Positif! Huawei Mate X Tidak Dijual di AS

Dythia Novianty

Senin, 25 Februari 2019 | 07:23 WIB
Positif! Huawei Mate X Tidak Dijual di AS
CEO Huawei, Richard Yu saat memperkenalkan Huawei Mate X di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 bertempat di Barcelona, Spanyol. [AFP/Josep Lago]

Suara.com - Huawei secara resmi memperkenalkan ponsel lipatnya Huawei Mate X dengan harga fantastis, 2.299 euro atau sekitar Rp 36,65 juta. Sayangnya, pabrikan yang berbasis di China ini telah mengonfirmasi bahwa tidak akan menjual Huawei Mate X ke pasar Amerika Serikat (AS).

Hal ini secara tegas disampaikan Presiden Divisi Handset Seluler Huawei, Kevin Ho, saat ditanya apakah ponsel lipat dengan kemampuan teknologi 5G ini akan tersedia di pasar AS.

"Tidak," tegasnya dan jelas.

Seperti diketahui, hingga saat ini bersitegang antara Huawei dengan pemerintah AS belum mereda. Pemerintah Amerika percaya bahwa pihak berwenang China telah menempatkan Huawei untuk gateway pintu belakang di peralatan telekomunikasi.

Pernyataan ini pun telah ditolak mentah-mentah oleh Huawei. Akibatnya, smartphone yang baru-baru dirilis seperti Huawei Mate 20 Pro, tidak tersedia di AS. Spekulasi beredar jika Mate X pun akan mengalami hal yang sama.

Kondisi ini menyebabkan, masyarakat AS yang menginginkan ponsel lipat, hanya bisa mendapatkannya dari Samsung Galaxy Fold. Tentu saja hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Samsung.

Namun, soal teknologi dan infrastrukturnya, tidak bisa dielakkan jika Huawei Mate X sudah menjangkau teknologi 5G. Teknologi ini akan menjadi pembeda yang jelas jika disandingkan dengan Samsung Galaxy Fold.

Tidak sampai di situ, dari sisi harga juga, Huawei menunjukkan keseriusannya dengan kehadiran Huawei Mate X ini. Sejak awal, Ho menegaskan bahwa pabrikan tidak berencana memperkenalkan ponsel berteknologi 5G dengan harga di bawah 1.000 euro atau sekitar Rp 15,95 juta pada tahun ini.

Huawei Mate X menggunakan desain 'Falcon Wing Hinge' yang berarti engsel duduk sedikit tersembunyi ke dalam sasis ponsel. Itu juga tidak melipat dead-center, seperti buku. Sebagai gantinya, satu sisi ponsel ini memiliki pegangan lengkung yang disambungkan layar kembali.

baca juga

Ini berarti layar duduk rata ketika dilipat kembali dengan sendirinya. Ini juga memberi Anda pegangan untuk memegang perangkat di satu tangan ketika sedang dalam mode tablet. Tombol daya terletak di samping dan juga menampung pemindai sidik jari perangkat, yang dapat digunakan untuk membukanya. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saingi Samsung Galaxy Fold, Ini Harga dan Spesifikasi Huawei Mate X

Saingi Samsung Galaxy Fold, Ini Harga dan Spesifikasi Huawei Mate X

Tekno | Senin, 25 Februari 2019 | 06:59 WIB

Di Barcelona, Huawei Pamer Ponsel Layar Lipat Terbaru

Di Barcelona, Huawei Pamer Ponsel Layar Lipat Terbaru

Tekno | Minggu, 24 Februari 2019 | 08:40 WIB

Beragam, Sony Xperia Akan Boyong 4 Gawai Baru di MWC 2019

Beragam, Sony Xperia Akan Boyong 4 Gawai Baru di MWC 2019

Tekno | Sabtu, 23 Februari 2019 | 16:11 WIB

Terungkap! Huawei Akan Hadirkan Ponsel Lipat Mate X 5G

Terungkap! Huawei Akan Hadirkan Ponsel Lipat Mate X 5G

Tekno | Sabtu, 23 Februari 2019 | 13:38 WIB

Sony Xperia XA3 Plus Punya Layar Super Panjang

Sony Xperia XA3 Plus Punya Layar Super Panjang

Tekno | Kamis, 14 Februari 2019 | 13:30 WIB

Lima Alasan Jangan Terburu-buru Membeli Ponsel Premium Sekarang !

Lima Alasan Jangan Terburu-buru Membeli Ponsel Premium Sekarang !

Tekno | Selasa, 12 Februari 2019 | 11:25 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×