Ngenes! Ratusan Juta Burung Menghilang di Bumi, Ini Penyebabnya

Dythia Novianty | Rezza Dwi Rachmanta | Suara.com

Minggu, 22 September 2019 | 07:50 WIB
Ngenes! Ratusan Juta Burung Menghilang di Bumi, Ini Penyebabnya
Suasana peternakan burung kutilang (Pycnonotus aurigaster) di Kalimalang, Jakarta Timur.[Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Kurang dai 50 tahun, Bumi telah kehilangan ratusan juta burung. Penelitian oleh ilmuwan menyebutkan bahwa lebih dari 700 juta burung yang tersebar dalam 31 spesies yang sering berinteraksi di ladang dengan manusia, telah menghilang sejak 1970. Penurunan populasi burung bahkan menyentuh 2,9 miliar ekor.

Ken Rosenberg, ilmuwan senior dari Cornell Lab of Ornithology dan organisasi non-profit American Bird Conservancy, telah menerbitkan penelitiannya yang cukup mengejutkan di jurnal Science pada Kamis (19/09/2019).

Manusia menjadi penyebab utama menghilangnya miliaran burung karena mereka mendorong hilangnya habitat dan masifnya penggunaan pestisida. Besarnya penurunan populasi burung dapat secara signifikan mempengaruhi jaringan makanan dan ekosistem yang ada.

Spesies burung sangat penting mengingat mereka sangat berjasa dalam pengendalian hama, penyerbukan dan penyebaran benih. Burung-burung yang tinggal di padang rumput seperti burung pipit dan burung bunga padang rumput telah mengalami pukulan penurunan yang sangat tajam.

Ilustrasi burung merpati sedang ikut balapan. [Shutterstock]
Ilustrasi burung merpati sedang ikut balapan. [Shutterstock]

Para peneliti menggunakan data dari 143 stasiun radar cuaca untuk memperkirakan perubahan total biomassa burung yang bermigrasi setiap tahun antara 2007 dan 2017.

Ilmuwan menyebutkan bahwa volume migrasi menurun tajam terutama di Pantai Timur AS, Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, serta pesisir Atlantik.

Banyak habitat migrasi untuk burung pantai dan habitat untuk burung musim dingin telah hilang.

Dikutip dari Scientific American, ratusan juta burung yang menghilang sebagai akibat dari terpaparnya makanan burung yaitu serangga, oleh bahan kimia seperti pestisida.

Ilustrasi burung camar. (Pixabay/Bru-nO)
Ilustrasi burung camar. (Pixabay/Bru-nO)

Konversi padang rumput alami menjadi lahan pertanian dapat membuat habitat dari jutaan burung ikut musnah.

"Burung dalam posisi krisis sekarang. Ketika kita kehilangan sejumlah besar burung, kita mengganggu seluruh jaringan kehidupan yang semua orang bergantung padanya," kata Rosenberg.

Ilmuwan menyarankan bahwa penggunaan bahan organik non-pestisida bisa membantu memulihkan jumlah burung.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Fosil Burung Tertua di Dunia Berukuran Raksasa

Peneliti Temukan Fosil Burung Tertua di Dunia Berukuran Raksasa

Tekno | Kamis, 19 September 2019 | 07:50 WIB

Romantis, Kerangka Berumur Ribuan Tahun Ini Ditemukan Bergandengan Tangan

Romantis, Kerangka Berumur Ribuan Tahun Ini Ditemukan Bergandengan Tangan

Tekno | Jum'at, 13 September 2019 | 18:55 WIB

Ilmuwan Sukses Ciptakan Embrio Badak Putih Utara yang Hampir Punah

Ilmuwan Sukses Ciptakan Embrio Badak Putih Utara yang Hampir Punah

Lifestyle | Kamis, 12 September 2019 | 14:28 WIB

Inilah Garlic 2.0, Kucing Pertama Hasil Kloning Ilmuwan China

Inilah Garlic 2.0, Kucing Pertama Hasil Kloning Ilmuwan China

Tekno | Minggu, 08 September 2019 | 18:32 WIB

Demi Keseimbangan Alam, BKSDA Lepas Ribuan Burung Kolibri Hasil Sitaan

Demi Keseimbangan Alam, BKSDA Lepas Ribuan Burung Kolibri Hasil Sitaan

News | Minggu, 08 September 2019 | 13:51 WIB

Surganya Flamingo, Potret Migrasi si Burung Jenjang di Danau Nakuru

Surganya Flamingo, Potret Migrasi si Burung Jenjang di Danau Nakuru

Lifestyle | Jum'at, 06 September 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Harga POCO X8 Pro Hanya Rp4 Jutaan di Indonesia, Siap Tantang HP iQOO dan Motorola

Harga POCO X8 Pro Hanya Rp4 Jutaan di Indonesia, Siap Tantang HP iQOO dan Motorola

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Prediksi Harga Samsung Galaxy A27 Beredar, Andalkan Chipset Snapdragon

Prediksi Harga Samsung Galaxy A27 Beredar, Andalkan Chipset Snapdragon

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 12:40 WIB

6 HP Memori 512 GB Paling Murah untuk Investasi Gadget Jangka Panjang

6 HP Memori 512 GB Paling Murah untuk Investasi Gadget Jangka Panjang

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 12:13 WIB

7 Video Kepanikan Warga Setelah Gempa Sulut M 7,6: Ada Tsunami hingga Bangunan Rusak

7 Video Kepanikan Warga Setelah Gempa Sulut M 7,6: Ada Tsunami hingga Bangunan Rusak

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 11:59 WIB

7 Kesalahan Penyebab Laptop Cepat Rusak bagi Pengguna Profesional Muda

7 Kesalahan Penyebab Laptop Cepat Rusak bagi Pengguna Profesional Muda

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 11:37 WIB

6 HP Murah Tecno dengan Kamera Terbaik, Gambar Tajam Jadi Andalan

6 HP Murah Tecno dengan Kamera Terbaik, Gambar Tajam Jadi Andalan

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 11:07 WIB

Update Harga iPhone April 2026: Diskon Besar hingga 30%, Ini Daftar Lengkapnya

Update Harga iPhone April 2026: Diskon Besar hingga 30%, Ini Daftar Lengkapnya

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 10:47 WIB

6 Pilihan HP RAM 6 GB di Bawah Rp1,5 Juta pada April 2026, Multitasking Lancar Jaya

6 Pilihan HP RAM 6 GB di Bawah Rp1,5 Juta pada April 2026, Multitasking Lancar Jaya

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 10:41 WIB

Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah

Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 08:52 WIB

3 Fitur Tersembunyi Samsung Galaxy S26 yang Diam-Diam Jadi Game Changer

3 Fitur Tersembunyi Samsung Galaxy S26 yang Diam-Diam Jadi Game Changer

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 08:19 WIB