Dianggap Tidak Valid, Pluto Kembali Masuk Daftar Planet

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 12 September 2018 | 13:30 WIB
Dianggap Tidak Valid, Pluto Kembali Masuk Daftar Planet
Ilustrasi Planet Pluto. [Shutterstock]

Suara.com - Menurut penelitian terbaru dari University of Central Florida (UCF) mengatakan bahwa alasan mengapa Pluto kehilangan status planetnya tidaklah valid. Sebuah studi baru yang diterbitkan secara online dalam jurnal Icarus, seorang ilmuwan bernama Phipip Metzger dari Florida University Institute melaporkan bahwa standar untuk mengklarifikasikan planet ini tidak didukung dalam literatur penelitian.

Dilansir dari UCF Today, Metzger bersama dengan tim yang dipimpinnya ini mengungkapkan bahwa dari seluruh literatur ilmiah yang terbit dalam 200 tahun terakhir, hanya ditemukan satu publikasi ilmiah dari tahun 1802 yang mengharuskan pembersihan orbit untuk sebuah benda langit digolongkan sebagai planet. Anehnya, publikasi tersebut didasarkan pada alasan yang tidak terbukti.

Metzger menambahkan, bulan Saturnus dan Jupiter seperti Titan dan Europa telah secara berkala disebut planet oleh para ilmuwan sejak zaman Galileo. Ia juga menggambarkan bahwa definisi yang diberikan IAU tentang "planet" sebagai keputusan yang ceroboh.

Menurut Metzgr, jika definisi itu diartikan secara harfiah, maka tidak ada benda langit yang akan diklarifikasikan sebagai planet. Pada dasarnya, tidak ada planet di tata surya yang benar-benar bersih orbitnya dari benda langit lain, terutama dari asteroid.

Metzger mengatakan bahwa definisi planet harus didasarkan pada sifat intriksinya, daripada berdasarkan sifat lain seperti orbitnya. Sebagai gantinya, Metzger merekomendasikan penggolongan sebuah planet berdasarkan gravitasinya, dan apakah sebuah benda langit memungkinkan untuk berbentuk bola dan memulai aktifitas geologi di dalamnya.

Dari solusi yang ditawarkan Metzger, Pluto akan kembali memenuhi kriteria. Planet terjauh itu berbentuk bulat, memiliki atmosfer setebal Bumi, memiliki beberapa bulan yang mengelilinginya, memiliki danau purba di permukaannya, hingga adanya senyawa organik.

Pada akhir jurnalnya, Metzger mengatakan bahwa Pluto lebih dinamis dan hidup daripada Mars. Satu-satunya planet yang memiliki geologi lebih kompleks dari Pluto adalah Bumi.

Sebagai informasi, Pada tahun 2006, Persatuan Astronomi Internasional (IAU), menetapkan definisi baru untuk sebuah palent. Untuk dianggap sebagai planet, sebuah benda langit harus memiliki kemampuan untuk membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya, menjadi kekuatan gravitasi terbesar di wilayahnya.

Namun karena Pluto diketahui berbagai orbitnya dengan berbagai objek Sabuk Kuiper lain, bahkan juga berpotongan orbit dengan planet Neptunus, Pluto dikatakan gagal memenuhi definisi baru ini. Oleh karena itu, IAU menurunkan status Pluto dari "planet" menjadi "planet kerdil". [UCF]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Warna Asli Pluto dan Charon Sebenarnya?

Apa Warna Asli Pluto dan Charon Sebenarnya?

Tekno | Kamis, 26 Juli 2018 | 11:45 WIB

Studi: Langit Pluto Berwarna Biru, Mirip Bumi

Studi: Langit Pluto Berwarna Biru, Mirip Bumi

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 15:55 WIB

NASA: Pluto Diselimuti Es Nitrogen

NASA: Pluto Diselimuti Es Nitrogen

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2015 | 14:49 WIB

Temuan Mengejutkan dari Permukaan Pluto dan Satelitnya, Charon

Temuan Mengejutkan dari Permukaan Pluto dan Satelitnya, Charon

Tekno | Kamis, 16 Juli 2015 | 07:22 WIB

6 Fakta Tentang Pluto Yang Wajib Anda Ketahui

6 Fakta Tentang Pluto Yang Wajib Anda Ketahui

Tekno | Minggu, 12 Juli 2015 | 05:40 WIB

Ilmuwan: Pluto Adalah Planet

Ilmuwan: Pluto Adalah Planet

Tekno | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 13:08 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×