Flash Sale Xiaomi di Inggris Diduga Settingan

Dythia Novianty

Rabu, 14 November 2018 | 07:10 WIB
Flash Sale Xiaomi di Inggris Diduga Settingan
Ilustrasi logo Xiaomi. [Shutterstock]

Suara.com - "Flash Sale" yang memublikasikan peluncuran perusahaan ponsel cerdas di Cina telah memicu reaksi di media sosial. Xiaomi mengiklankan dua ponsel barunya seharga 1 poundsterling (Rp 19 ribuan) minggu lalu, dilakukan sebagai bagian dari promosi "promosi gila".

Namun, kabar kurang sedap berhembus yang mengatakan bahwa setiap flash sale, pabrikan hanya menjual dua atau tiga telepon dan Xiaomi telah mengatur situs webnya tertulis, "Terjual habis," segera setelah penjualan dibuka.

Pengawas iklan Inggris mengatakan, telah menerima keluhan dan memutuskan akan menyelidikinya.

Xiaomi mengatakan berharap pelanggan tidak akan berkecil hati untuk mengikuti promo berikutnya.

"Kami telah mengadakan flash sale di seluruh dunia sejak pertama kami kembali pada tahun 2013 sebagai cara untuk memberikan keberuntungan pada beberapa pelanggan untuk mendapatkan smartphone kami dengan harga sangat rendah," kata juru bicara Xiaomi.

"[Ini] adalah yang pertama di Inggris dan menarik banyak permintaan, jauh melampaui apa yang kami harapkan. Kami minta maaf karena banyak penggemar Xiaomi yang tidak mendapatkan kesempatan kali ini, tetapi kami berharap mereka akan mengikuti flash sale berikutnya," ujarnya lagi.

Model bisnis Xiaomi didasarkan pada penjualan perangkat kerasnya dengan margin laba yang rendah dan secara teratur mengadakan flash sale di pasar lain sebagai cara yang relatif murah untuk menarik perhatian dan mengukur permintaan.

Biasanya, sistem flash sale merupakan promosi menawarkan ribuan perangkat dengan harga yang jauh lebih murah. Namun, kenyataannya saat di Spanyol tahun lalu, diketahui dengan program serupa pabrikan hanya menyediakan 50 unit.

Parahnya, flash sale di Inggris sebagai pertama kalinya hanya melibatkan tiga telepon, sementara dua unit lainnya sifatnya terbatas.

baca juga

Fakta ini tidak disebutkan di halaman penjualan utama. Sebagai gantinya, pengguna harus mengklik tautan ke syarat dan ketentuannya, yang ditemukan di bagian bawah situs.

Puluhan pengguna mengeluh di halaman Facebook Xiaomi setelah gagal mendapatkan telepon.

"Untuk perusahaan senilai sekitar 50 miliar dolar AS meluncurkan di negara baru dan membuat masalah besar tentang itu, mereka bisa melakukannya dengan mudah. Mereka tidak. Mereka akan kehilangan pelanggan potensial atas ini," tulis Simon Hodge.

Pengguna lain, James Bowen, mengatakan "Lelucon apa, begitu timer mencapai nol, kehabisan stok - cukup klik untuk membuat orang mengunjungi situs web."

Seorang pengguna kemudian menganalisis kode halaman web dan menunjukkan bahwa tullisan "Terjual habis," sudah diatur segera setelah penjualan dibuka, tanpa memeriksa apakah stok yang dialokasikan memang telah dibeli.

Namun, Xiaomi membantah tuduhan ini mengindikasikan tidak ada ponsel yang dijual dengan harga yang dijanjikan.

Sebaliknya, manajer penjualan Inggris Xiaomi, Wilkin Lee, mengatakan, undian telah diambil dari mereka yang menekan tombol yang paling dekat dengan waktu yang ditetapkan.

"Dari ribuan yang mengklik 'beli' secara bersamaan, tie-breaker dilakukan dengan memilih pemenang secara acak," dia tweeted.

Namun, para pengguna telah mengeluhkan syarat dan ketentuan yang tidak disebutkan sebagai undian, hanya menyatakan bahwa ponsel akan diberikan atas dasar yang pertama datang, pertama dilayani.

Selain itu, satu pengguna menunjukkan pada satu titik teks tidak menyatakan berapa banyak ponsel yang akan ditawarkan.

Seorang juru bicara Xiaomi telah mengkonfirmasi bahwa ini adalah adanya "kesalahan" dan telah diperbaiki sehari sebelum penjualan pertama.

Ini masih bisa memiliki konsekuensi karena aturan Standar Otoritas Iklan menyatakan bahwa konsumen harus diberitahu secara jelas dan tepat waktu tentang terbatasnya ketersediaan suatu produk.

"Jika iklan tidak memasukkan kondisi yang signifikan dan syarat dan ketentuan diubah sebagian jalan melalui promosi, maka itu berpotensi menjadi masalah," kata juru bicara ASA.

Seorang pakar pemasaran mengatakan ada pelajaran yang bisa dipetik.

"Kampanye viral memancarkan kebaruan tetapi ada kekhawatiran yang berkembang tentang apakah aksi PR [hubungan masyarakat] seperti ini datang dengan mengorbankan kepercayaan konsumen," kata Dr Mariann Hardey, dari Universitas Durham.

Promosi Xiaomi berusaha untuk menciptakan mereknya dikenal.

"Tetapi telah menempatkan reputasinya dalam posisi yang berbahaya dengan mengejar kampanye pemasaran yang viral baik dalam hal menyebar luas dan memiliki efek yang merusak," tukasya. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Authorized Mi Store Rambah Pulau Dewata

Authorized Mi Store Rambah Pulau Dewata

Press Release | Senin, 12 November 2018 | 10:52 WIB

Lebarkan Sayap ke Inggris, Xiaomi Boyong Ini

Lebarkan Sayap ke Inggris, Xiaomi Boyong Ini

Tekno | Minggu, 11 November 2018 | 08:00 WIB

Warganet Salfok Xiaomi Mi 8 Lite Disandingkan Dua Smartphone Ini

Warganet Salfok Xiaomi Mi 8 Lite Disandingkan Dua Smartphone Ini

Tekno | Rabu, 07 November 2018 | 07:55 WIB

Diklaim Pesaing iPhone X, Xiaomi Luncurkan Mi 8 Lite

Diklaim Pesaing iPhone X, Xiaomi Luncurkan Mi 8 Lite

Tekno | Rabu, 07 November 2018 | 06:15 WIB

Lima Keunggulan Xiaomi Mi Mix 3, Nomor 2 Bikin Tercengang

Lima Keunggulan Xiaomi Mi Mix 3, Nomor 2 Bikin Tercengang

Tekno | Minggu, 28 Oktober 2018 | 13:45 WIB

Terungkap! Nama Smartphone Gaming Kedua Xiaomi

Terungkap! Nama Smartphone Gaming Kedua Xiaomi

Tekno | Senin, 22 Oktober 2018 | 14:15 WIB

Terkini

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:23 WIB

10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi

10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Cara Buat QRIS Lewat Aplikasi BRImerchant

Cara Buat QRIS Lewat Aplikasi BRImerchant

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Deretan Fakta Sekolah Islam Harapan Ibu: Warisan Wapres sampai Pinjam Uang Demi Lapangan Padel

Deretan Fakta Sekolah Islam Harapan Ibu: Warisan Wapres sampai Pinjam Uang Demi Lapangan Padel

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Bank Jakarta Resmi Ganti Alamat Situs, Dorong Transformasi Digital

Bank Jakarta Resmi Ganti Alamat Situs, Dorong Transformasi Digital

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan

Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:07 WIB

BRI Bebaskan Biaya Potongan QRIS (MDR 0%) Lewat BRImerchant, Ini Caranya

BRI Bebaskan Biaya Potongan QRIS (MDR 0%) Lewat BRImerchant, Ini Caranya

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:07 WIB

AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia

AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Indonesia Butuh Industri Alat Kesehatan, Bukan Sekadar Pasar Impor

Indonesia Butuh Industri Alat Kesehatan, Bukan Sekadar Pasar Impor

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:00 WIB

×