Aplikasi Ini Bisa Bikin Pasien Kanker Tenggorokan Memakai Suaranya Kembali

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 14 Januari 2019 | 14:20 WIB
Aplikasi Ini Bisa Bikin Pasien Kanker Tenggorokan Memakai Suaranya Kembali
Ilustrasi suara. [Shutterstock]

Suara.com - Pasien kanker tenggorokan biasanya menggunakan prosthesis suara, sebuah alat buatan yang menyerupai bentuk bagian tubuh untuk menggantikan bagian yang hilang. Namun, berkat aplikasi ini, kini pasien kanker tenggorokan dapat berbicara dengan menggunakan suaranya kembali.

Aplikasi inovatif yang dikembangkan dua universitas di Ceko ini merupakan proyek bersama antara Universitas Bohemia Barat dan Universitas Charles Praha, serta dua perusahaan swasta yaitu CertiCon dan SpeechTech.

Aplikasi ini dikembangkan untuk pasien yang kehilangan suaranya karena laryngectomy atau pengangkatan laring, sebuah prosedur khas untuk stadium lanjut bagi penderita kanker tenggorokan.

Proyek yang dimulai hampir dua tahun lalu ini, menggunakan teknologi rekaman suara pasien untuk membuat ucapan sintetis yang dapat dimainkan di ponsel, tablet atau laptop melalui aplikasi.

Idealnya, pasien perlu merekam lebih dari 10.000 kalimat untuk memberi para ilmuwan bahan menghasilkan suara sintetis mereka.

"Kami mengedit bersama suara bunyi individu sehingga kami membutuhkan banyak kalimat," ucap Jindrich Matousek, seorang ahli text-to-speech sintetis, pemodelan ucapan, dan akustik yang memimpin proyek tersebut di Universitas Bohemia Barat.

Sejauh ini, Universitas Bohemia Barat telah mencatat 10 hingga 15 pasien. Selain bahasa Ceko, para ilmuwan juga telah menciptakan sampel pidato yang disintetis dalam bahasa Inggris, Rusia, dan Slowakia.

Dilansir dari AFP, salah satu pasien yang tercatat adalah Vlastimil Gular, seorang ayah empat anak berusia 51 tahun yang lebih memilih aplikasi ini daripada menggunakan prosthesis.

"Saya tidak pandai menggunakan prosthesis suara dan saya menemukan aplikasi ini sangat berguna," ucap Gular.

baca juga

Gular sendiri tercatat berhasil mengucapkan 477 kalimat selama tiga minggu antara diagnosis dan operasinya.

Jindrich Matousek berharap di masa depan, pasien akan dapat menggunakan aplikasi ini untuk merekam suara mereka di rumah menggunakan situs web khusus yang akan memandu pasien secara mandiri. Tak hanya itu, Matousek juga berharap aplikasi tersebut akan dapat terhubung ke otak, ke saraf yang terkait dengan ucapan sehingga pasien dapat mengontrol perangkat dengan pikiran mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aplikasi Ini Bantu Menghilangkan Kecanduan Rokok

Aplikasi Ini Bantu Menghilangkan Kecanduan Rokok

Tekno | Minggu, 06 Januari 2019 | 08:20 WIB

Terbongkar, Google Ingin Memindahkan Android Messages

Terbongkar, Google Ingin Memindahkan Android Messages

Tekno | Jum'at, 28 Desember 2018 | 08:47 WIB

BMKG Kini Punya Aplikasi Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau

BMKG Kini Punya Aplikasi Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Tekno | Rabu, 26 Desember 2018 | 07:04 WIB

Permudah Milenial, Pemerintah Hadirkan Aplikasi Museum Wayang

Permudah Milenial, Pemerintah Hadirkan Aplikasi Museum Wayang

Tekno | Selasa, 25 Desember 2018 | 14:45 WIB

Aplikasi Ini Paling Banyak Diunduh Sepanjang 2018

Aplikasi Ini Paling Banyak Diunduh Sepanjang 2018

Tekno | Selasa, 25 Desember 2018 | 07:10 WIB

Login Apapun via Facebook? Ini Bahaya dan Solusinya

Login Apapun via Facebook? Ini Bahaya dan Solusinya

Tekno | Sabtu, 17 November 2018 | 12:25 WIB

Terkini

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

×