Google Pindahkan Rp 328 Triliun ke Bermuda, Ada Apa?

Dythia Novianty

Minggu, 06 Januari 2019 | 06:50 WIB
Google Pindahkan Rp 328 Triliun ke Bermuda, Ada Apa?
IIlustrasi logo Google. [Shutterstock]

Suara.com - Google menggunakan perusahaan shell Belanda untuk mengalihkan 23 miliar dolar AS atau sekitar Rp 328,92 triliun menyeberang ke Bermuda pada tahun 2017. Langkah ini dilakukan demi menghemat sejumlah besar pajak atas pendapatan internasionalnya.

Raksasa teknologi AS menggunakan celah yang sama pada tahun 2016 untuk mengubah keuangannya, tetapi tahun ini jumlahnya meningkat sebesar empat miliar euro atau kisaran Rp 65 triliun (1 euro = Rp 16.297).

Transfer, yang secara teknis sah, ditunjukkan dalam dokumen yang diajukan di kamar dagang Belanda. Bermuda memiliki tarif pajak perusahaan 0,00 persen yang memberikan perusahaan induk Google Alphabet cara mudah untuk mengurangi pengeluarannya.

Proses ini dikenal sebagai struktur ‘Double Irish Dutch Sandwich’. Ini berarti perusahaan mengalihkan pendapatannya dari perusahaan Irlandia ke perusahaan Belanda yang tidak memiliki karyawan.

Uang itu kemudian disimpan di kotak surat Bermuda yang dimiliki oleh perusahaan Irlandia lainnya. Google Netherlands Holdings tidak memiliki karyawan dan merupakan anak perusahaan dari Google Ireland Holdings.

Menurut dokumentasi dari Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, Google Ireland Holdings sendiri didirikan di Irlandia tetapi dikelola dan dikendalikan dari Bermuda.

Irlandia mereformasi hukumnya untuk menghentikan hal ini terjadi pada tahun 2015, tetapi perusahaan yang mengatur dengan struktur ini dapat terus beroperasi seperti ini hingga tahun 2020.

Adapun Google, terus bersikeras telah membayar semua pajak yang secara hukum wajib dibayarkan di semua negara di mana mereka beroperasi.

"Kami membayar semua pajak yang jatuh tempo dan mematuhi undang-undang pajak di setiap negara tempat kami beroperasi di seluruh dunia," kata raksasa teknologi itu dalam sebuah pernyataan.

baca juga

"Google, seperti perusahaan multinasional lainnya, membayar sebagian besar pajak penghasilan perusahaan di negara asalnya dan kami telah membayar tarif pajak efektif global sebesar 26 persen selama 10 tahun terakhir," tambahnya. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Google akan Luncurkan Fitur Prediksi Delay Pesawat Lewat HP Lho!

Google akan Luncurkan Fitur Prediksi Delay Pesawat Lewat HP Lho!

Lifestyle | Kamis, 03 Januari 2019 | 10:25 WIB

Google Maps Kini Bisa Dipakai Berkirim Pesan

Google Maps Kini Bisa Dipakai Berkirim Pesan

Tekno | Kamis, 03 Januari 2019 | 07:12 WIB

Throwback 2018, Deretan Peristiwa Penting Teknologi

Throwback 2018, Deretan Peristiwa Penting Teknologi

Tekno | Senin, 31 Desember 2018 | 07:47 WIB

Makin Canggih, Google Perbarui Kamera Trekker Street View

Makin Canggih, Google Perbarui Kamera Trekker Street View

Tekno | Kamis, 20 Desember 2018 | 16:30 WIB

Google Assistant Kini Bisa Memprediksi Jadwal Penerbangan Tertunda

Google Assistant Kini Bisa Memprediksi Jadwal Penerbangan Tertunda

Tekno | Selasa, 18 Desember 2018 | 15:00 WIB

Rusia Ancam Akan Menutup Akses Google

Rusia Ancam Akan Menutup Akses Google

Bisnis | Jum'at, 14 Desember 2018 | 06:31 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×