Amazing! Seni Cadas Tertua Ditemukan di Indonesia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 22 Desember 2019 | 06:15 WIB
Amazing! Seni Cadas Tertua Ditemukan di Indonesia
Ilustrasi cadas. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan telah menemukan seni cadas tertua yang pernah diketahui, di Indoneasia. Seni cadas atau rock art merupakan lukisan yang terdapat pada dinding gua atau ceruk, tebing, dan batu.

Lukisan gua yang ditemukan itu berasal dari 43.900 tahun lalu, menggambarkan sekelompok tokoh, manusia, dan sebagian binatang yang berburu babi dan kerbau dengan tombak yang dilukis dengan pigmen merah gelap.

Para pemburu memiliki tubuh seperti manusia yang sederhana tetapi memiliki kepala dan bagian tubuh lainnya dari hewan, seperti burung dan reptil. Menariknya, beberapa tampak sedang memperebutkan mangsanya dengan tali.

Tokoh manusia-hewan ini dikenal sebagai therianthropes yang berasal dari kata Yunani, yang berarti binatang buas dan anthrpos yang berarti manusia.

Cadas tertua di dunia ditemukan di Indonesia. [Nature.com]
Cadas tertua di dunia ditemukan di Indonesia. [Nature.com]

Lukisan therianthropes ini menunjukkan bahwa manusia purba saat itu mampu membayangkan keberadaan makhluk gaib. Ini merupakan bukti paling awal pemikiran religius (agama) yang saat ini diketahui dan menantang kepercayaan sebelumnya bahwa budaya agama modern dimulai di Eropa.

"Penemuan ini menunjukkan bahwa pemikiran seperti agama sudah ada di antara spesies kita di Indonesia setidaknya 44 ribu tahun yang lalu, beberapa milenium sebelum karya seni manusia modern pertama muncul di Eropa," ucap Adam Brumm, seorang arkeolog dan profesor di Pusat Penelitian Australia untuk Evolusi Manusia (ARCHE), seperti dikutip dari laman IFL Science.

Cadas tertua di dunia ditemukan di Indonesia. [Nature.com]
Cadas tertua di dunia ditemukan di Indonesia. [Nature.com]

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature ini, Brumm dan Profesor Maxime Aubert dari Griffith University memimpin penelitian dan menggambarkan adegan perburuan, serta bagaimana hal itu memberikan wawasan langsung ke dalam kisah mamusia paling awal.

Seni cadas baru ditemukan pada 2017 di sebuah gua batu kapur di Pulau Sulawesi, Indonesia. Ini adalah wilayah yang sama di mana tim menemukan stensil tangan tertua yang berumur 40 ribu tahun di Kalimantan pada 2014 silam.

Usia seni cadas yang ditemukan di Asia Tenggara telah menyaingi lukisan gua di Eropa, di mana sebagian besar berusia 35 ribu sampai 40 ribu tahun. Hal tersebut menantang gagasan bahwa Eropa adalah pusat paling awal dalam kreativitas manusia membuat lukisan gua.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri... llmuwan Temukan Laba-laba Pemakan Daging

Ngeri... llmuwan Temukan Laba-laba Pemakan Daging

Tekno | Senin, 16 Desember 2019 | 07:54 WIB

Ilmuwan China Ciptakan Chimera, Campuran Babi dan Monyet

Ilmuwan China Ciptakan Chimera, Campuran Babi dan Monyet

Tekno | Selasa, 10 Desember 2019 | 07:15 WIB

Sst.. Ada Tato Tersembunyi di Mumi Mesir Berusia 3 Ribu Tahun

Sst.. Ada Tato Tersembunyi di Mumi Mesir Berusia 3 Ribu Tahun

Tekno | Jum'at, 06 Desember 2019 | 10:50 WIB

Ilmuwan : Butuh 5 Tahun Bikin Vaksin untuk Atasi Virus Demam Babi Afrika

Ilmuwan : Butuh 5 Tahun Bikin Vaksin untuk Atasi Virus Demam Babi Afrika

Health | Selasa, 26 November 2019 | 16:05 WIB

Ilmuwan Merekonstruksi Wajah Prajurit Viking Perempuan Berusia 1.000 Tahun

Ilmuwan Merekonstruksi Wajah Prajurit Viking Perempuan Berusia 1.000 Tahun

Tekno | Jum'at, 15 November 2019 | 11:40 WIB

Anti Mainstream, Minuman Ini Gunakan Kotoran Gajah Sebagai Bahan Baku

Anti Mainstream, Minuman Ini Gunakan Kotoran Gajah Sebagai Bahan Baku

Lifestyle | Kamis, 14 November 2019 | 18:21 WIB

Terkini

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×