SpaceX Bakal Bawa Ganja ke Luar Angkasa, Buat Apa?

Silfa Humairah Utami, Tivan Rahmat

Selasa, 17 Desember 2019 | 09:00 WIB
SpaceX Bakal Bawa Ganja ke Luar Angkasa, Buat Apa?
Ilustrasi astronot di luar angkasa. [Shutterstock]

Suara.com - SpaceX Bakal Bawa Ganja ke Luar Angkasa, Buat Apa?

SpaceX berencana mengirim ganja ke Stasiun Internasional Luar Angkasa (ISS) pada Maret 2020 mendatang yang akan diterbangkan dengan menggunakan kargo Naga milik perusahaan besutan Elon Musk tersebut.

Menurut laporan Digitaltrends pada Selasa (17/12/2019), ganja yang akan dikirim SpaceX bukanlah ganja sembarangan karena merupakan hasil eksperimen Front Range Biosciences, perusahaan teknologi pertanian.

Ganja yang akan mereka kirimkan tidak ditujukan untuk membuat para astronot mabuk di angkasa, melainkan untuk melihat bagaimana ganja merespon gravitasi rendah di luar angkasa.

Pasalnya, ganja secara aneh merespon gravitasi dengan level rendah di luar angkasa, dan keanehan inilah yang sedang diteliti oleh para ilmuwan.

Nantinya, pengiriman ganja ke stasiun ISS ini akan masuk dalam sebuah misi bernama SpaceX CRS-20. Misi dilakukan untuk mempelajari cara menanam tanaman di luar angkasa yang memiliki level gravitasi lebih rendah ketimbang Bumi.

Misi ini sendiri termasuk penting, karena akan berpengaruh pada tingkat kelayakan habitat di luar angkasa dalam jangka yang panjang. Jika dinilai memenuhi standar yang ditetapkan para ilmuwan, astronot dapat menikmati makanan yang segar saat berada di luar angkasa.

"Ini merupakan yang pertama kalinya seseorang meneliti efek gravitasi rendah pada tanaman. Ada ilmu yang mendukung teori bahwa tanaman di luar angkasa akan mengalami mutasi. Ini adalah kesempatan untuk melihat apakah mutasi-mutasi itu bertahan setelah dibawa kembali ke Bumi," kata Dr. Jonathan Vaught, CEO Front Range Bioscience.

Untuk mengirim ganja tersebut agar bisa sampai ke orbit, dibutuhkan inkubator khusus yang sanggup menampung hingga 480 kultur jaringan tanaman, sekaligus menjaga kestabilan suhunya selama perjalanan menuju ISS.

baca juga

Saat ganja tiba di stasiun ISS, tanaman yang dijadikan simbol musik reggae ini akan menghabiskan waktu 30 hari di luar angkasa. Perkembangan kondisi tanaman sendiri dipantau dari jarak jauh.

Kemudian tanaman akan dikirim kembali ke Bumi sehingga para peneliti dapat melihat bagaimana DNA ganja telah dipengaruhi oleh radiasi kosmik dan tingkat gravitasi yang berbeda.

Sebelumnya, SpaceX baru saja mengirimkan kargo ke stasiun ISS yang berisi robot, tikus hasil modifikasi genetik, dan perlengkapan NASA lainnya untuk mencari kemungkinan bagi manusia untuk hidup di luar Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aneh Tapi Nyata, Ilmuwan Temukan Mikroba Pemakan Batuan Luar Angkasa

Aneh Tapi Nyata, Ilmuwan Temukan Mikroba Pemakan Batuan Luar Angkasa

Tekno | Senin, 09 Desember 2019 | 12:49 WIB

Teleskop NASA Deteksi Sinar-X Paling Terang

Teleskop NASA Deteksi Sinar-X Paling Terang

Tekno | Selasa, 12 November 2019 | 16:35 WIB

Intip Kehidupan di Stasiun Luar Angkasa Lewat VR

Intip Kehidupan di Stasiun Luar Angkasa Lewat VR

Tekno | Senin, 11 November 2019 | 18:00 WIB

Terkini

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:53 WIB

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Harga Reno16 Naik Rp4,3 Juta, Oppo Ungkap Alasan di Baliknya

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:40 WIB

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

7 HP Terbaik untuk Nonton Konser, Baterai Badak dengan Kamera Zoom Jauh Super Tajam

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Verena Siow Nahkodai SAP Asia Pacific, Bidik Pertumbuhan Bisnis AI dan Cloud

Verena Siow Nahkodai SAP Asia Pacific, Bidik Pertumbuhan Bisnis AI dan Cloud

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:49 WIB

Sharp Target Penjualan Naik 20% Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026

Sharp Target Penjualan Naik 20% Lewat Promo Spektakuler di Jakarta Fair 2026

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:37 WIB

Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis

Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:08 WIB

Oppo Reno16 Series Resmi Rilis, Ini Harga, Spesifikasi, dan Fitur AI Terbaru di Indonesia

Oppo Reno16 Series Resmi Rilis, Ini Harga, Spesifikasi, dan Fitur AI Terbaru di Indonesia

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:28 WIB

Tak Bisa Lagi Pakai NIK Orang Lain, Registrasi SIM Kini Wajib Scan Wajah

Tak Bisa Lagi Pakai NIK Orang Lain, Registrasi SIM Kini Wajib Scan Wajah

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:48 WIB

Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya

Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:17 WIB

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

×