Bernilai Rp 845 Juta, Kartu Langka Pokemon Hilang Misterius

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 11 Juli 2019 | 12:53 WIB
Bernilai Rp 845 Juta, Kartu Langka Pokemon Hilang Misterius
Ilustrasi permainan Pokemon Go (Shutterstock).

Suara.com - Salah satu kartu paling langka Pokemon di dunia yang disebut Trainer No. 3, dilaporkan menghilang secara misterius.

Awalnya, kartu tersebut telah terjual seharga 60 ribu dolar AS atau sekitar Rp 845 juta di eBay pada 2018. Namun, ketika penjual mengirimkannya kepada pembeli di luar negeri, kartu tersebut menghilang.

Insiden hilangnya kartu tersebut mengguncang para kolektor trading card Pokemon karena Trainer No. 3 dianggap sebagai kartu yang memiliki nilai historis tinggi.

Benda koleksi tersebut dibagikan pada 1999 kepada pemenang ketiga dalam kompetisi game kartu Pokemon di Jepang yang disebut Super Secret Battle.

Setiap kompetisi diketahui hanya akan mengeluarkan satu seri untuk satu kartu kepada para juara. Dengan kata lain, tidak ada orang lain yang memiliki kartu Trainer No. 3, kecuali orang tersebut memalsukannya.

Kartu pokemon termahal menghilang. [YouTube/@smpratte]
Kartu pokemon termahal menghilang. [YouTube/@smpratte]

Kartu langka tersebut dimiliki oleh seseorang dengan nama akun pokemonplace sebagai penjual di eBay. Ia akhirnya memutuskan untuk menjual dan mengirim ke pembeli melalui USPS (united States Postal Service), sebuah agen pengiriman AS, dengan jaminan asuransi sebesar 50 ribu dolar AS atau sekitar Rp 706 juta. Jumlah asuransi tersebut merupakan yang tertinggi yang dapat diberikan pada pengiriman semacam itu.

Menurut otoritas trading card Pokemon, Smpratte, pihak-pihak yang terlibat justru tidak mengetahui kasus hilangnya kartu tersebut.

"Tanggung jawab saya adalah mengirim kartu ke Aramex (perusahaan perantara yang kemudian mengirimkan kartu ke pembeli). Informasi pelacakan yang saya miliki adalah dengan surat terdaftar, resi pelacakan, serta tanda tangan. Aramex mengklaim bahwa mereka belum menerimanya dan menandatangani untuk lot massal," ucap pokemonplace, seperti yang dikutip dari Polygon.

baca juga

Sayangnya, dikarenakan lot telah ditandatangani maka ia tidak dapat mengajukan klaim asuransi. Akhirnya, pokemonplace menganggap bahwa kartu langka miliknya itu telah hilang. Namun, pokemonplace rela mengeluarkan hadiah sebesar 1.000 dolar AS atau sekitar Rp 14,1 juta bagi siapa saja yang dapat menemukan kartu tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Super Gemas, Ada Pernikahan Bertema Pokemon di Jepang

Super Gemas, Ada Pernikahan Bertema Pokemon di Jepang

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2019 | 20:15 WIB

Super Gemas, Begini Wujud Pikachu Kalau Jadi Sepatu Boots

Super Gemas, Begini Wujud Pikachu Kalau Jadi Sepatu Boots

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2019 | 13:35 WIB

Hobi Tidur? Nintendo Siapkan Pokemon Sleep

Hobi Tidur? Nintendo Siapkan Pokemon Sleep

Tekno | Jum'at, 31 Mei 2019 | 13:15 WIB

Demam film Detective Pikachu, Gerai Minuman Ini Buat Boba Bentuk Pokeball

Demam film Detective Pikachu, Gerai Minuman Ini Buat Boba Bentuk Pokeball

Lifestyle | Sabtu, 18 Mei 2019 | 15:13 WIB

Imut Banget, Ini Bocoran Kolaborasi Adidas dan Pokemon

Imut Banget, Ini Bocoran Kolaborasi Adidas dan Pokemon

Lifestyle | Rabu, 27 Maret 2019 | 09:24 WIB

Pokemon Go Akan Berikan Bonus Harian bagi Pemain yang Rajin

Pokemon Go Akan Berikan Bonus Harian bagi Pemain yang Rajin

Tekno | Kamis, 03 November 2016 | 20:00 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×