Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB
Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca
Pemprov DKI Jakarta melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). [Dok. Pemprov DKI Jakarta]
baca 10 detik
  • Pramono menyatakan kekeringan akibat kemarau panjang melanda permukiman Cilandak pada Senin, 14 September 2026.
  • Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan pesawat Cessna Caravan sebanyak lima kali untuk melakukan modifikasi cuaca di udara.
  • Pemerintah menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah terdampak karena kondisi atmosfer yang sangat kering.

Suara.com - Kekeringan mulai melanda beberapa kawasan di Jakarta akibat kemarau panjang. Paceklik air tanah tersebut salah satunya dilaporkan telah berlangsung selama dua pekan di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan.

Saat ditemui di sela acara Jakarta Investment Award di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membenarkan bahwa persoalan kekeringan memang sedang melanda beberapa kantong permukiman warga.

"Beberapa kekeringan memang ada dan terjadi," ujarnya, Senin (14/9/2026).

Guna mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebenarnya telah mengerahkan ikhtiar teknologi modifikasi cuaca demi memicu turunnya air hujan.

Armada pesawat perintis bahkan telah diterbangkan berulang kali ke angkasa guna memburu potensi awan hujan di atas langit Jakarta.

"Bahkan minggu lalu, hari Jumat itu 5 kali, 5 sorti, pakai Cessna Caravan," beber Pramono.

Kendati demikian, upaya modifikasi cuaca di udara terbentur kondisi atmosfer Jakarta yang sangat kering.

"Memang awannya itu lagi hampir nggak ada," kata Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wagub Rano Karno. (Suara.com/Yoga)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wagub Rano Karno. (Suara.com/Yoga)

Kini, Pemprov DKI Jakarta hanya bisa menggantungkan harapan agar formasi awan segera terbentuk secara alami.

baca juga

Sembari menanti turunnya hujan dari langit, pasokan air bersih darurat mulai disalurkan lewat armada darat menuju titik-titik permukiman yang terdampak.

"Bagi daerah-daerah yang mengalami kekeringan, Pemerintah DKI Jakarta membantu dengan air, dengan tangki-tangki yang ada, kami bantu. Termasuk bukan hanya di Cilandak, tetapi ada dua kelurahan lagi yang mengalami hal yang sama. Kami memberikan bantuan air untuk itu," pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 17:56 WIB

Eks Kepala BMKG Soroti Salah Kaprah Penanganan Karhutla, Singgung soal Birokrasi Berbelit

Eks Kepala BMKG Soroti Salah Kaprah Penanganan Karhutla, Singgung soal Birokrasi Berbelit

News | Kamis, 10 September 2026 | 12:20 WIB

Sapu Bersih Abu Krakatau, Modifikasi Cuaca hingga Pesawat Penyemprot Dikerahkan di Langit Jakarta

Sapu Bersih Abu Krakatau, Modifikasi Cuaca hingga Pesawat Penyemprot Dikerahkan di Langit Jakarta

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:09 WIB

Atasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Jajaki Hujan Buatan di Langit Jakarta

Atasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Jajaki Hujan Buatan di Langit Jakarta

News | Senin, 07 September 2026 | 18:33 WIB

Terkini

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:46 WIB

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:43 WIB

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 18:42 WIB

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:38 WIB

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

News | Senin, 14 September 2026 | 18:37 WIB

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 18:34 WIB

×