Ilmuwan Ungkap Teori Baru Alasan Mengapa Patung Moai Dibuat

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 22 Desember 2019 | 11:54 WIB
Ilmuwan Ungkap Teori Baru Alasan Mengapa Patung Moai Dibuat
Patung Moai. [Shutterstock]

Suara.com - Para peneliti dari Universitas California, Los Angeles, Cotsen Institute of Archaeology, dan Easter Island Statue Project (EISP), membeberkan teori baru mengenai alasan mengapa patung Moai dibuat.

Penelitian baru menunjukkan patung-patung besar itu dibangun untuk mendorong tanah subur ketika terjadi kekeringan dan kondisi tanah yang buruk.

Ukiran rumit yang ditemukan di bagian belakang patung pun semakin memperkuat teori ini. Analisis kimia tanah menunjukkan adanya bukti sisa pisang, talas, dan ubi jalar. Hal itu membuat ilmuwan yakin bahwa lokasi itu merupakan area yang kaya akan tanah ideal untuk pertanian.

"Ketika kami mendapatkan hasil kimia. Ada sesuatu dengan kandungan yang sangat tinggi dan saya tidak pernah mengira akan ada disana, seperti kalsium dan fosfor. Keduanya merupakan kunci petumbuhan untuk tanaman," ucap Sarah Sherwood, ahli geoarkeologi dan tanah, seperti dikutip dari laman IFL Science.

Para ilmuwan memperkirakan penduduk asli dulunya memanfaatkan lahan untuk menanam banyak tanaman.

Patung Moai. [Shutterstock]
Patung Moai. [Shutterstock]

Patung Moai sendiri terletak di Rapa Nui atau dikenal sebagai Pulau Paskah yang masih diselimuti misteri. Terletak di pantai lepas Chili, pulau tersebut memiliki 1.000 patung Moai yang berasal antara 1250 dan 1500 Masehi yang asal dan tujuan pembuatannya masih belum diketahui.

Penduduk aslinya adalah keturunan Polinesia, tetapi kemungkinan besar berbaur dengan warga Amerika Selatan. Para ilmuwan berspekulasi bahwa lokasi patung Moai membantu penduduk untuk mengidentifikasi sumber air tawar.

Tim EISP akan terus memeriksa petroglif yang diukur di belakang patung untuk menemukan apakah ukiran tersebut juga memiliki makna yang signifikan. Penelitian ini sendiri telah dipublikasikan dalam Journal of Archaeological Science.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amazing! Seni Cadas Tertua Ditemukan di Indonesia

Amazing! Seni Cadas Tertua Ditemukan di Indonesia

Tekno | Minggu, 22 Desember 2019 | 06:15 WIB

Ngeri... llmuwan Temukan Laba-laba Pemakan Daging

Ngeri... llmuwan Temukan Laba-laba Pemakan Daging

Tekno | Senin, 16 Desember 2019 | 07:54 WIB

Ilmuwan China Ciptakan Chimera, Campuran Babi dan Monyet

Ilmuwan China Ciptakan Chimera, Campuran Babi dan Monyet

Tekno | Selasa, 10 Desember 2019 | 07:15 WIB

Sst.. Ada Tato Tersembunyi di Mumi Mesir Berusia 3 Ribu Tahun

Sst.. Ada Tato Tersembunyi di Mumi Mesir Berusia 3 Ribu Tahun

Tekno | Jum'at, 06 Desember 2019 | 10:50 WIB

Ilmuwan Merekonstruksi Wajah Prajurit Viking Perempuan Berusia 1.000 Tahun

Ilmuwan Merekonstruksi Wajah Prajurit Viking Perempuan Berusia 1.000 Tahun

Tekno | Jum'at, 15 November 2019 | 11:40 WIB

Anti Mainstream, Minuman Ini Gunakan Kotoran Gajah Sebagai Bahan Baku

Anti Mainstream, Minuman Ini Gunakan Kotoran Gajah Sebagai Bahan Baku

Lifestyle | Kamis, 14 November 2019 | 18:21 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×