Perlu Peta Jalan dalam Mengatur Bisnis Digital di Indonesia

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 16 Oktober 2018 | 12:30 WIB
Perlu Peta Jalan dalam Mengatur Bisnis Digital di Indonesia
Ilustrasi startup. [Shutterstock]

Suara.com - Direktur Institute for Development of Economics & Finance (Indef), Enny Sri Hartati, menilai bahwa pemerintah terlambat dalam menyusun peta jalan bisnis digital.

Guna menghindari polemik yang bakal muncul, Enny mendesak Pemerintah untuk segera membuat aturan menyangkut investasi di startup digital. Dia menilai, pemerintah sejauh ini kurang antisipasi terhadap perubahan lingkungan bisnis yang bergerak ke arah digital.

“Regulasi tidak ada. Yang sekarang hanya bersifat parsial. Contoh ride sharing hanya diatur PP Menhub. Itu pun hingga hari ini belum jelas. Padahal bisnis startup digital seperti Gojek sudah berkembang luas menjadi 10 bidang,” jelas Enny dalam diskusi 'Peran Unicorn Dalam Mempertahankan Momentum Investasi dan Menjaga Stabilitas Rupiah', di Jakarta (12/9/2018).

“Perlu peta jalan dan blueprint yang jelas. Polemik dapat diakhiri jika regulator memiliki aturan. Ekonomi digital adalah keniscayaan. Tinggal aturan yang jelas untuk meminimalkan ekses. Kita harus maksimalkan manfaatnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Enny mengatakan bahwa semua negara yang mengimplementasikan ekonomi digital, regulasinya sudah direncanakan, terstruktur sistematis bagaimana memanfaatkan teknologi.

Tetapi berbeda dengan yang terjadi di Indonesia. Nyatanya para pemain di bidang ini sudah bergerak sangat jauh, namun regulasi masih sekedar wacana.

Seperti diketahui Indonesia perlahan mulai menuju ekosistem digital terbesar di Asia Tenggara, seiring dengan pertumbuhan bisnis e-commerce yang mencapai rata-rata 17 persen selama lima tahun terakhir. Meski jaringan broadband masih belum merata, namun jumlah pengguna internet di Indonesia terus melejit.

Menurut survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), terdapat 143,26 juta orang Indonesia menggunakan internet pada akhir 2017 dan diprediksi akan terus meningkat.

Besarnya pengguna internet merupakan pasar yang sangat menggiurkan bagi perusahaan rintisan (start up). Alhasil, bisnis rintisan berbasis teknologi tersebut semakin berkembang pesat. Bahkan, beberapa di antaranya sudah termasuk dalam jajaran 'unicorn', yakni start up dengan valuasi di atas USD1 miliar atau lebih dari Rp 13 triliun.

Tercatat sejak 2015, terdapat empat perusahaan rintisan yang sudah berpredikat unicorn di Indonesia, yakni GoJek, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ajang Ini Kumpulkan Startup Muda Kreatif

Ajang Ini Kumpulkan Startup Muda Kreatif

Press Release | Jum'at, 21 September 2018 | 10:25 WIB

Hore, Tak Perlu Spek Tinggi Buat Main Games Online

Hore, Tak Perlu Spek Tinggi Buat Main Games Online

Tekno | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 05:30 WIB

Dorong Investasi Digital, 2 Aturan Ini Dilonggarkan

Dorong Investasi Digital, 2 Aturan Ini Dilonggarkan

Bisnis | Selasa, 08 Mei 2018 | 19:28 WIB

BSSN dan BRI MoU Perkuat Keamanan Ekonomi Digital

BSSN dan BRI MoU Perkuat Keamanan Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 20 April 2018 | 20:23 WIB

Perusahaan Rintisan Unicorn, Indonesia Jauh di atas Jepang

Perusahaan Rintisan Unicorn, Indonesia Jauh di atas Jepang

Tekno | Jum'at, 23 Maret 2018 | 01:00 WIB

Begini Resep Startup Baru untuk Bisa Bertahan

Begini Resep Startup Baru untuk Bisa Bertahan

Tekno | Kamis, 08 Maret 2018 | 23:30 WIB

Terkini

Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:07 WIB

SheHacks dan AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas di Era Digital

SheHacks dan AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas di Era Digital

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:23 WIB

Game Silent Hill: Townfall Meluncur 24 September 2026 ke PS5 hingga PC

Game Silent Hill: Townfall Meluncur 24 September 2026 ke PS5 hingga PC

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:34 WIB

Turnamen Yu-Gi-Oh! World Championship 2026 Resmi Dimulai, Tebar Hadiah Gratis

Turnamen Yu-Gi-Oh! World Championship 2026 Resmi Dimulai, Tebar Hadiah Gratis

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:31 WIB

Pertolongan Pertama HP Kemasukan Air, Lakukan 7 Langkah Ini agar Tidak Mati Total

Pertolongan Pertama HP Kemasukan Air, Lakukan 7 Langkah Ini agar Tidak Mati Total

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:00 WIB

5 HP Android dengan Desain Kamera Boba 3 Mirip iPhone Seri Pro, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP Android dengan Desain Kamera Boba 3 Mirip iPhone Seri Pro, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:36 WIB

5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium

5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:21 WIB

5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik 2026, Performa Monster untuk Gaming hingga Fotografi

5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik 2026, Performa Monster untuk Gaming hingga Fotografi

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:25 WIB

7 HP OPPO RAM 8GB Terbaru 2026, Baterai Jumbo hingga Layar AMOLED

7 HP OPPO RAM 8GB Terbaru 2026, Baterai Jumbo hingga Layar AMOLED

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:02 WIB

Konservasi Candi Borobudur Memanfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial

Konservasi Candi Borobudur Memanfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:28 WIB