Begini Keamanan Masa Depan Bandara

Dythia Novianty

Minggu, 20 Januari 2019 | 09:00 WIB
Begini Keamanan Masa Depan Bandara
Ilustrasi pemeriksaan barang di bandara. (Shutterstock)

Suara.com - Teknologi yang dapat mempercepat dan meningkatkan pemeriksaan keamanan di bandara tengah dipamerkan kepada para pakar industri di sebuah acara showcase di London.

Di antara inovasi adalah pad yang bisa mendeteksi bahan peledak yang tersembunyi di sepatu saat orang mengantri di keamanan.

Acara ini adalah bagian dari skema Future Aviation Security Solutions (Fass) pemerintah, yang menginvestasikan jutaan pound dalam ide-ide yang menjanjikan.

Namun, inovasi sebagian besar masih pada tahap prototipe.

Pemindai sepatu, yang dikembangkan oleh perusahaan bernama Scanna, menggunakan jaringan elektroda pengindera untuk menganalisis sepatu dan apa yang dikandungnya.

Ketika mesin mendeteksi sesuatu yang seharusnya tidak berada dalam sepasang sepatu, akan memberitahu staf bandara. Karena hanya perlu beberapa detik, perusahaan berharap dapat diintegrasikan dengan pemindai seluruh tubuh sehingga penumpang tidak perlu lagi melepas sepatu mereka di bandara.

Alat itu dapat digunakan pada penumpang saat mereka menunggu di antrian di keamanan. Perusahaan berharap untuk menguji teknologi sebelum akhir 2019.

Perusahaan lain, Sequestim, berharap untuk menghilangkan kerumitan melepas mantel dan barang-barang seperti ponsel dan dompet dari saku saat proses pemeriksaan.

Alat ini bekerja menggabungkan kecerdasan buatan dengan versi yang lebih sensitif dari pemindai gelombang tubuh milimeter yang sudah digunakan di bandara. Penumpang dapat melewati pemindai sambil mengenakan mantel mereka dengan saku penuh dan masih mengidentifikasi ancaman tersembunyi.

baca juga

Pendinginan sensornya ke -273C (-459F) meningkatkan efektivitasnya dan memungkinkan penumpang dipindai dari jarak 8m (26ft). Sementara pendinginan membutuhkan biaya, bandara mungkin menemukan itu terbayar dengan mampu memproses penumpang lebih cepat.

Perusahaan mengatakan, kecerdasan buatannya akan memungkinkan penumpang meninggalkan barang-barang mereka di saku mereka karena sistem akan belajar "secara normal" dan dapat menandai barang yang mencurigakan.

"Itu akan mempercepat proses dengan mengurangi jumlah baki melalui pemindai," kata Rob Spurrett, direktur pelaksana Sequestim.

Lain lagi dengan para peneliti dari Durham University berharap sistem mereka akan menghilangkan kebutuhan penumpang untuk mengeluarkan barang elektronik dan cairan dari tas kabin mereka selama pemeriksaan keamanan.

Mereka sedang mengembangkan kecerdasan buatan yang dapat menganalisis gambar dari pemindai sinar-X bandara dan mengidentifikasi apa pun yang tidak beres.

Sistem itu akan mempelajari seperti apa bentuk laptop biasa, misalnya dan akan mengenali jika telah dimodifikasi untuk mengandung bahan yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Sementara itu, para peneliti di Universitas Cambridge telah mencari cara terbaik melatih staf keamanan bandara. Mereka mengusulkan untuk melatih orang menemukan barang terlarang pada gambar X-ray mungkin kontra-intuitif, karena ancaman paling parah adalah gambar yang paling jarang muncul.

Penelitian mereka menunjukkan, staf pengajar item mana yang dapat mereka abaikan dapat mengarah pada deteksi ancaman yang lebih berhasil.

Ada lagi pemindai keamanan portabel yang dapat menyelidiki bahan apa yang dibuat. Diharapkan teknologi ini dapat dikembangkan dalam lima tahun ke depan, sehingga pemindai dapat dipercaya menemukan barang terlarang, bahkan jika mereka tersembunyi di dalam tas, tanpa perlu sinar-X. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback 2018, Deretan Peristiwa Penting Teknologi

Throwback 2018, Deretan Peristiwa Penting Teknologi

Tekno | Senin, 31 Desember 2018 | 07:47 WIB

Kocak, Begini Bayangan Facebook dan Teknologi Lain pada 30 Tahun Lalu

Kocak, Begini Bayangan Facebook dan Teknologi Lain pada 30 Tahun Lalu

Tekno | Sabtu, 22 Desember 2018 | 06:30 WIB

Cara Baru Tingkatkan Pelayanan Hotel Lewat Teknologi

Cara Baru Tingkatkan Pelayanan Hotel Lewat Teknologi

Press Release | Rabu, 05 Desember 2018 | 16:43 WIB

Kedokteran Nuklir, Metode Terkini Atasi Kanker

Kedokteran Nuklir, Metode Terkini Atasi Kanker

Health | Senin, 26 November 2018 | 19:00 WIB

Drone Mavic 2 Pro Hadirkan Kamera Hasselblad, Teknologi Apa Itu?

Drone Mavic 2 Pro Hadirkan Kamera Hasselblad, Teknologi Apa Itu?

Tekno | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 19:48 WIB

Teknologi Ini Diklaim Bisa Menjadi Pengganti Lampu Lintas

Teknologi Ini Diklaim Bisa Menjadi Pengganti Lampu Lintas

Otomotif | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:00 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×