Ketua Dewan Pers: Media Massa Jangan Jadikan Media Sosial sebagai Rujukan

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 09 Mei 2019 | 19:01 WIB
Ketua Dewan Pers: Media Massa Jangan Jadikan Media Sosial sebagai Rujukan
Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengingatkan media massa mainstream (arus utama) untuk tidak menjadikan media sosial sebagai rujukan karena hal itu akan berisiko membuat masyarakat memercayai hoaks dan tidak percaya pada lembaga resmi yang kredibel.

"Kasus jutaan tenaga kerja asal China dan pernyataan Pak Wiranto akan menutup media massa merupakan bukti bahwa media massa sudah memakai medsos sebagai rujukan, padahal informasinya hanya berbasis 'talking news' dan bukan presisi (berbasis data/akurasi)," kata Yosep di Denpasar, Bali, Kamis (9/5/2019).

Yang dimaksud Yosep adalah hoaks tentang masuknya 10 juta tenaga kerja asing asal China ke Indonesia serta kabar bahwa Menteri Kordinator Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia, Wiranto, akan menutup media massa yang dinilai menghasut atau memprovokasi masyarakat.

"Padahal, pernyataan Presiden Jokowi sesungguhnya adalah pemerintah akan mendatangkan 10 juta wisatawan Cina. Namun, dipelintir medsos menjadi pemerintah akan mendatangkan 10 juta tenaga kerja China dan celakanya pelintiran itu diambil media massa tanpa konfirmasi," beber Yosep.

Akhirnya, pemerintah pun kelabakan untuk meluruskan dengan waktu yang cukup lama hingga lebih dari 2,5 bulan, termasuk pihak Imigrasi yang perlu menegaskan bahwa keluar masuknya WNA itu selalu memakai perizinan dan kedatangan 10 juta tenaga kerja Cina itu tidak benar adanya.

"Yang mengkhawatirkan informasi bantahan itu masih dipelintir oleh medsos bahwa imigrasi ada di pihak pemerintah sehingga informasinya bisa dipertanyakan. Kalau lembaga resmi yang kompeten seperti imigrasi saja tidak dipercaya, semuanya bisa kacau. Itulah akibat dari informasi medsos yang dipelintir tetapi justru dipakai media massa hingga bergulir ke mana-mana," katanya.

Hal yang sama juga terjadi pada pernyataan Menkopolhukam tentang rencana menutup media massa.

"Informasinya sesungguhnya adalah pemerintah akan menutup akun abal-abal yang menghina pejabat, tetapi dipelintir medsos menjadi pemerintah akan menutup media massa yang menghina pejabat sehingga menjadi ramai. Padahal media massa itu urusan Dewan Pers. Kalau akun abal-abal, memang menjadi ranah Kemkominfo," imbuh dia.

Terkait dengan pasca-Pemilu 2019, dia menilai media massa juga harus bersikap hati-hati dan tidak merujuk pada medsos. Hal itu justru akan merobohkan tatanan kenegaraan yang sudah ada dan hal itu akan merugikan bangsa dan negara.

"Pemilu itu mirip tinju. Kalau lawannya KO, akan selesai. Akan tetapi, kalau lawannya tidak KO, semua petinju akan merasa menang dan terkadang pelatih juga membenarkan petinju yang dilatihnya, padahal semuanya bukan ditentukan pelatih atau wasit, melainkan juri. Juri dalam tinju itu ada tiga orang yang menilai angka-angka dalam pertandingan," katanya.

Dalam Pemilu 2019, dia meminta media massa untuk menyelamatkan demokrasi dengan mendorong hasil akhir kepada juri, yakni KPU.

"Bukan kepada quick count dari lembaga survei, tim internal, atau pihak lain. Pihak yang berhak mengumumkan siapa pemenang dalam tinju adalah juri, dan siapa yang menang dalam pemilu adalah KPU," katanya.

Yosep kemudian meminta media massa untuk berhati-hati dalam urusan tatanan kenegaraan dan tidak menjadi "pemain" karena saat ini hanya media massa mainstream yang dapat menjadi acuan untuk menyelamatkan bangsa dan negara.

"Kita masih bisa optimistis karena masih ada media massa yang berpihak pada publik," tutup Yosep. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sisi Gelap Internet: Ketika Privasi Menjadi Ruang Nyaman bagi Para Predator

Sisi Gelap Internet: Ketika Privasi Menjadi Ruang Nyaman bagi Para Predator

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:50 WIB

Siapa Pendiri Friendster? Media Sosial yang Pernah Berjaya, Mati, Kini Bangkit Lagi di 2026

Siapa Pendiri Friendster? Media Sosial yang Pernah Berjaya, Mati, Kini Bangkit Lagi di 2026

Tekno | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Realita Perempuan di Media Sosial: Antara Eksistensi dan Tekanan

Realita Perempuan di Media Sosial: Antara Eksistensi dan Tekanan

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Saat Perempuan Dipaksa Masuk Standar yang Sama: Cantik Versi Siapa?

Saat Perempuan Dipaksa Masuk Standar yang Sama: Cantik Versi Siapa?

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Video Owa Jawa yang Menggemaskan Bisa Jadi Ancaman?

Mengapa Video Owa Jawa yang Menggemaskan Bisa Jadi Ancaman?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 17:55 WIB

Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI

Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 15:05 WIB

Susah Cari Jodoh Secara Langsung? Mengapa Media Sosial Jadi Solusi di Era Digital

Susah Cari Jodoh Secara Langsung? Mengapa Media Sosial Jadi Solusi di Era Digital

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 18:06 WIB

Media Sosial sebagai Panggung Bersuara: Benarkah Itu Wujud Emansipasi?

Media Sosial sebagai Panggung Bersuara: Benarkah Itu Wujud Emansipasi?

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 11:25 WIB

Speak Up Like Kartini: Emansipasi Perempuan di Era Media Sosial

Speak Up Like Kartini: Emansipasi Perempuan di Era Media Sosial

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 15:30 WIB

Buku Itu Dibaca Isinya, Bukan Cuma untuk Menghias Feed Instagram Biar Kelihatan Keren

Buku Itu Dibaca Isinya, Bukan Cuma untuk Menghias Feed Instagram Biar Kelihatan Keren

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Diwarnai Drama Pemecatan, Game Subnautica 2 Siap Rilis Bulan Ini

Diwarnai Drama Pemecatan, Game Subnautica 2 Siap Rilis Bulan Ini

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:10 WIB

iQOO Z11 Siap ke Malaysia dengan RAM 12 GB, Lanjut Masuk ke Indonesia?

iQOO Z11 Siap ke Malaysia dengan RAM 12 GB, Lanjut Masuk ke Indonesia?

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:47 WIB

Oppo Reno 16 Series Mulai Pre-Order: Andalkan Chipset Flagship dan Baterai Jumbo

Oppo Reno 16 Series Mulai Pre-Order: Andalkan Chipset Flagship dan Baterai Jumbo

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:20 WIB

iQIYI Siapkan Gebrakan di Indonesia 2026, Dracin hingga Fan Meeting Artis China Jadi Andalan

iQIYI Siapkan Gebrakan di Indonesia 2026, Dracin hingga Fan Meeting Artis China Jadi Andalan

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:20 WIB

Android 17 Beta Resmi Hadir di Xiaomi, Ini Daftar HP yang Kebagian HyperOS 3.3 dan Cara Instalasinya

Android 17 Beta Resmi Hadir di Xiaomi, Ini Daftar HP yang Kebagian HyperOS 3.3 dan Cara Instalasinya

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:41 WIB

Film Resident Evil 2026 Tayang September, Adaptasi Segar dengan Estetika Game Lawas

Film Resident Evil 2026 Tayang September, Adaptasi Segar dengan Estetika Game Lawas

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:35 WIB

Realme Bakal Bergabung dengan OnePlus karena Efisiensi, Oppo Pengendali Utama?

Realme Bakal Bergabung dengan OnePlus karena Efisiensi, Oppo Pengendali Utama?

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Senjata Ikonis Hilang di Assassins Creed Black Flag Resynced, Begini Penjelasannya

Senjata Ikonis Hilang di Assassins Creed Black Flag Resynced, Begini Penjelasannya

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:12 WIB

36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Mei 2026, Klaim Star Shards hingga Pemain OVR 114

36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Mei 2026, Klaim Star Shards hingga Pemain OVR 114

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:08 WIB

Jam Berapa Flower Moon di Indonesia? Ini Waktu Terbaik Melihatnya

Jam Berapa Flower Moon di Indonesia? Ini Waktu Terbaik Melihatnya

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:05 WIB