alexametrics

Dari Abad Berbeda, Dua Perahu Viking Dikubur Bersama

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Dari Abad Berbeda, Dua Perahu Viking Dikubur Bersama
Ilustrasi kapal Viking sebagai kaum penjelajah hingga Islandia, Asia, Amerika dan tempat-tempat lain di dunia yang didatangi lewat lautan ganas [Shutterstock].

Dalam masyarakat Viking, keluarga sangatlah penting. Apakah mereka berasal dari trah sama?

Suara.com - Para arkeolog dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia (NTNU) baru-baru ini menemukan kuburan perahu Viking. Uniknya, perahu Viking ini terkubur di dalam kuburan perahu lain di perbukitan yang terletak di Norwegia tengah.

Menariknya, kedua pemilik perahu Viking itu meninggal dengan jarak waktu satu abad. Hal ini membuat para arkeolog bertanya-tanya mengapa keduanya dikuburkan secara bersama.

Bukit pemakaman orang Viking, wafat di saat berbeda, namun dimakamkan di lokasi sama. Perahu menjadi peti jasad mereka [NTNU Museum/ARKIKON].
Bukit pemakaman orang Viking, wafat di saat berbeda, namun dimakamkan di lokasi sama. Perahu menjadi peti jasad mereka [NTNU Museum/ARKIKON].

Kuburan itu ditemukan selama pembangunan jalan di dekat Desa Vinjeøra. Pemilik perahu Viking yang lebih muda adalah seorang perempuan, meninggal pada paruh kedua abad ke-9 Masehi. Ia mengenakan gaun dengan dua bros perunggu berlapis emas dan bros Irlandia berbentuk salib, lalu diletakkan di atas perahu berukuran 23- 26 m.

Bersamaan dengan kerangka perempuan itu, tim arkeolog menemukan harta benda seperti kalung mutiara, gunting, spindle whorl--atau peranti kuno berbentuk piringan untuk memproduksi tekstil yang dijadikan peneliti sebagai salah satu petunjuk kehidupan masa lampau--dan tengkorak sapi.

Baca Juga: Sowan ke Negeri Leluhur, Inilah Bingkisan dari Luis Leeds

Tepat di bawah jenazahnya terdapat kuburan perahu Viking yang lebih besar milik seorang lelaki, abad ke-8 Masehi, yang dimakamkan dengan tombak, perisai, dan pedang bermata tunggal.

Para arkeolog belum menemukan jawaban pasti mengapa keduanya dikuburkan secara bersamaan. Akan tetapi kemungkinan keduanya berasal dari keluarga yang sama. Tim arkeolog akan segera mengetahui setelah analisis DNA dan isotop lebih lanjut dilakukan.

"Keluarga sangat penting dalam masyarakat Viking, baik untuk menandai status dan kekuasaan serta untuk mengkonsolidasikan hak milik. Dengan latar belakang seperti itu, masuk akal untuk berpikir bahwa keduanya dikubur bersama untuk menandai kepemilikan keluarga terhadap lahan pertanian," ucap Raymond Sauvage, seorang arkeolog di Museum Universitas NTNU, seperti yang dikutip dari IFL Science.

Bros berbentuk salib di kuburan perempuan itu sendiri diyakini terbuat dari tali pengikat dari Irlandia. Bangsa Viking dikenal sebagai kaum penjelajah yang mengarungi lautan hingga sampai ke Islandia, Greenland, Afrika Utara, Asia, dan bahkan Amerika Utara. Kemungkinan besar, bros ini dikenakan perempuan itu setelah dibawa kembali dari perjalanan di Irlandia.

Baca Juga: Mobil yang Dikendarai Christian Bale di Film Ford v Ferrari Bakal Dilelang?

Komentar