Trik Facebook Mencegah Penyalahgunaan dan Penyebaran Kebencian

Dythia Novianty

Senin, 18 Februari 2019 | 12:15 WIB
Trik Facebook Mencegah Penyalahgunaan dan Penyebaran Kebencian
Ilustrasi aplikasi Facebook. [Shutterstock]

Suara.com - Facebook selain digunakan untuk menjangkau teman dan kerabat, juga sering digunakan untuk menyebarkan kebencian dan misinformasi, memicu ketegangan, dan memicu kekerasan. Kunci utama Facebook untuk mencegah penyalahgunaan adalah melalui Standar Komunitas, kebijakan yang mengatur apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dibagikan di Facebook.

"Kami ingin melakukan semua yang dapat kami lakukan untuk mengidentifikasi, menghapus, dan mencegah hal tersebut. Menghentikan penyalahgunaan ini adalah fokus utama bagi kami untuk melindungi integritas pemilu di Indonesia," ujar Kepala Kebijakan Publik untuk Facebook di Indonesia, Ruben Hattari dalam keterangan resminya.

Namun, banyak beredar kabar jika kebijakan Facebook itu hanya menargetkan kelompok tertentu saja. Hal ini disanggah.

"Kami memahami adanya pemikiran bahwa Standar Komunitas Facebook diterapkan secara tidak adil, dengan asumsi bahwa Facebook menargetkan kelompok tertentu saja. Hal ini tidak benar, dan penting bagi kami untuk
memahami hal ini, serta memberikan penjelasan yang tepat tentang prinsip yang mendasari pengembangan dan penegakkan Standar Komunitas," bebernya.

Baru-baru ini, Facebook menerbitkan versi Standar Komunitas yang lebih detail, untuk membantu orang memahami lebih baik tentang konten apa yang boleh dan tidak boleh dibagikan.

"Keamanan komunitas di dalam platform kami adalah prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kebebasan berekspresi tidak disalahgunakan, dan tidak digunakan untuk merugikan orang lain," kata Ruben.

Diakuinya, selama ini Facebook memperlakukan setiap laporan tentang konten secara sama di seluruh dunia. Siapapun atau dari manapun laporan itu berasal.

"Kami meninjau setiap laporan konten sebagai bentuk kepatuhan terhadap Standar Komunitas kami, terlepas hal itu datang dari pemerintah, organisasi sipil, institusi keagamaan, lembaga internasional atau individu. Jika konten tersebut melanggar Standar Komunitas kami, maka akan kami hapus, siapapun yang mempostingnya, dan apakah konten itu sudah dilaporkan sekali atau ribuan kali," jelas dia.

Untuk mempermudah proses peninjauan, Facebook memiliki akses yang tetap ke seluruh sumber daya, dukungan, dan pelatihan yang mumpuni.

baca juga

Diakui Facebook, platform pimpinan Mark Zuckerberg ini terkadang menerima informasi dari pemerintah, termasuk pemerintah Indonesia.

"Kami mengikuti proses yang jelas dan ketat ketika merespon terhadap permintaan ini, dan proses ini tidak memiliki perbedaan, baik di Indonesia maupun di negara lain," katanya.

Dia pun menjelaskan berbagai tahapan dalam peninjauan atas konten yang dilaporkan. Mulai dari meninjau konten berdasarkan Standar Komunitas dan jika hal tersebut melanggar kebijakan Facebook, maka akan dihapus.

"Jika kami menemukan bahwa sebuah konten yang jelas ilegal, kami akan memperketat akses ke konten itu di negara-negara tertentu. Kami akan terus berinvestasi pada orang-orang kami, kebijakan, produk, dan program untuk mencegah seluruh penyalahgunaan di platform ini, sehingga kami dapat fokus menciptakan dampak positif untuk jutaan orang yang menggunakan Facebook di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perihal Penggunaan Data Pribadi, Kini Facebook Lebih Transparan ?

Perihal Penggunaan Data Pribadi, Kini Facebook Lebih Transparan ?

Tekno | Senin, 11 Februari 2019 | 08:30 WIB

Facebook Tambahkan Alat dan Fitur Baru Untuk Grup

Facebook Tambahkan Alat dan Fitur Baru Untuk Grup

Tekno | Sabtu, 09 Februari 2019 | 15:21 WIB

Kominfo Diminta Tertibkan Akun Media Sosial yang Catut TNI

Kominfo Diminta Tertibkan Akun Media Sosial yang Catut TNI

Tekno | Rabu, 06 Februari 2019 | 13:28 WIB

Facebook Kembali Minta Maaf Karena Sensor Foto Patung Telanjang

Facebook Kembali Minta Maaf Karena Sensor Foto Patung Telanjang

Tekno | Rabu, 06 Februari 2019 | 08:15 WIB

15 Tahun Berdiri, Ini Curhatan Bos Facebook

15 Tahun Berdiri, Ini Curhatan Bos Facebook

Tekno | Senin, 04 Februari 2019 | 17:05 WIB

Sempat Tersandung Kasus, Pendapatan Facebook Berhasil Cetak Rekor

Sempat Tersandung Kasus, Pendapatan Facebook Berhasil Cetak Rekor

Tekno | Minggu, 03 Februari 2019 | 09:15 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×