Ramai Awan Bentuk Tsunami di Makassar, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Agung Pratnyawan

Rabu, 02 Januari 2019 | 20:52 WIB
Ramai Awan Bentuk Tsunami di Makassar, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Awan berbentuk tsunami di Makasar. (Instagram/ Makassar__info)

Suara.com - Sempat geger kemunculan awan bentuk tsunami di Makasar. Kemunculan awan misterius ini tertangkap kamera pada hari Selasa (01/01/2019).

Tak hanya menghebohkan warga sekitar, awan bentuk tsunami ini juga ramai dibagikan warganet ke media sosial. Yang akhirnya menjadi viral di Instagram.

Baca Juga : Ini Tsunami Langit yang Paling Ditakuti Dalam Dunia Penerbangan

Salah satunya adalah postingan video dari akun Instagram @makassar__info yang menampilkan awan bentuk tsunami ini.

Video ini yang memperlihatkan awan yang diketahui berada di atas Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar itu membuat heboh warganet.

Awan yang menggulung-gulung sepanjang beberapa kilometer ini terlihat seperti akan menerjang daratan. Berbentuk seperti ombak di laut, semakin membuat warganet terheran-heran dengan fenomena ini.

Baca Juga : Awan Berbentuk UFO Hebohkan Warganet

Dalam penjelasan ilmiah, awan berbentuk tsunami ini memang merupakan peristiwa alam yang biasa. Jadi itu bukan merupakan sebuah pertanda yang sering ditakutkan banyak pihak.

Video yang memperlihatkan awan berbentuk tsunami di Makasar. (Instagram/ makassar__info)
Video yang memperlihatkan awan berbentuk tsunami di Makasar. (Instagram/ makassar__info)

Meski begitu, keberadaan awan ini cukup berbahaya bagi dunia penerbangan apabila tekanan dan angin yang ada di dalamnya berhembus cukup kuat.

Baca Juga : Terekam Kamera Objek Misterius di Langit, UFO?

Keberadaan awan berbentuk tsunami ternyata juga pernah terjadi di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.

Peristiwa tersebut juga membuat geger warga sekitar karena kebanyakan dari mereka akan bertanya,'' Apa ini tsunami di langit?''

Karena sempat viral, ''tsunami langit'' tersebut dijelaskan oleh Cloud Appreciation Society, organisasi internasional yang didirikan oleh ilmuwan pada tahun 2005.

Cloud Appreciation Society adalah sebuah komunitas yang bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman dan pengetahuan khususnya tentang awan.

Baca Juga : Menyeramkan, Langit Balikpapan Berubah Begini Setelah Pesta Kembang Api

Ilmuwan yang berada Cloud Appreciation Society menjelaskan bahwa terdapat fenomena yang disebut dengan ketidakstabilan Kelvin-Helmholtz pada awan berbentuk tsunami.

Awan berbentuk Tsunami pernah terjadi di Alabama. (NPR)
Awan berbentuk Tsunami pernah terjadi di Alabama. (NPR)

Awan itu biasanya terbentuk di daerah dataran luas di mana angin dengan cepat mengubah kecepatannya sehingga menciptakan turbulensi.

Awan dengan kerapatan lebih banyak akan bergerak cepat di atas lapisan yang lebih lambat, lebih tebal, dan dapat menyeret permukaan sebelumnya, sehingga menciptakan efek seperti ''ombak''.

Baca selengkapnya mengenai penjelasan ilmiah awan bentuk tsunami di HiTekno.com.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?

Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM

134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:17 WIB

Penelitian Ungkap Mikroplastik Kini Ditemukan di Awan, Berpotensi Pengaruhi Iklim

Penelitian Ungkap Mikroplastik Kini Ditemukan di Awan, Berpotensi Pengaruhi Iklim

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21 WIB

Fenomena Awan Pelangi Bikin Heboh, Disebut Aurora Cabang Jonggol

Fenomena Awan Pelangi Bikin Heboh, Disebut Aurora Cabang Jonggol

Entertainment | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:20 WIB

Apa Itu Awan Cumulonimbus? BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem pada 15-21 April 2026

Apa Itu Awan Cumulonimbus? BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem pada 15-21 April 2026

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 14:08 WIB

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple  Target Selanjutnya

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:25 WIB

5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya

5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya

Lifestyle | Minggu, 15 Februari 2026 | 10:35 WIB

Laga Tarung Awan Jakarta

Laga Tarung Awan Jakarta

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 21:20 WIB

Mesin Baru DeadSquad Mengoyak Telinga Metalhead di Taiwan

Mesin Baru DeadSquad Mengoyak Telinga Metalhead di Taiwan

Entertainment | Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×