Peneliti Kembangkan Aplikasi untuk Mengukur Rasa Nyeri

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Jum'at, 11 Januari 2019 | 15:30 WIB
Peneliti Kembangkan Aplikasi untuk Mengukur Rasa Nyeri
Nyeri bisa diukur lewat aplikasi ini. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu kesulitan pasien saat berobat ke dokter adalah menceritakan soal rasa nyeri yang dialami. Nah, sebentar lagi akan ada aplikasi khusus bernama pain o meter yang bisa membantu dokter mengetahui rasa nyeri yang dialami pasien.

Dari skala 1 sampai 10 berapa tingkat rasa nyeri yang Anda alami? Biasanya dokter akan menanyakan hal tersebut ketika Anda mengeluh rasa nyeri di bagian tubuh tertentu. Tentu saja tak sedikit di antara Anda yang bingung menyimpulkan berapa skala yang mewakili rasa nyeri Anda.

Namun tak usah khawatir karena baru-baru ini peneliti menemukan sebuah perangkat yang dapat mengukur tingkat nyeri hanya dengan memeriksa bagian mata Anda.

Dr. Francis Collins, Direktur National Institutes of Health di Amerika Serikat, mengatakan bahwa pihaknya sedang menguji sebuah alat bernama pain o meter untuk mengukur skala nyeri yang dialami pasien. Selain itu alat ini juga dapat menentukan jenis obat apa yang paling efektif untuk meredakan rasa nyeri tersebut.

"Ini adalah penelitian tahap awal, dan belum dapat dipastikan hingga kapan alat ini bisa digunakan untuk umum," ujar dia, dilansir NY Post.

NIH memperkirakan 25 juta orang di AS mengalami rasa nyeri setiap hari. Sarah Taylor adalah salah satunya. Ia menderita arthritis sendi yang membuatnya migrain dan nyeri di bagian tulang belakang. Sarah juga dilibatkan dalam proses pengujian alat pain o meter ini.

Ia diminta untuk membuka salah satu matanya lebar-lebar selama 10 detik. Kemudian peneliti akan mendekatkan ponsel yang telah memiliki aplikasi pain o meter untuk menangkap bola mata Sarah dengan menggunakan kilatan cahaya atau flash light.

Ilustrasi nyeri pinggang atau pinggul. (Shutterstock)
Ilustrasi nyeri di bagian pinggang atau pinggul. (Shutterstock)

"Akan ada kilatan cahaya selama 10 detik. Yang harus kamu lakukan adalah berusaha untuk tidak berkedip," kata peneliti Kevin Jackson kepada Sarah.

Lalu bagaimana cara kerja alat ini? Finkel, pemimpin penelitian nyeri di Institut Sheikh Zayed untuk Bedah Anak Pediatrik mengatakan mata digunakan untuk media pengukuran rasa nyeri karena dapat menghantarkan rangsangan ke pusat nyeri di otak.

baca juga

Ketika kilatan cahaya ponsel mengenai nata maka otot pupil akan bereaksi terhadap rangsangan.

"Perangkat ini akan melacak reaksi pupil terhadap cahaya tanpa rasa nyeri dari serabut saraf tertentu, yang bertujuan untuk menghubungkannya dengan intensitas dan jenis nyeri yang berbeda," kata dia.

Penelitian lain juga telah menemukan adanya perubahan dalam aktivitas otak yang menandakan jenis rasa nyeri tertentu. Namun, penelitian itu menggunakan elektroda di kulit kepala untuk mengukur rasa nyeri melalui gelombang otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pameran "Michael 50": Apa Saja Jet Darat Andalan Museo Ferrari ?

Pameran "Michael 50": Apa Saja Jet Darat Andalan Museo Ferrari ?

Otomotif | Rabu, 09 Januari 2019 | 13:00 WIB

Pengguna Kena HIV, Aplikasi Kencan Gay Blued Ditutup

Pengguna Kena HIV, Aplikasi Kencan Gay Blued Ditutup

Health | Selasa, 08 Januari 2019 | 14:08 WIB

Aplikasi Ini Bantu Menghilangkan Kecanduan Rokok

Aplikasi Ini Bantu Menghilangkan Kecanduan Rokok

Tekno | Minggu, 06 Januari 2019 | 08:20 WIB

Benarkah WhatsApp akan Realisasikan Selingan Iklan?

Benarkah WhatsApp akan Realisasikan Selingan Iklan?

Tekno | Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:30 WIB

Rayakan Ultah Schumacher ke-50, Keluarga Luncurkan Aplikasi Virtual

Rayakan Ultah Schumacher ke-50, Keluarga Luncurkan Aplikasi Virtual

Sport | Kamis, 03 Januari 2019 | 18:30 WIB

Terkini

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

×