Pendiri Wikileaks, Julian Assange, Ditangkap Polisi Inggris

Liberty Jemadu Suara.Com
Kamis, 11 April 2019 | 19:03 WIB
Pendiri Wikileaks, Julian Assange, Ditangkap Polisi Inggris
Pendiri situs Wikileaks, Julian Assange, berbicara dari balkon Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris pada Mei 2017 lalu. [AFP/Adrian Dennis]

Suara.com - Pendiri Wikileaks, Julian Assange, ditangkap oleh polisi Inggris, Kamis (11/4/2019) dan dibawa dari Kedutaan Besar Ekuador di London, tempat ia berlindung selama tujuh tahun terakhir.

Dalam sebuah video yang beredar di internet, terlihat seorang lelaki berambut dan berjenggot putih diseret oleh setidaknya tujuh orang dari dalam sebuah bangunan di pusat kota London.

"Julian Assange, 47 tahun, hari ini, Kamis 11 April, telah ditahan oleh petugas dari Kepolisian Metropolitan di Kedutaan Besar Ekuador," demikian pernyataan resmi kepolisian Inggris seperti dilansir Reuters.

Polisi mengatakan mereka menangkap Assange setelah diundang ke kedutaan oleh duta besar Ekuador, setelah pemerintah negara di Amerika Selatan itu mencabut suaka bagi aktivis kelahiran Australia tersebut.

Assange kini ditahan di kantor polisi di pusat kota London dan rencananya akan dihadapkan ke pengadilan Westminster.

Sejak 2012 Assange menerima suaka di Kedutaan Besar Ekuador di London. Di sana ia berlindung agar tidak diekstradisi ke Swedia, tempat ia diburu karena diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual.

Tetapi Swedia belakangan tak melanjutkan kasus tersebut. Meski demikian Assange ditahan hari ini karena ia melanggar pembebasan bersyaratnya di Inggris dan diduga berkaitan dengan permintaan ekstradisi dari Amerika Serikat. Di AS, Assange diburu terkait Wikileaks, situs yang mengumbar banyak rahasia intelijen serta diplomatik negara adidaya tersebut.

Suaka untuk Assange dicabut setelah ia dituding membocorkan tentang kehidupan pribadi Presiden Ekuador, Lenin Moreno. Tetapi kepada publik Pemerintah Ekuador mengatakan bahwa Assange telah melanggar syarat-syarat yang sudah disepakati sebelumnya.

Moreno sendiri mengaku sudah meminta jaminan dari Inggris untuk tidak mengekstradisi Assange ke AS. Di AS, karena kasus pembocoran rahasia intelijen dan diplomatik lewat website Wikileaks, Julian Assange terancam hukuman mati.

Baca Juga: Pendiri WikiLeaks Ejek Penghargaan 'Fake News' Donald Trump

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI