Teknologi Kecerdasan Buatan Ini Mampu Deteksi Alzheimer Lebih Cepat

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 11 Januari 2019 | 10:50 WIB
Teknologi Kecerdasan Buatan Ini Mampu Deteksi Alzheimer Lebih Cepat
Ilustrasi kecerdasan buatan [Shutterstock].

Suara.com - Para ilmuwan dari University of California San Fransisco berhasil menemukan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mampu mendeteksi penyakit Alzheimer lebih cepat. Yaitu enam tahun lebih cepat sebelum diagnosis umumnya ditetapkan.

Hal ini diungkapkan dalam sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Radiology milik Jae Ho Sohn, seorang peneliti dari University of California San Fransisco, Amerika Serikat. Penelitian dilakukan dengan mengombinasikan neuroimaging atau pemindaian otak dengan teknologi machine learning. Hasilnya, mampu memprediksi apakah si pasien menderita Alzheimer atau tidak.

Cara mendeteksinya dengan melakukan pemindaian Positron Emission Tomography (PET) yang mampu mengukur tingkat molekul spesifik seperti glukosa dalam otak.

Menurut studi tadi, glukosa disebut sebagai 'bensin' utama dalam jaringan otak. Semakin aktif jaringan ini, maka semakin banyak glukosa yang digunakan. Jika jaringan otak diserang penyakit dan mati, maka glukosa di dalam otak sama sekali tidak digunakan.

Hal ini sama dengan saat otak diserang oleh Alzheimer, penyakit ini mampu mengurangi tingkat glukosa pada otak. Namun karena berkembang dengan sangat lambat, maka perubahan tingkat glukosa juga akan sangat sulit dideteksi dengan mata telanjang. Untuk menangani hal ini, Jae Ho Sohn menggunakan algoritma machine learning pada pemindaian PET. Hal ini bertujuan untuk membuat diagnosis itu semakin bisa dipercaya.

Dalam proses untuk melatih algoritma machine learning tadi, Jo Ho Sohn menggunakan foto yang berasal dari Alzheimer's Disease Neuroimaging Initiative (ADNI) yang memiliki data publik besar terkait pemindaian PET pada pasien. Algoritma mesin ini yang kemudian akan menganalisis foto ini, untuk memprediksi diagnosis penyakit Alzheimer.

Hasilnya, algoritma yang didapat mampu mengidentifikasi dengan benar pada 92 persen pasien terpapar Alzheimer dalam pengujian pertama dan 98 persen di pengujian kedua. Prediksi ini dibuat dalam rata-rata 75,8 bulan, yang berarti teknologi dan cara ini mampu memprediksi enam tahun lebih cepat sebelum pasien mendapatkan diagnosis akhir mengenai Alzheimer.

Setelah memprediksi, tahap selanjutnya adalah dengan menguji dan mengkalibrasi algoritma itu ke dalam kumpulan data yang lebih besar dan beragam dari berbagai rumah sakit hingga negara.

Jika dalam penelitian lebih lanjut algoritma dengan perpaduan teknologi AI ini mampu memprediksi Alzheimer dengan lebih cepat, maka teknologi mutakhir itu bisa digunakan oleh para neurolog untuk memberikan perawatan lebih dini.

baca juga

Muncul perdana di Hitekno.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manfaat Ganja Medis, Bisa Obati Alzheimer Hingga Epilepsi

Manfaat Ganja Medis, Bisa Obati Alzheimer Hingga Epilepsi

Health | Kamis, 27 Desember 2018 | 19:27 WIB

2025, Robot Bakal Bisa Prediksi Kesuksesan Hubungan Percintaan Anda

2025, Robot Bakal Bisa Prediksi Kesuksesan Hubungan Percintaan Anda

Tekno | Kamis, 06 Desember 2018 | 08:21 WIB

Asyik, Balap R/C pun Kini Berteknologi AI !

Asyik, Balap R/C pun Kini Berteknologi AI !

Otomotif | Jum'at, 30 November 2018 | 15:00 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×