Satu Lagi Petinggi WhatsApp Hengkang, Ada Apa?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 29 November 2018 | 08:26 WIB
Satu Lagi Petinggi WhatsApp Hengkang, Ada Apa?
Chief Business Officer WhatsApp, Neeraj Arora. [Facebook]

Suara.com - Dua petinggi WhatsApp sebelumnya, Brian Acton dan Jan Koum, hengkang dari WhatsApp dan kini jejaknya juga diikuti oleh Neeraj Arora selaku Chief Business Officer.

Hal itu dikonfirmasi dari akun Facebook resminya. Arora menulis alasannya untuk berhenti karena ingin beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Anehnya, dalam kolom ucapan terima kasihnya, Arora hanya menulis tim WhatsApp dan secara spesifik menyebutkan nama Brian Acton dan Jan Koum tanpa menulis nama Mark Zuckerberg yang notabenenya CEO dari perusahaan induk WhatsApp.

"Saya telah diberkati untuk bekerja dengan satu tim kecil yang berisi orang-orang berbakat dan melihat bagaimana fokus bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa dan dicintai miliaran orang. Saya sangat berutang budi kepada Jan dan Brian, yang mempercayakan saya untuk menjadi teman bisnis mereka selama bertahun-tahun," tulis Neeraj Arora dalam postingan di Facebooknya.

Sebelumnya, Facebook telah mengakuisisi WhatsApp sebesar 19 miliar dolar pada tahun 2014 silam dan berjanji untuk mengizinkan aplikasi perpesanan itu untuk terus beroperasi secara independen di bawah Acton dan Koum yang saat itu menjabat sebagai Chief Executive Officer, namun tiba-tiba keduanya berhenti satu per satu.

Dilansir dari Tech Crunch, hal tersebut menimbulkan tanda tanya dan spekulasi, mengingat para petinggi WhatsApp dan Instagram sebelumnya hengkang karena diduga juga memiliki hubungan yang kurang baik dengan Mark Zuckerberg.

Dalam postingan Facebook Arora dapat diketahui bahwa Koum dan Acton menariknya untuk bergabung dengan WhatsApp dan Arora juga digadang akan menjadi CEO WhatsApp untuk menggantikan posisi Koum dan Acton, namun setelah hengkangnya Arora, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai calon pengisi jabatan tersebut.

Chief Business Officer WhatsApp, Neeraj Arora. [Facebook]
Chief Business Officer WhatsApp, Neeraj Arora. [Facebook]

Sementara itu, menurut Telegraph, baru-baru ini Acton mengaku bahwa alasannya hengkang karena adanya ketidakcocokan dengan model bisnis yang dilakukan Facebook. Acton juga mengampanyekan "delete Facebook" kepada pengguna di tengah maraknya skandal Cambridge Analytica. Keluarnya Arora ini menjadi bukti lebih lanjut bahwa Facebook telah memasuki era baru, memperlihatkan di mana strategi akuisii perusahaan mungkin berada dalam bahaya yang lebih serius. [Telegraph/Techcrunch]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhirnya Terungkap! Ini Alasan WhatsApp Mulai Ditinggalkan

Akhirnya Terungkap! Ini Alasan WhatsApp Mulai Ditinggalkan

Tekno | Rabu, 28 November 2018 | 06:58 WIB

Melanggar Aturan, Apple Hapus Sticker WhatsApp dari App Store

Melanggar Aturan, Apple Hapus Sticker WhatsApp dari App Store

Tekno | Rabu, 21 November 2018 | 06:15 WIB

Update WhatsApp Ini Ubah Cara Anda Mengajak Orang Berkencan

Update WhatsApp Ini Ubah Cara Anda Mengajak Orang Berkencan

Tekno | Kamis, 15 November 2018 | 16:00 WIB

WhatsApp Akan Hapus Semua Pesan Anda! Begini Cara Menyimpannya

WhatsApp Akan Hapus Semua Pesan Anda! Begini Cara Menyimpannya

Tekno | Kamis, 15 November 2018 | 07:43 WIB

Gandeng Ilmuwan UNPAD, WhatsApp Teliti Hoaks di Pilpres 2019

Gandeng Ilmuwan UNPAD, WhatsApp Teliti Hoaks di Pilpres 2019

Tekno | Selasa, 13 November 2018 | 18:38 WIB

WhatsApp Bisa Dibuka dengan Akses Wajah

WhatsApp Bisa Dibuka dengan Akses Wajah

Tekno | Minggu, 28 Oktober 2018 | 09:45 WIB

Terkini

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:34 WIB

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

×