Membahayakan, Peretas Bisa Bajak Ponsel Lewat SIM Card

Agung Pratnyawan

Senin, 16 September 2019 | 16:12 WIB
Membahayakan, Peretas Bisa Bajak Ponsel Lewat SIM Card
Ilustrasi SIM Card. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak yang dilakukan seorang peretas untuk membajak sebuah perangkat, termasuk ponsel. Bahkan ditemukan celah keamaan yang bisa bajak ponsel lewat SIM card.

Sebuah celah keamanaan ditemukan yang memungkinkan seorang peretas untuk membajak ponsel lewat SIM card.

Perusahaan kemanaan AdaptiveMobile Security mengungkapkan kalau ada celah kemanaan yang berpotensi membahayakan lebih dari 1 miliar SIM card.

AdaptiveMobile Security menyebutnya sebagai SimJacker, sebuah celah yang memungkinkan peretas untuk membajak ponsel tanpa sepengetahuan pemiliknya.

SimJacker ini memanfaatkan celah keamanan S@T Browser yang tertanam dalam SIM card. S@T Browser sebenarnya adalah fitur yang hanya diketahui operator seluler.

Baca Juga : Serem, Peretas Bisa Bobol iPhone Lewat Bug di iMessage

Fitur ini berfungsi untuk menjalankan beberapa perintah, beberapa di antaranya menampilkan pop up, memutar nada, menjalankan browser, dan lainnya.

Mengutip dari Phone Arena, AdaptiveMobile Security mengatakan kalau serangan ini bergantung pada teknologi jadul yang seharusnya dihapus.

Ilustrasi SIM Card. (Pixabay)
Ilustrasi SIM Card. (Pixabay)

SimJacker masih akan terus jadi ancaman yang membahayakan jika fitur S@T Browser ini masih digunakan dan ditanam dalam SIM card oleh operator seluler.

baca juga

"Sekarang masalah ini telah terungkap, kami berekspektasi ada aktor jahat lainnya yang akan mencoba mengembangkan serangan ini ke area lain" ungkap Chief technology Officer AdaptiveMobile Security, Cathal Mc Daid.

Dengan celah keamanan ini, peretas bisa melancarkan serangan individu untuk mendapatkan lokasi pengguna, memata-matai ponsel, mengambil data, hingga melakukan penipuan.

Baca Juga : Harus Tahu, Ini Tanda Smartphone Kena Hack

"Kerentanan SimJacker dapat meluas kepada lebih dari 1 miliar ponsel secara global yang berpotensi berdampak pada negar-negara di Amerika, Afrika Barat, Eropa, Timur Tengah, dan setiap wilayah di dunia yang menggunakan SIM card," ungkap Cathal Mc Daid.

Pastinya pihak operator dan perusahaan keamanan tidak akan tinggal diam melihat celah keamanan SIM card yang bisa dimanfaatkan peretas untuk bajak ponsel ini. (HiTekno.com).

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Gini Tandanya Smartphone Kamu Kena Hack

Waspada! Gini Tandanya Smartphone Kamu Kena Hack

Tekno | Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:16 WIB

Hati-Hati! Peretas Kini Bisa Tahu Password dari Mendengar Pengguna Mengetik

Hati-Hati! Peretas Kini Bisa Tahu Password dari Mendengar Pengguna Mengetik

Tekno | Senin, 22 Juli 2019 | 18:33 WIB

Mantap, Google Naikkan Hadiah Bagi Pemburu Celah Keamanan Chrome!

Mantap, Google Naikkan Hadiah Bagi Pemburu Celah Keamanan Chrome!

Tekno | Senin, 22 Juli 2019 | 12:10 WIB

Terkini

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:11 WIB

×