus itu akan membusuk dan mencemari lingkungan sekitar seperti yang pernah terjadi di Pantai Desa Iha,Kecamatan Huamual, juga di Kabupaten Seram Bagian Barat beberapa waktu lalu. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bangkai Makhluk Raksasa di Perairan Indonesia Hebohkan Dunia

Bangkai Makhluk Raksasa di Perairan Indonesia Hebohkan Dunia

News | Jum'at, 12 Mei 2017 | 15:34 WIB

Awalnya Disangka Cumi - Cumi, Ternyata Bangkai Raksasa Ini....

Awalnya Disangka Cumi - Cumi, Ternyata Bangkai Raksasa Ini....

Video | Kamis, 11 Mei 2017 | 14:28 WIB

400 Ekor Paus Terdampar di Pantai, Ratusan Mati

400 Ekor Paus Terdampar di Pantai, Ratusan Mati

News | Jum'at, 10 Februari 2017 | 15:54 WIB

Terkini

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

Bri | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 04:38 WIB

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×