Gunakan Sinar Gamma, NASA Rilis Peta 21 Rasi Bintang Baru

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 22 Oktober 2018 | 18:15 WIB
Gunakan Sinar Gamma, NASA Rilis Peta 21 Rasi Bintang Baru
Logo NASA. [Shutterstock]

Suara.com - Dahulu, para pengamat langit kuno memetakan bintang-bintang paling terang di langit ke dalam pola berbentuk hewan, pahlawan, monster, dan instrumen ilmiah hingga sekarang menjadi 88 rasi bintang resmi. Sekarang, di era yang lebih modern, para ilmuwan NASA menggunakan Fermi Gamma-ray Space Telescope telah menyusun seperangkat rasi bintang yang dibangun dari sumber sinar gamma di langit untuk merayakan tahun ke-10 dari misi teleskop antariksa tersebut.

Uniknya, 88 rasi bintang resmi yang sudah dikenal saat ini bisa dengan mudah diamati, tetapi 21 konstelasi atau rasi bintang baru dirilis NASA tidak bisa. Hal ini dikarenakan sinar gamma sebagai sebuah bentuk cahaya berenergi tinggi, tetapi manusia tidak bisa melihatnya secara langsung karena sinar tersebut tidak memancarkan cahaya tampak.

Sampai saat ini, Fermi telah menemukan sekitar 3.000 sumber sinar gamma di langit yang banyak dari sumber sinar gamma tersebut berasal dari bintang neutron, pulsar, sampai lubang hitam supermasif. Kemudian dari 3.000 sumber sinar gamma ini, NASA merangkai 21 rasi bintang. Namun, berbeda dengan para pengamat langit kuno yang merangkai bentuk-bentuk sederhana, 21 rasi bintang baru ini memiliki bentuk yang lebih modern, seperti TARDIS dari film Doctor Who, kapal antariksa fiksi USS Enterprise dari film Star Trek, Hulk, hingga landmark terkenal seperti Gunung Fuji di Jepang.

Pengumpulan 3.000 sumber sinar gamma ini telah berlangsung sejak Juli 2008, ketika Fermi's Large Area Telescope (LAT) telah mulai memindai seluruh langit setiap hari untuk memetakan dan mengukur sumber sinar gamma yang terdeteksi.

"Pada tahun 2015, jumlah sumber sinar gamma yang dipetakan oleh LAT telah berkembang menjadi sekitar 3.000, di mana 10 kali jumlah yang diketahui sebelum misi ini dijalankan. Untuk pertama kalinya, jumlah sumber sinar gamma yang diketahui sebanding dengan jumlah bintang terang yang bisa diamati di langit malam, jadi kami pikir kumpulan konstelasi baru ini adalah cara yang bagus untuk mengilustrasikan sumber-sumber sinar gamma ini," jelas Elizabeth Ferrara dari Goddard NASA, yang memimpin proyek konstelasi ini.

Untuk dapat menikmati rasi bintang ini, Ferrara dan Daniel Kocevski, astrofisikawan di Marshall Space Flight Center NASA, mengembangkan interaktif berbasis web untuk menampilkan rasi bintang tersebut. Siapapun dapat mengunjungi web tersebut dan mengeklik konstelasi yang menyertakan tautan ke laman yang menyediakan lebih banyak informasi. [NASA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

50 Tahun Lagi, Deretan Hewan Ini Diprediksi Akan Punah Massal

50 Tahun Lagi, Deretan Hewan Ini Diprediksi Akan Punah Massal

Tekno | Rabu, 17 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Teleskop Luar Angkasa Hubble Milik NASA Rusak, Apa Penggantinya?

Teleskop Luar Angkasa Hubble Milik NASA Rusak, Apa Penggantinya?

Tekno | Minggu, 14 Oktober 2018 | 06:31 WIB

50 Tahun Lebih, Benda Misterius Ini Setia Mengorbit ke Bumi

50 Tahun Lebih, Benda Misterius Ini Setia Mengorbit ke Bumi

Tekno | Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:45 WIB

Voyager 2 NASA Mendekati Batas Ruang Antar Bintang

Voyager 2 NASA Mendekati Batas Ruang Antar Bintang

Tekno | Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:36 WIB

Mengenang Sputnik 1, Satelit Buatan Pertama Manusia

Mengenang Sputnik 1, Satelit Buatan Pertama Manusia

Tekno | Sabtu, 06 Oktober 2018 | 03:30 WIB

Mengejutkan, Ilmuwan Temukan Kehidupan di 600 Meter Bawah Bumi

Mengejutkan, Ilmuwan Temukan Kehidupan di 600 Meter Bawah Bumi

Tekno | Rabu, 03 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:43 WIB

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:29 WIB

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:42 WIB

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB