Array

Keganasan Topan Lingling Picu Kemarahan Kim Jong Un

Selasa, 10 September 2019 | 06:24 WIB
Keganasan Topan Lingling Picu Kemarahan Kim Jong Un
Topan Lingling. [AFP/HO/NASA Earth Observatory]

Suara.com - Kim Jong Un mendadak masuk trending topic di dunia maya. Pasalnya, pemimpin Korea Utara itu mengamuk kepada pejabat setempat serta petinggi militer di negaranya.

Kemarahan Kim Jong Un disebabkan karena pejabat setempat dianggap terlalu "santai" dalam menghadapi Topan Lingling (Typhoon Lingling). Kim mengadakan pertemuan darurat pada hari Jumat (06/09/2019) dan langsung mengatakan bahwa negaranya dalam keadaan bahaya, mengingat badai besar dengan daya rusak tinggi sedang menuju ke Korea Utara.

"Sikap para pejabat tetap tidak berubah dan tidak berdaya dalam melawan topan, mereka tidak serius dan diserang sentimen santai," kata Kim saat marah dalam pertemuan itu, menurut laporan media Korea Utara bernama KCNA (Korean Central News Agency).

Di Korea Selatan, lebih dari 270 penerbangan pesawat komersial telah dibatalkan dan sekitar 160 ribu rumah mengalami pemadaman listrik setelah terkena dampak dari Topan Lingling.

KCNA melaporkan bahwa Topan Lingling melanda Korea Utara pada Sabtu (07/09/2019) pukul 14.00 waktu setempat.

Badan Meteorologi Jepang menyebutkan bahwa badai melemah pada Minggu (08/09/2019) ketika badai bergerak menuju daratan China.

Setelah memorak-porandakan Korea Selatan, Topan Lingling langsung menuju ke utara dengan kecepatan 140 kilometer per jam.

Dilansir dari ABC News, Topan Lingling mencapai puncaknya dengan kecepatan hingga 196 kilometer per jam. Kecepatannya itu yang menjadikan Topan Lingling sebagai topan terkuat kelima yang pernah melanda wilayah Korea sejak 1959.

Laporan terbaru dari KCNA mengatakan bahwa Topan Lingling yang menghantam Korea Utara sejak pukul 14.00 pada Sabtu (07/09/2019) hingga Minggu (08/09/2019) tengah malam, menghasilkan kerusakan luar biasa.

Baca Juga: Hadapi Topan Kecepatan 216 Km/Jam, Jepang Batalkan Penerbangan dan Kereta

Topan Lingling menyebabkan 460 rumah dan 15 bangunan umum hancur, rusak atau terendam air di Korea Utara. Sebanyak 46.200 hektar lahan pertanian telah terkubur atau tergenang air.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un membaca surat pribadi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: KCNA / via AFP)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (Foto: KCNA / via AFP)

Secara total, baik di Korea Utara dan Korea Selatan, jumlah orang yang tewas telah mencapai 8 orang dan 18 orang lainnya terluka. Kerusakan puluhan ribu hektar lahan pertanian juga menimbulkan risiko tinggi bagi Korea Utara mengingat negara itu sering menderita kekurangan pangan.

Bahkan awal 2019, PBB menyatakan bahwa sekitar 10 juta orang di Korea Utara sangat membutuhkan bantuan pangan.

Topan Lingling termasuk Siklon Tropis yang berbahaya dan terbentuk pada bagian barat laut Samudra Pasifik.

Kecepatan pusaran badai yang sangat tinggi dan daya rusaknya yang besar sangat pantas apabila Kim Jong Un menaruh perhatian pada Topan Lingling ini.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI