Kematian Massal Ikan Hingga Gempa Ambon Magnitudo 6.5

Liberty Jemadu

Sabtu, 28 September 2019 | 07:15 WIB
Kematian Massal Ikan Hingga Gempa Ambon Magnitudo 6.5
Gempa Ambon. Pasar Apung Desa Tulehu roboh akibat gempa bumi di Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019). Berdasarkan data BMKG, gempa bumi tektonik dengan kekuatan 6,5 SR tersebut akibat aktivitas sesar aktif lokal. [Antara/Izaac Mulyawan]

Suara.com - Gempa magnitudo 6,5 bagai klimaks dari deretan rumor akan adanya gempa besar serta tsunami setelah munculnya laporan kematian massal ikan di pesisir pantai Ambon pada pertengahan September.

Gempa berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Ambon, Maluku pada Kamis (26/9/2019) dan menyebabkan setidaknya 23 orang tewas, 15.000 warga mengungsi, serta 171 bangunan rusak.

Gempa Ambon, yang disusul oleh lebih dari 260 gempa lebih kecil pada Jumat, seperti klimaks dari serangkaian rumor akan adanya gempa besar serta tsunami setelah munculnya laporan kematian massal ikan di pesisir pantai Ambon pada pertengahan September.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ketika itu telah menegaskan bahwa fenomena kematian massal ikan dasar laut di sekitar Ambon sama sekali bukan pratanda akan datangnya gempa serta tsunami.

"Selama ini belum pernah ada peristiwa gempa besar dan memicu tsunami yang didahului oleh matinya ikan secara massal. Tidak ada dalam ilmu gempa menjadikan ikan mati sebagai precursor gempa dan tsunami," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta ketika itu.

Tak lama kemudian, berbagai lembaga penelitian termasuk LIPI menggelar penelitian di perairan di sekitar Ambon untuk meneliti fenomena kematian massal ikan.

Setelah gempa melanda Ambon pada Kamis pagi, BMKG menjelaskan bahwa gempa itu dipicu oleh aktivitas sesar. BMKG juga mengaskan bahwa rumor akan adanya tsunami adalah hoaks belaka.

Berikut adalah rincian laporan Suara.com mulai dari fenomena kematian massal ikan di Ambon, hasil penelitian para peneliti terhadap fenomena itu, hingga terjadinya gempa Ambon pada Kamis kemarin:

1. Ikan Mati Massal di Pantai Ambon Pertanda Tsunami? BMKG: Hoaks

baca juga
Ilustrasi bangkai ikan mengambang di pantai. [Shutterstock]
Ilustrasi bangkai ikan mengambang di pantai. [Shutterstock]

Isu akan terjadinya gempa serta tsunami di Ambon, Maluku setelah munculnya bangkai-bangkai ikan di di Pantai Hutumuri, Rutong, Lehari dan Hukurila pada 14 September merupakan informasi bohong alias hoaks belaka.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Senin (16/9/2019), mengimbau masyarakat di Ambon - yang beberapa di antaranya berencana untuk mengungsi - untuk tidak mudah percaya pada isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca selengkapnya

2. Ikan Mati Massal di Pantai Ambon, LIPI Terjunkan Peneliti

Uji sampel ikan yang mati di sejumlah kawasan sepanjang Pantai Ambon, Maluku. (Antara)
Uji sampel ikan yang mati di sejumlah kawasan sepanjang Pantai Ambon, Maluku. (Antara)

Pusat Penelitian Laut Dalam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2LD-LIPI) menerjunkan peneliti untuk mengungkap penyebab kematian ikan-ikan demersal dan biota laut lainnya yang terjadi di pesisir Pulau Ambon sejak 12 September 2019.

Sebelumnya beredar kabar bahwa kematian massal ikan serta biota laut lainnya di Pantai Ambon merupakan pertanda akan adanya gempa bumi besar serta tsunami. Tetapi isu itu sudah dibantah oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Industri Lokal Naik Kelas, Standar Mutu dan Keberlanjutan Jadi Perhatian

Dorong Industri Lokal Naik Kelas, Standar Mutu dan Keberlanjutan Jadi Perhatian

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:40 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata

300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Ribuan Massa Gelar Aksi Indonesia Sadar di Bundaran HI, Ini 5 Tuntutannya

Ribuan Massa Gelar Aksi Indonesia Sadar di Bundaran HI, Ini 5 Tuntutannya

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×