ISS Pensiun, Cina Bikin Stasiun Luar Angkasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 09 November 2018 | 08:13 WIB
ISS Pensiun, Cina Bikin Stasiun Luar Angkasa
Ilustrasi stasiun luar angkasa. [Shutterstock]

Suara.com - Komponen pertama Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) diluncurkan ke ruang angkasa lebih dari 20 tahun lalu dan ISS akan dinonaktifkan pada tahun 2024. Untuk sementara ini, ISS masih menjadi satu-satunya stasiun ruang angkasa operasional di orbit.

Hal itu akan berubah karena Cina baru saja memperkenalkan replika ukuran besar modul inti stasiun luar angkasa baru pada ajang Airshow China, pameran kedirgantaraan terbesar di Cina.

Program stasiun luar angkasa tersebut disebut dengan Tiangong, yang berarti "Istana Surgawi" dalam bahasa Cina. Model utama pesaing ISS itu memiliki panjang 17 meter dengan berat 60 ton dan dapat menampung tiga astronot.

Stasiun luar angkasa ini sebenarnya sedikit lebih kecil daripada ISS. Namun, stasiun luar angkasa baru akan memungkinkan astronot melakukan penelitian ilmiah mutakhir di bidang biologi dan gayaberat mikro.

"Tidak ada keraguan bahwa Cina akan menggunakan stasiunnya dengan cara yang sama seperti mitra ISS menggunakan pos mereka, di mana penelitian dilakukan, teknologi dan sebagai batu loncatan untuk eksplorasi ruang angkasa," ucap Chen Len, seorang analis di situs web khusus dalam program luar angkasa Cina.

Cina juga telah mengundang lembaga penelitian, universitas, dan perusahaan publik dan swasta untuk mengajukan proyek stasiun luar angkasa. Menurut media Cina, lebih dari 40 rencana dari 27 negara dan wilayah telah diterima.

Pengerjaan stasiun luar angkasa ini diharapkan akan selesai sekitar tahun 2022 dan akan memiliki jangka waktu sekitar 10 tahun. Badan Antariksa Eropa juga telah mengirim astronot ke Cina untuk menerima pelatihan agar siap untuk bekerja di dalam stasiun luar angkasa Tiangong setelah diluncurkan.

"Saya yakin seiring waktu, Cina akan berhasil mengembangkan kemitraan. Banyak negara dan semakin banyak perusahaan swasta dan universitas memiliki program luar angkasa tetapi tidak mampu membangun stasiun luar angkasa mereka sendiri," kata Bill Ostrove, seorang analis luar angkasa dari konsultan Forecast International yang berbasis di Amerika Serikat.

Setelah ISS dinonaktifkan, Tiangong akan menjadi satu-satunya stasiun luar angkasa di orbit. Dilansir dari Interesting Engineering, Cina mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membiarkan badan antariksa dari pemerintah lain menggunakan stasiun tersebut untuk penelitian.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gagal Capai Stasiun Luar Angkasa, Astronot AS - Rusia Selamat

Gagal Capai Stasiun Luar Angkasa, Astronot AS - Rusia Selamat

Tekno | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 09:05 WIB

Uni Emirat Arab Siap Kirim Astronot Pertama ke Luar Angkasa

Uni Emirat Arab Siap Kirim Astronot Pertama ke Luar Angkasa

Tekno | Rabu, 05 September 2018 | 15:15 WIB

Begini Tampilan Gunung Indonesia dari Luar Angkasa

Begini Tampilan Gunung Indonesia dari Luar Angkasa

Tekno | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 10:30 WIB

NASA Kirimkan 20 Tikus Ke Luar Angkasa, Buat Apa?

NASA Kirimkan 20 Tikus Ke Luar Angkasa, Buat Apa?

Tekno | Kamis, 05 Juli 2018 | 12:01 WIB

Bukan Astronot, Ingin ke Ruang Angkasa? Siapkan Rp 777 Miliar

Bukan Astronot, Ingin ke Ruang Angkasa? Siapkan Rp 777 Miliar

Tekno | Selasa, 26 Juni 2018 | 19:30 WIB

Eropa: Bangun Desa di Bulan Sebelum Duduki Mars

Eropa: Bangun Desa di Bulan Sebelum Duduki Mars

Tekno | Jum'at, 29 September 2017 | 17:24 WIB

Terkini

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×