Suara.com - Tidak semua orang bisa pergi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) secara langsung. Tapi, berkat teknologi virtual reality (VR) kini siapapun bisa mendapatkan kesempatan tersebut.
Proyek yang disebut dengan "Space Explorers: The ISS Experience" dibuat dengan bantuan kamera 360 derajat. Instrumen itu diluncurkan ke Stasiun Luar Angkasa, agar para astronot di sana dapat menggunakannya untuk menunjukkan kehidupan di luar angkasa.
Proyek ini merupakan kerja sama NASA dengan perusahaan teknologi kamera Felix dan Paul Studios. Kamera tersebut merekam segala aspek kehidupan yang terjadi di ISS, seperti makanan kru hingga eksperimen sains yang mencakup menanam sayuran di luar angkasa, dan bereksperimen dengan robot pengembang yang disebut SPHERES.
Proyek ini sendiri belum dirilis secara publik karena tim masih merekam kehidupan di dalam ISS. Namun, menurut penuturan astronot Suni Williams, proyek VR ini memberikan pengalaman yang sangat nyata dan membuatnya tidak seperti menggunakan headset VR.
![Ilustrasi headset VR. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/03/19/43009-headset-vr.jpg)
"Saya merasa seperti kembali ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. Saya dibuat lupa kalau sedang memakai headset VR di kepala dan terus melihat-lihat ke sekeliling. Ini memberi pemakainya apresiasi besar untuk semua yang ada di dalam stasiun luar angkasa dan bagaimana orang di sana hidup dan bekerja," ucap Suni Williams, seperti dikutip laman Space.com.
Para astronot yang akan menjadi "bintang" dalam proyek ini. Tantangan perekaman selanjutnya dalam proyek ini adalah memperlihatkan pesawat ruang angkasa.
Sayangnya, tanggal rilis untuk proyek VR ini belum diumumkan.