Bukan Editan, Elang Sebesar Manusia Ini Benar-benar Ada

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 07 Oktober 2019 | 15:02 WIB
Bukan Editan, Elang Sebesar Manusia Ini Benar-benar Ada
Harpy ealge. (Kolase Facebook dan Twitter)

Suara.com - Banyak yang menyangka bahwa salah satu jenis elang yang mendapat julukan harpy eagle ini merupakan manusia yang menggunakan kostum karena ukurannya yang sangat besar. 

Salah sangka, elang harpy atau harpy eagle, yang memiliki nama ilmiah Harpia harpyja benar-benar ada di dunia nyata.

Sebelumnya, netizen sering mengira bahwa elang tersebut merupakan manusia berkostum atau hasil dari editan Photoshop.

"Saya pikir ini palsu..Harpy Eagle, burung yang luar biasa! Bagaimana mungkin saya belum pernah melihat ini sebelumnya!?,'' cuit akun Twitter dengan nama @Eaco_M.

Dikutip dari News18, sebuah thread yang dibagikan di Reddit oleh akun bernama r/NatureisF*ck*ngLit bahkan mendapatkan puluhan ribu Upvote dan ribuan komentar dari netizen lainnya.

Harpy eagle. (Facebook_Maestros, Profesores, Docentes)
Harpy eagle. (Facebook_Maestros, Profesores, Docentes)

Kebanyakan dari mereka menilai bahwa harpy eagle sangat mirip dengan manusia yang memakai kostum.

Hewan ini sering hidup pada puncak pegunungan tinggi atau hutan hujan di Amerika Latin terutama di negara Meksiko, Brazil dan Argentina sebelah utara.

Oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature), jumlah hewan tersebut masih dianggap "normal" namun mengalami penyusutan sehingga masuk dalam kategori Near Threatened atau Mendekati Terancam.

Sangat besar, harpy eagle masuk dalam kategori salah satu dari deretan elang terbesar di dunia.

baca juga
Ilustrasi harpy eagle yang membuat netizen heboh. (Facebook_Maestros, Profesores, Docentes)
Ilustrasi harpy eagle yang membuat netizen heboh. (Facebook_Maestros, Profesores, Docentes)

Hewan ini bahkan dianggap sebagai raptor terbesar dan terkuat yang ditemukan di hutan hujan.

Harpy eagle dapat mencapai berat hingga 12,3 kilogram dengan tinggi yang bisa mencapai 86,5 hingga 107 sentimeter.

Lebar sayapnya dapat mencapai 176 hingga 224 sentimeter sehingga spesies elang terbesar ini sangat ditakuti karena menduduki puncak rantai makanan.

Berdasarkan penelitian, harpy eagle gemar memakan hewan yang sering bertengger di pohon seperti monyet dan kungkang.

Harpy eagle sering dikira sebagai sebuah kepalsuan atau hanya manusia yang memakai kostum. (Twitter/ Eaco_M)
Harpy eagle sering dikira sebagai sebuah kepalsuan atau hanya manusia yang memakai kostum. (Twitter/ Eaco_M)

Lebih dari 70 persen bangkai hewan yang ditemukan di sarang harpy eagle merupakan monyet dan kungkang.

Habitat mereka ditemukan pada ketinggian 900 hingga 2.000 meter.

Meski dianggap sebagai predator puncak, harpy eagle muda kadang-kadang dapat dimangsa oleh macan tutul.

Namun ketika mereka dewasa, harpy eagle bisa dibilang tak terkalahkan dan dapat memakan sebagian besar mamalia yang ditemukan di hutan hujan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Elang Emas di Norwegia Meresahkan, Seorang Balita Diserang hingga Tersayat dan Dijahit

Serangan Elang Emas di Norwegia Meresahkan, Seorang Balita Diserang hingga Tersayat dan Dijahit

News | Selasa, 10 September 2024 | 04:20 WIB

8 Pemotretan Terbaru Alshad Ahmad dan Tiara Andini, Dicurigai untuk Kebutuhan Foto Prewedding

8 Pemotretan Terbaru Alshad Ahmad dan Tiara Andini, Dicurigai untuk Kebutuhan Foto Prewedding

Entertainment | Senin, 06 Juni 2022 | 17:25 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×