NASA Temukan Benda Misterius di Ujung Tata Surya

Dythia Novianty

Kamis, 27 Desember 2018 | 11:03 WIB
NASA Temukan Benda Misterius di Ujung Tata Surya
Temuan NASA. [Twitter]

Suara.com - Penyelidikan Nasa New Horizons akan melakukan penerbangan bersejarah dari dunia mini aneh yang bersembunyi di bagian luar tata surya kita. Pada hari Senin 31 Januari mendatang, pesawat ruang angkasa akan melewati Ultima Thule, sebuah benda misterius yang terletak di awan asteroid besar, komet dan planet kerdil yang disebut Sabuk Kuiper.

Penyelidik utama Nasa Baru Alan Stern mengatakan, penyelidikan telah mulai membuat persiapan akhir untuk pertemuannya dengan Ultima Thule.

"Sinyal baru saja diterima di kontrol misi, New Horizons telah berhasil memulai program terbangnya dari perintah yang tersimpan dan eksplorasi Ultima Thule 4 mil jauhnya!" cuitnya.

Bagi orang Romawi dan Yunani kuno, Ultima Thule awalnya adalah bagian paling utara dari Bumi, tetapi nama itu digunakan untuk merujuk ke mana saja yang berada di luar dunia yang dikenal. Objek luar angkasa sebenarnya disebut (486958) 2014 MU69 dan diyakini sebagai 'sistem biner' yang terdiri dari dua benda yang terkunci di orbit satu sama lain, meskipun hipotesis ini dapat dibuktikan atau dibantah setelah terbang.

Diyakini telah terbentuk lebih dari empat miliar tahun yang lalu pada awal sejarah tata surya kita.

"Ultima dibentuk di tengah Sabuk Kuiper, di mana suhunya mendekati nol mutlak," tulis Stern.

Dari mana ia terbentuk dan fakta bahwa Ultima tidak cukup besar untuk memiliki mesin geologis seperti Pluto dan planet-planet yang lebih besar.

"Kami berharap bahwa Ultima adalah sampel yang paling terpelihara dari sebuah blok bangunan planet yang pernah dieksplorasi. Ultima harus menjadi jendela berharga menuju tahap awal pembentukan planet dan seperti apa tata surya itu lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu,” kata Stern.

Pada 2015, New Horizons melaju melewati Pluto dan mengirim kembali foto-foto paling detail dari planet kerdil dan sangat dingin. Sekarang ia berharap untuk memecahkan misteri seputar Ultima Thule, yang diyakini sebagai sistem biner tetapi bisa menjadi sesuatu yang jauh lebih aneh. Para ilmuwan belum berhasil menemukan seperti apa dan apakah itu memanjang atau terdiri dari dua objek.

baca juga

"Skenario yang lebih aneh adalah skenario di mana Ultima dikelilingi oleh banyak bulan kecil yang berjatuhan,"kata Anne Verbiscer dari Universitas Virginia, seorang asisten ilmuwan proyek New Horizons. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Artefak Alien dari Mars dan Venus Tersembuyi di Bumi ?

Artefak Alien dari Mars dan Venus Tersembuyi di Bumi ?

Tekno | Kamis, 27 Desember 2018 | 09:02 WIB

Selain BNPB, NASA Juga Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Selain BNPB, NASA Juga Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Tekno | Rabu, 26 Desember 2018 | 13:44 WIB

Misi Kirim Manusia ke Mars Dinilai Astronot Bodoh, Kok Bisa?

Misi Kirim Manusia ke Mars Dinilai Astronot Bodoh, Kok Bisa?

Tekno | Selasa, 25 Desember 2018 | 06:31 WIB

Unik! Tampilan Asteroid Ini Mirip Kuda Nil

Unik! Tampilan Asteroid Ini Mirip Kuda Nil

Tekno | Senin, 24 Desember 2018 | 08:06 WIB

Ditemukan Piramida di Mars, Siapa yang Bangun?

Ditemukan Piramida di Mars, Siapa yang Bangun?

Tekno | Jum'at, 21 Desember 2018 | 21:13 WIB

Mau Selamatkan Tony Stark, NASA Tawarkan Hal Ini ke Marvel

Mau Selamatkan Tony Stark, NASA Tawarkan Hal Ini ke Marvel

Tekno | Selasa, 11 Desember 2018 | 19:45 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan

Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton

Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:29 WIB

×