Menakjubkan: Ada Jejak Budaya Plestosen di Kisar, Maluku

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 23 November 2018 | 01:00 WIB
Menakjubkan: Ada Jejak Budaya Plestosen di Kisar, Maluku
Rock painting, Neanderthal Aboriginal. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Seni cadas atau rock art berupa lukisan-lukisan cap tangan yang tertera di dinding gua-gua di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku, diperkirakan berasal dari masa Plestosen akhir hingga periode Holosen awal, sekitar 40.000 hingga 8.000 tahun lalu.

"Kemungkinan lukisan cap tangan di Kisar dari masa plestosen akhir hingga periode awal holosen. Holosen merupakan budaya peradaban global pertama karena ditemukan di Eropa, Asia dan Australia," demikian jelas Dr.Muhammad Nur, di Wonreli, Kecamatan Pulau - Pulau Terselatan, Kamis (22/11/2018).

Dr. Muhammad Nur merupakan seorang arkeolog dan dosen di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, juga tim ahli cagar budaya Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Ia berada di Pulau Kisar sejak 15 November 2018 untuk membantu tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Maluku Utara dalam mengkaji peninggalan sejarah dan budaya di sana, salah satunya adalah seni cadas prasejarah.

Dr. Muhammad Nur mengatakan, ada dua jenis lukisan cap tangan prasejarah, yakni hand print, yang dibuat dengan cara mencelupkan tangan ke dalam pewarna atau tinta, lalu ditempelkan ke dinding. Satu lagi adalah teknik hand stensil, yaitu tangan ditempelkan ke dinding cadas kemudian disemprot dengan pewarna.

Para arkeolog di dunia telah berhasil mengidentifikasi seni cadas hand stensil. Motif dengan teknik semprot ini adalah salah satu budaya akhir masa Plestosen, yang berkaitan dengan akhir masa purba Paleolitikum atau zaman batu tua.

Sejauh ini lukisan cap telapak tangan yang pernah ditemukan di Pulau Kisar oleh arkeolog Dr. Mahirta dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Prof. Sue O'Connor dari The Australian National University (ANU), adalah jenis lukisan hand stensil berwarna merah.

Lukisan-lukisan itu tersebar hampir di seluruh wilayah Pulau Kisar, beberapa di antaranya adalah lukisan cap tangan sampai dengan lengan.

Kendati belum diteliti usianya, kata Dr. Muhammad Nur, jika dilihat dari segi teknik, warna, variasi dan pola-pola penempatan di dalam gua, lukisan cap tangan yang tersebar di Pulau Kisar memiliki kesamaan dengan lukisan di komplek cagar budaya gua prasejarah Leang-Leang di Maros.

baca juga

Lukisan cap tangan di komplek cagar budaya gua prasejarah Leang-Leang telah diteliti berasal dari masa Plestosen, sekitar 20.000 hingga 40.000 tahun lalu. Satu sampel lukisan di gua Timpuseng diketahui berusia 39.000 tahun yang lalu.

"Sejauh ini yang kami melihat tidak ada lukisan dengan teknik hand print, hanya hand stensil, sama persis dengan yang terdapat di Leang-Leang. Biasanya pewarna merah yang digunakan berasal dari hematit dicampur bahan organik agar menyatu dengan dinding gua," ujar Dr. Muhammad Nur.

Selain lukisan cap tangan, gua-gua di Pulau Kisar juga menyimpan beragam lukisan dengan motif lain, seperti gambar manusia menari, beberapa pola binatang, perahu dan motif lainnya dalam warna merah, salah satunya di gua Here Sorot di Pantai Wosi yang berhadapan dengan Timor Leste.

Menurut Dr. Muhammad Nur, lukisan-lukisan dengan motif manusia, binatang dan perahu dengan warna hitam adalah motif budaya prasejarah ras austronesia, usianya jauh lebih muda dari lukisan cap tangan.

"Dari segi ragam dan motif, lukisan-lukisan selain cap tangan di Kisar memiliki kesamaan motif dengan budaya prasejarah ras Austronesia, akan tetapi dari segi warna tidak memiliki kemiripan. Lukisan motif budaya prasejarah ras Austronesia berwarna hitam, akan tetapi di Kisar warnanya merah," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arkeolog Temukan Jejak Peradaban Nenek Moyang Indonesia di Maluku

Arkeolog Temukan Jejak Peradaban Nenek Moyang Indonesia di Maluku

News | Minggu, 18 November 2018 | 11:15 WIB

Setiap Minggu, Polwan Berjilbab Kawal Ibadah di Gereja Maluku

Setiap Minggu, Polwan Berjilbab Kawal Ibadah di Gereja Maluku

News | Minggu, 22 April 2018 | 16:04 WIB

Warga Maluku Simpan Granat Aktif Sisa Konflik Masa Lalu

Warga Maluku Simpan Granat Aktif Sisa Konflik Masa Lalu

News | Jum'at, 22 September 2017 | 06:04 WIB

Terkini

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:32 WIB

Bebas Kering! Ini 5 Body Lotion Alpukat untuk Kulit Halus dan Terhidrasi

Bebas Kering! Ini 5 Body Lotion Alpukat untuk Kulit Halus dan Terhidrasi

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Anak Sulit Fokus Belajar Jangan Langsung Dicap Malas, Studi Terbaru Sarankan Periksa Mata dan Jiwa

Anak Sulit Fokus Belajar Jangan Langsung Dicap Malas, Studi Terbaru Sarankan Periksa Mata dan Jiwa

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:28 WIB

Amerika Evakuasi Diplomat dari Arab Saudi Usai Bandara Riyadh Dihantam Rudal Houthi

Amerika Evakuasi Diplomat dari Arab Saudi Usai Bandara Riyadh Dihantam Rudal Houthi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:22 WIB

4 Rekomendasi Serial Baru di Netflix Minggu Ini: Ada Lupin Season 4

4 Rekomendasi Serial Baru di Netflix Minggu Ini: Ada Lupin Season 4

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Piala Dunia U-15 2026: Indonesia Imbang Lawan Bangladesh, Portugal dan Wales di Atas Garuda Muda

Piala Dunia U-15 2026: Indonesia Imbang Lawan Bangladesh, Portugal dan Wales di Atas Garuda Muda

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Saat Pengobatan Anak Mengharuskan Keluarga Jauh dari Rumah, Dukungan Jadi Kekuatan

Saat Pengobatan Anak Mengharuskan Keluarga Jauh dari Rumah, Dukungan Jadi Kekuatan

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Kolaborasi Ortuseight dan Pokmon Hadirkan Sepatu dengan Desain Anti-Mainstream

Kolaborasi Ortuseight dan Pokmon Hadirkan Sepatu dengan Desain Anti-Mainstream

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak

Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Bahasa Indonesia untuk Gen Z: Bertahan di Tengah Gempuran Istilah Nyeleneh

Bahasa Indonesia untuk Gen Z: Bertahan di Tengah Gempuran Istilah Nyeleneh

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×