Keren, Kurang dari 100 Hari Gerhana Matahari Cincin Ada di Indonesia

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 20 September 2019 | 11:10 WIB
Keren, Kurang dari 100 Hari  Gerhana Matahari Cincin Ada di Indonesia
Ilustrasi gerhana matahari cincin. (shutterstock)

Suara.com - Kurang dari 100 hari atau tepatnya 97 hari lagi, peristiwa gerhana Matahari cincin akan terlihat di langit Indonesia. Selain negara kita, gerhana Matahari cincin juga akan terlihat di Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Sri Langka, Malaysia, Singapura, Kepulauan Mariana Utara, dan Guam.

Gerhana yang dijuluki sebagai Cincin Api ini akan terjadi pada 26 Desember 2019 dan menjadi gerhana Matahari ketiga sekaligus terakhir untuk tahun ini.

Gerhana Matahari Cincin. [Shutterstock]
Gerhana Matahari Cincin. [Shutterstock]

Sebelumnya, gerhana Matahari pertama tahun ini telah terjadi pada 6 Januari 2019 berupa gerhana Matahari sebagian, lalu gerhana Matahari kedua terjadi pada 2 Juli berupa gerhana Matahari total. Meskipun kedua gerhana Matahari itu tidak teramati di Indonesia, kini gerhana Matahari kali ini akan terlihat di langit negeri kita.

Walau begitu, tidak seluruh wilayah Indonesia bisa melihat gerhana Matahari cincin itu. Menurut time and date, jalur gerhana Matahari cincin akan dimulai saat Matahari terbit di Arab Saudi dan berakhir di Samudera Pasifik Utara. Posisi Indonesia sendiri cukup spesial karena titik pusat gerhana Matahari cincin akan berada tepat di langit Indonesia, yaitu di sebelah timur laut Pekanbaru, dekat Pulau Pedang, dengan titik koordinat 01 derajat 00,5'LU dan 101 derajat 57,4'BT.

Dibutuhkan waktu lebih dari tiga jam untuk Bulan melintasi jalur gerhana Matahari cincin yang membentang selebar 12.900 km dengan lebar bervariasi mulai dari 117 km di pusat jalur hingga lebih dari 160 km di titik awal dan titik akhir jalur. Pada titik pusat gerhana, para pengamat bisa mengamati hingga 94,11 persen wajah Matahari yang terhalang Bulan saat puncak gerhana dengan durasi puncak selama 3 menit 39 detik.

Dilaporkan bahwa gerhana Matahari cincin akan pertama kali menyentuh daratan Indonesia di Pulau Simeulue pada pukul 10.05 WIB dan menuju Nias, Aceh Singkil, Sumatera Utara, Riau, Batam, dan Bintan.

Tak hanya di Sumatera, Kalimantan pun berkesempatan melihat gerhana Matahari cincin dengan jelas karena jalurnya melintasi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Pulau Miangas akan menjadi wilayah terakhir di Indonesia yang dilintasi pada pukul 13.31 WIB.

Sementara itu, wilayah-wilayah lainnya di Indonesia hanya bisa mengamati peristiwa gerhana Matahari sebagian. Wilayah Jawa, Bali, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, hingga Papua hanya bisa mengamati 60 sampai 80 persen fenomena alam ini.

Sebagai informasi, pengamat diwajibkan menggunakan alat pelindung ketika mengamati gerhana Matahari cincin dan jangan menatap ke arah Matahari secara langsung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Bakal Kebagian Gerhana Matahari Cincin, Kapan?

Indonesia Bakal Kebagian Gerhana Matahari Cincin, Kapan?

Tekno | Rabu, 03 Juli 2019 | 05:40 WIB

Sayangnya, Gerhana Matahari Total Ini Tak Bisa Diamati di Indonesia

Sayangnya, Gerhana Matahari Total Ini Tak Bisa Diamati di Indonesia

Tekno | Jum'at, 28 Juni 2019 | 11:40 WIB

Sambut Tahun 2019, Ini 5 Peristiwa Langit Menarik yang Akan Terjadi

Sambut Tahun 2019, Ini 5 Peristiwa Langit Menarik yang Akan Terjadi

Tekno | Kamis, 27 Desember 2018 | 07:05 WIB

Terkini

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×