Servis Macbook Pro Habis Rp 143 Juta, Padahal Masalahnya Sepele

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia
Servis Macbook Pro Habis Rp 143 Juta, Padahal Masalahnya Sepele
Ilustrasi MacBook Pro 2016. [Shutterstock]

Masalah sepele ini ternyata dapat diperbaiki sendiri tanpa dipungut biaya.

Suara.com - Apple menghadirkan MacBook Pro untuk para profesional yang siap untuk kerja keras. Namun sayangnya, biaya servis Macbook pro tidaklah murah. Lebih parahnya, jika diservis di tempat yang kurang terpercaya.

Seperti kejadian yang menimpa seorang fotografer sekaligus programmer komputer bernama Greg Benz baru-baru ini mengalami kejadian yang membuat heran siapa saja.

Ia melakukan servis MacBook Pro miliknya hingga mengeluarkan biaya Rp 143 juta, masalah yang Greg Benz alami ternyata cukup sepele.

Karena rusak, Greg Benz seperti biasa, mencoba untuk memperbaiki MacBook Pro miliknya. Tidak hanya sekali, Greg Benz bahkan sudah melakukan servis sebanyak empat kali.

Memperbaiki MacBook Pro miliknya hingga empat kali, Greg Benz sudah mengeluarkan biaya yang cukup menguras isi dompet yaitu hingga 10.000 dolar AS atau setara dengan Rp 143 juta.

Baca Juga : Tajir Melintir, Ini Rekomendasi 5 Laptop Premium Terbaik di 2018

Dilansir dari Mirror, masalah yang Greg Benz alami dengan MacBook Pro teryata ada pada bagian layar. Masalah sepele ini ternyata dapat diperbaiki sendiri tanpa dipungut biaya.

Ilustrasi MacBook Pro. (pixabay/Joshua Willson)
Ilustrasi MacBook Pro. (pixabay/Joshua Willson)

Entah karena tidak paham atau apa, Greg Benz memutuskan untuk memperbaiki MacBook Pro miliknya ini hingga empat kali.

Dalam dua servis pertama, Greg Benz melakukan penggantian motherboard atau papan induk. Dirasa tidak bisa berfungsi dengan baik, Greg Benz lalu dihadiahi laptop baru oleh pihak Apple.

Sayangnya, sama seperti sebelumnya, layar MacBook Pro miliknya tidak bisa berfungsi padahal kipas mesin perangkatnya terdengar berfungsi.

Baca Juga : Lebih Mahal dari Motor Ninja 250, Ini Kelebihan Layar Apple Pro Display XDR

Servis Macbook Pro berikutnya lalu dilakukan Greg Benz ke Apple Store. Diperiksa hingga dua kali di fasilitas pemeriksaan resmi di Texas. Tidak membutuhkan waktu lama, masalah sepele akhirnya berhasil dideteksi.

Ilustrasi MacBook Pro. (pixabay/6689062)
Ilustrasi MacBook Pro. (pixabay/6689062)

Penyebab layar MacBook Pro terlihat tidak berfungsi karena Greg Benz tidak menaikkan tingkat kecerahan layar melalui tombol brightness di MacBook Pro miliknya ini.

Setelah ditelusuri, ternyata Greg Benz yang berprofesi sebagai programmer ini sering menurunkan kecerahan layar hingga tingkat paling rendah. Hal ini ia lakukan karena sering menggunakan layar eksternal.

Karena lupa, dirinya dibuat terkejut saat melihat layar MacBook Pro miliknya yang ia nyalakan malah tampil dalam kondisi gelap seolah mati dan tidak dapat beroperasi.

Sangat sepele, akhirnya masalah Greg Benz dengan MacBook Pro miliknya ini terpecahkan. Jika dapat ditangani sejak awal, harusnya servis MacBook Pro miliknya tidak mencapai total harga Rp 143 juta. (HiTekno.com).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS