Lima Tempat Ini Wajib Dikunjungi di Tata Surya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 10 November 2018 | 10:00 WIB
Lima Tempat Ini Wajib Dikunjungi di Tata Surya
Olympus Mons. [Shutterstock]

Suara.com - Perjalanan wisata antar planet atau ruang angkasa saat ini masih menjadi hal yang mustahil dilakukan oleh umat manusia. Namun, ada begitu banyak objek menarik yang dapat dijadikan destinasi wisata di tata surya, seperti lima daftar tempat berikut ini dikutip dari Britannica:

1. Cekungan Caloris, Merkurius

Sekitar 4 miliar tahun yang lalu, tata surya bagian dalam mulai membentuk planet-planet muda seperti Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Selama periode ini, asteroid besar seperti yang menciptakan mare di Bulan menabrak permukaan Merkurius dan menghasilkan Cekungan Caloris, yang merupakan kawah terbesar di permukaan Merkurius sekaligus terbesar di tata surya.

Kawah tersebut memiliki diameter lebih dari 1.550 kilometer dan dikelilingi oleh pegunungan tertinggi Merkurius yang menjulang setinggi 3 kilometer di atas dataran. Namun, jika ingin berkunjung ke cekungan ini umat manusia harus mempersiapkan pakaian tahan panas. Karena penamaan Caloris bukan tanpa sebab, Calor merupakan bahasa Latin yang berarti "panas".

2. Mare Tranquillitatis, Bulan

Mare Tranquillitatis merupakan mare lunar yang berada di dalam cekungan Tranquillitatis di Bulan. Mare Tranquillitatis juga tempat di mana dulu pendaratan misi Apollo 11 terjadi pada 20 Juli 1969.

Di Mare Tranquillitatis dapat melihat bagian bawah modul lunar Eagle serta bendera Amerika Serikat yang coraknya sudah memudar. Mare ini memiliki warna kebiru-biruan sedikit relatif terhadap sisa Bulan dan menonjol cukup baik ketika warna diproses dan diambil dari beberapa foto. Warnanya mungkin karena kandungan logam yang lebih tinggi dalam tanah atau batu basaltik.

3. Valles Marineris, Mars

Dalam bahasa Latin berarti Lembah-lembah Mariner, dinamakan dari Mariner 9 yang menemukan Valles Marineris. Memiliki panjang lebih dari 4.000 km dan lebar 200 km serta kedalaman lebih dari 7 km, Valles Marineris dikenal sebagai ngarai terbesar di tata surya.

baca juga

Terletak di wilayah khatulistiwa Mars, dispekulasikan bahwa Valles Marineris mungkin merupakan sistem patahan yang memisahkan dua lempeng benua di Mars. Jika benar, maka Mars dan Bumi akan menjadi planet dengan permukaan yang dibentuk oleh lempeng tektonik.

4. Olympus Mons, Mars

Setelah kawah dan ngarai terbesar di tata surya, kali ini Olympus Mons merupakan gunung berapi terbesar yang pernah diketahui di tata surya. Gunung ini memiliki lebar sekitar 700 km dan walaupun landai, tepian Olympus Mons memiliki tebing setinggi 10 km. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 22 km di atas permukaan Mars.

5. Bintik Merah Besar Jupiter

Dikenal juga sebagai Bintik Merah Raksasa atau Great Red Spot, objek ini merupakan badai antisiklon permanen pada planet Jupiter dan telah ada selama sedikitnya 176 tahun. Badai tersebut sangat besar sehingga dapat dilihat melalui teleskop di Bumi, diperkirakan berukuran 160 km.

Sistem badai ini berputar setiap tujuh hari dengan kecepatan angin di tepiannya yang mencapai 400 km per jam. Walaupun telah ditemukan sejak tahun 1878, sayangnya bintik ini memiliki ukuran yang semakin mengecil setiap tahunnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketika Bulan Memiliki Bulan yang Disebut Bulanbulan

Ketika Bulan Memiliki Bulan yang Disebut Bulanbulan

Tekno | Selasa, 16 Oktober 2018 | 06:13 WIB

Mengenal Goblin, Planet Kerdil Baru yang Ditemukan Astronom

Mengenal Goblin, Planet Kerdil Baru yang Ditemukan Astronom

Tekno | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 15:45 WIB

Mengapa Bumi Tidak Memiliki Cincin?

Mengapa Bumi Tidak Memiliki Cincin?

Tekno | Selasa, 02 Oktober 2018 | 10:15 WIB

Keluarkan Api Abadi, Tempat Wisata Ini Dijuluki Gerbang Neraka!

Keluarkan Api Abadi, Tempat Wisata Ini Dijuluki Gerbang Neraka!

Lifestyle | Kamis, 19 Juli 2018 | 20:15 WIB

Meteor Berlian Ini Ungkap Planet yang Hilang dari Tata Surya

Meteor Berlian Ini Ungkap Planet yang Hilang dari Tata Surya

Tekno | Rabu, 18 April 2018 | 07:25 WIB

Kiamat Membuktikan Kehadiran Alien di Planet Lain?

Kiamat Membuktikan Kehadiran Alien di Planet Lain?

Tekno | Senin, 02 April 2018 | 10:12 WIB

Terkini

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes

Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:06 WIB

Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029

Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:03 WIB

×