Apple Lakukan Penyelidikan terhadap Aplikasi Arab Saudi

Dythia Novianty
Apple Lakukan Penyelidikan terhadap Aplikasi Arab Saudi
Ilustrasi Apple di iPhone. [Pixabay]

Aplikasi Arab Saudi yang dapat digunakan untuk melacak perempuan dan mencegah mereka bepergian akan diselidiki Apple.

Suara.com - Aplikasi Arab Saudi yang dapat digunakan untuk melacak perempuan dan mencegah mereka bepergian akan diselidiki Apple. Hal ini diungkap salah satu pimpinan ekskutifnya.

Tim Cook mengatakan dalam sebuah wawancara dnegan NPR, dia tidak mengetahui aplikasi Absher tetapi akan memeriksanya. Aplikasi, yang menawarkan akses ke layanan pemerintah, telah dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia.

Senator Demokrat Ron Wyden telah meminta Apple dan Google untuk menghapusnya dari toko mereka.

Perempuan di Arab Saudi perlu mendapatkan izin untuk meninggalkan negara dari wali lelaki, biasanya ayah atau suami.

Aplikasi Absher, yang dirancang untuk berbagai layanan pemerintah, seperti memperbarui SIM, membuat proses mengizinkan atau melarang perjalanan jauh lebih mudah, dan itu dapat dilakukan melalui smartphone.

Awalnya, aplikasi ini dirancang untuk Kementerian Dalam Negeri, Absher telah digunakan selama beberapa tahun dan diunduh lebih dari satu juta kali.

Investigasi dari situs web Insider mengungkapkan, bagaimana itu digunakan oleh wali lelaki untuk mendaftarkan istri, saudara perempuan dan anak perempuan untuk membatasi atau mengizinkan perjalanan internasional.

Lelaki itu menerima pemberitahuan jika perempuan yan menjadi tanggung jawabnya berusaha untuk meninggalkan negara itu.

Human Rights Watch mengatakan kepada publik bahwa aplikasi seperti ini dapat memfasilitasi pelanggaran hak asasi manusia, termasuk diskriminasi terhadap perempuan.

"Ini bukan berita bahwa monarki Saudi berupaya membatasi dan menekan perempuan Saudi, tetapi perusahaan-perusahaan Amerika seharusnya tidak memungkinkan atau memfasilitasi patriarki pemerintah Saudi," tulis Wyden.

Mengutip dari Insider, aplikasi ini juga telah digunakan oleh beberapa perempuan untuk secara diam-diam mengubah pengaturan pada ponsel wali lelaki mereka sehingga memungkinkan untuk melakukan perjalanan. Sayang, hingga kini belum ada tanggapan dari Google terkait hal ini. [BBC]

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS