Tentang Truecaller, Aplikasi Pengungkap Hoaks di Balik Grup WhatsApp STM

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 01 Oktober 2019 | 20:12 WIB
Tentang Truecaller, Aplikasi Pengungkap Hoaks di Balik Grup WhatsApp STM
Ilustrasi aplikasi Truecaller di ponsel Android. [truecaller.com]

Suara.com - Truecaller sedang jadi topik hangat di media sosial Indonesia pada Selasa (1/10/2019), setelah aplikasi itu diduga berhasil membongkar siasat sejumlah oknum yang menyebarkan percakapan fiktif dalam grup WhatsApp anak-anak STM.

Seperti diwartakan sebelumnya, sejumlah screenshot grup WhatsApp yang menggunakan nama anak STM beredar di Twitter pada Senin malam, di tengah riuhnya demonstrasi di depan DPR yang berujung rusuh.

Dalam screenshot itu ditunjukkan seolah-olah para peserta demonstrasi mendapat iming-iming bayaran untuk melakukan demonstrasi dan kerusuhan di Jakarta.

Tetapi belakangan, memanfaatkan aplikasi Truecaller, sejumlah pengguna Twitter mengungkap bahwa nomor-nomor di dalam grup WhatsApp itu milik oknum polisi, bukan anak STM.

Menanggapi tudingan itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sudah menelusuri sejumlah nomor ponsel dalam grup WhatsApp STM.

"Direktorat Siber Bareskrim sudah melakukan profiling," kata Dedi di Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut Dedi balas menuding, bahwa mereka yang menunjuk polisi sebagai biang di balik penyebaran grup WhatsApp itu sedang melakukan propaganda.

"Kami paham betul apa yang ada di media sosial itu, karena sebagian besar anonymous. Narasi yang dibangun narasi propaganda," katanya.

Lalu apa sebenarnya Truecaller itu?

Baca Juga: Warganet Bongkar Ada Nomor Polisi di Grup WA Anak STM, Mabes: Propaganda

Truecaller sendiri merupakan aplikasi mobile yang mampu mengungkap nama pemilik nomor telepon meski nomornya belum tersimpan dalam daftar kontak ponsel.

Aplikasi buatan Swedia itu memiliki tujuan mulia, yakni untuk memblok telepon atau SMS spam dari pihak tak bertanggung jawab.

"Aplikasi ini menyaring yang tak diinginkan dan membantu Anda berhubungan dengan mereka yang berkepentingan," bunyi keterangan tentang aplikasi Truecaller di Google Play Store.

Truecaller, dalam situs resminya, mengklaim sudah digunakan oleh 150 juta orang per hari di dunia. Aplikasinya sudah diunduh lebih dari 500 juta kali dan sudah berhasil mendeteksi serta memblok lebih dari 10 miliar panggilan/SMS spam.

Untuk mengumpulkan nomor telepon dan nama, Truecaller menggandeng penyedia nomor telepon global, media sosial, serta komunitas. Tak hanya itu, nomor para pengguna Truecaller - serta semua kontak di dalam gawainya - sendiri juga disimpan oleh aplikasi tersebut.

Layanan Truecaller sendiri terdiri dari yang gratis dan berbayar. Layanan gratis hanya menyediakan fitur mendeteksi nama penelpon serta blokir spam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI